5 Fitur Keamanan Baru HP Android untuk Cegah Peretasan perlu sekali untuk kamu ketahui. Dengan mengetahuinya, kamu dapat memperbaharui Androidmu dengan fitur tersebut. Maraknya peretasan pada Hp memaksa platform teknologi seperti Android untuk terus menghadirkan fitur-fitur keamanan baru yang canggih dan sesuai dengan apa yang dibutuhkan pengguna.
Fitur keamanan baru di Android ini sendiri merupakan pengembangan dari fitur anti-copet yang pertama kali dirilis pada 2024. Untuk fitur keamanan baru mereka ini, Android memfokuskan kerja mereka pada sisi pencegahan dan pembatasan akses, yang menggabungkan pengamanan di layar kunci, serta pengaturan sistem pada aplikasi penting.

Fitur Keamanan Baru HP Android
Terdapat beberapa fitur keamanan baru di Android yang telah tersedia di Android versi terbaru. Adapun deretan fitur baru tersebut ialah sebagai berikut:
1.Kontrol Baru Failed Authentication Lock
Fitur Failed Authentication Lock telah hadir sejak Android 15 diperkenalkan. Pada Android 16 yang lebih baru, fitur ini mendapatkan pembaharuan dari Google berupa kontrol lebih jelas melalui menu pengaturan, sehingga pengguna bisa mengaktifkan atau menonaktifkan fitur ini sesuai kebutuhan.
Secara lebih jauh, fitur Failed Authentication Lock bekerja dengan cara mengunci layar ponsel secara otomatis setelah beberapa kali percobaan membuka kunci gagal, entah menggunakan PIN, pola, maupun kata sandi. Saat proses memasukkan kata kunci ini gagal, maka sistem akan langsung membatasi akses jika terdeteksi upaya yang mencurigakan didalamnya.
2.Waktu Penguncian Lebih Lama untuk Cegah Tebak Kode
Salah satu fitur pembaharuan di Android yang dihadirkan oleh Google ialah perpanjangan waktu jeda setelah percobaan membuka kunci gagal berulang kali. Dengan demikian, jika pengguna berulang kali salah memasukkan kode, maka semakin lama pula waktu tunggu sebelum pengguna bisa mencoba lagi.
Meski tampak merepotkan, namun Google meyakinkan jika fitur ini cukup efektif untuk menangkal peretasan yang marak terjadi. Dengan diperpanjangnya waktu jeda ini, diharapkan para pelaku peretasan hanya memiliki sedikit kesempatan, dengan jeda yang meningkat lebih cepat untuk membobol perangkat.
3.Identity Check Kini yang Lebih Menyeluruh
Fitur lainnya yang juga diperbaharui oleh Google di Android ialah fitur Identity Check. Diketahui, pada Android 16, fitur ini diperluas kehadirannya ke semua aplikasi yang mendukung Android Biometric Prompt, yang meliputi aplikasi mobile banking dan password manager.
Diharapkan dengan perluasan tersebut, aplikasi pihak ketiga tetap mendapatkan perlindungan tambahan meskipun ponsel berhasil dibuka. Dengan adanya fitur Identity Check ini pula, diharapkan pengguna memperoleh perlindungan pada data penting mereka supaya sulit diakses tanpa biometrik pemilik aslinya.
4.Remote Lock Lebih Aman dengan Pertanyaan Keamanan
Untuk fitur Remote Lock,Google sebelumnya menyeamtkannya dengan layanan penguncian ponsel dari jarak jauh melalui browser. Setelah diperbaharui,fitur ini kini mampu mengunci perangkat, dimana pengguna harus menjawab pertanyaan keamanan terlebih dahulu.
Adanya pembaharuan tersebut bertujuan untuk memastikan hanya pemilik sah yang bisa mengamankan ponsel yang hilang atau dicuri. Nggak hanya itu, dengan adanya pembaharuan ini diharapkan sistem juga mampu mencegah penyalahgunaan fitur Remote Lock oleh pihak lain.
5.Perlindungan Berlapis untuk Pengguna Android
Pembaharuan pada deretan fitur keamanan di Android, memudahkan Google dalam membangun sistem perlindungan berlapis di Android. Dengan adanya pembaharuan keamanan ini, Google menunjukkan keseriusannya untuk senantiasa menunjukkan komitmennya untuk melindungi pengguna mereka dari risiko peretasan yang dapat membahayakan privasi mereka.






