Trik scroll ke bawah
Strawberries
MOBIL LISTRIKUPDATE

Ngebut 1.000 Km Tanpa Bensin? Bisa! Berkat Penemuan Korea Ini

×

Ngebut 1.000 Km Tanpa Bensin? Bisa! Berkat Penemuan Korea Ini

Sebarkan artikel ini

Era mobil bensin terancam punah! Sekelompok peneliti dari Korea Selatan menemukan cara untuk meningkatkan jarak tempuh mobil listrik hingga 1.000 kilometer hanya dengan satu kali pengisian baterai. Penemuan ini berpotensi mengakhiri era kendaraan bermesin pembakaran dalam yang menggunakan bahan bakar minyak (BBM).

Tim peneliti dari Pohang University of Science and Technology (POSTECH) mengembangkan baterai lithium-ion baru dengan menggunakan partikel silikon mikro. Partikel ini 1.000 kali lebih besar daripada partikel nano yang biasa digunakan dalam baterai litium-ion saat ini. Penggunaan partikel silikon mikro ini memungkinkan baterai untuk menyimpan lebih banyak energi dan meningkatkan efisiensi pengisian daya. Hasilnya, mobil listrik dengan baterai ini dapat menempuh jarak yang jauh lebih jauh tanpa perlu di-charge sesering mobil listrik biasa.

“Penemuan ini dapat menjadi tonggak penting dalam pengembangan mobil listrik,” kata Professor Kim Hong-ki, pemimpin tim peneliti POSTECH. “Baterai baru ini dapat membuat mobil listrik lebih praktis dan terjangkau, dan dapat mempercepat transisi global ke kendaraan ramah lingkungan.”

Penemuan ini masih dalam tahap awal pengembangan, dan masih banyak penelitian yang perlu dilakukan sebelum baterai baru ini dapat diproduksi secara massal. Namun, para peneliti yakin bahwa teknologi ini memiliki potensi untuk merevolusi industri otomotif dan mengubah cara kita bepergian.

Baca juga:  HP Lipat Termurah di Dunia, Hanya Rp 4 Juta

Berikut adalah beberapa keuntungan dari baterai baru ini:

1.Jarak tempuh yang lebih jauh: Mobil listrik dengan baterai ini dapat menempuh jarak hingga 1.000 kilometer hanya dengan satu kali pengisian daya.
2.Pengisian daya yang lebih cepat: Baterai ini dapat diisi daya lebih cepat daripada baterai litium-ion biasa.
3.Biaya yang lebih murah: Baterai ini diharapkan dapat diproduksi dengan biaya yang lebih murah daripada baterai litium-ion biasa.

Baca juga:  Raja Chip AS Siapkan Senjata Baru Lawan China

Penemuan baterai baru ini merupakan berita yang sangat baik bagi para pecinta lingkungan dan bagi masa depan planet kita. Mobil listrik dengan baterai ini dapat membantu mengurangi emisi gas rumah kaca dan polusi udara, dan dapat membuat dunia menjadi tempat yang lebih bersih dan sehat.