Mengamankan data yang tersimpan di HP merupakan salah satu langkah yang memang harus dilkukan oleh pengguna digital. Terlebih di era digital yang berkembang sangat pesat ini. Berbagai celah bisa digunakan oleh para oknum tak bertanggung jawab untuk mencuri data pribadi pengguna. Sehingga pengguna haru lebih waspada.
Untuk bisa mengantisipasi pencurian data pribadi di HP, kamu bisa melakukan pengaturan yang tepat untuk perangkatmu. Pastikan kamu telah memberikan perlindungan keamanan berlapis agar seseorang tidak bisa mengakses data di dalamnya secara langsung atau memanfaatkan celah digital.
Dalam hal ini, terdapat beberapa hal yang bisa kamu lakukan agar data penting yang ada di HP tetap aman dan tidak disalahgunakan. Di bawah ini, akan diberikan sekitar tips amankan data di HP untuk antisipasi pencurian oleh tangan-tangan nakal atau penjahat siber.

20 Tips Amankan Data di HP untuk Antisipasi Pencurian Sbb:
Berikut ini adalah 20 tips amankan data di HP untuk antisipasi pencurian yang bisa kamu lakukan. Jadi, meski HP dicuri atau disadap, data yang ada di dalamnya akan tetap aman karena kamu sudah mengantisipasinya terlebih dahulu.
1. Bunyikan Alarm Pencurian
Alarm pencurian ini berfungsi sebagai alat untuk memberitahumu jika perangkat dalam bahaya. Perlu diketahui bahwa, alarm akan berbunyi apabila perangkat digerakkan atau diakses secara pakasa. Dan alarm tersebut tidak akan bisa dihentikan jika tidak menggunakan PIN atau biometrik milikmu.
Oleh sebab itu, pencuri pun mungkin akan mengurungkan niatnya untuk mencuri HP milikmu. Meski pun tetap diambil, alarm akan berbunyi sepanjang waktu. Alarm tersebut bisa kamu aktifkan dengan meggunakan layanan pihak ketiga seperti TinG Alarm. Kamu bisa mengunduh layanan tersebut di perangkat Androidmu.
2. Buat Brankas Rahasia
Data yang ada di dalam perangkat juga bisa kamu sembunyikan, sehingga tidak ada yang bisa mengaksesnya secara sembarang meski kamu mengizinkan perangkatmu digunakan sementara wktu oleh seseorang. Namun di sini, kamu memerlukan brankas rahasia untuk menyembunyikan data pentingmu.
Membuat brankas rahasia tersebut bisa dilakukan di perangkat Android dengan mudah menggunakan aplikasi L Calculator yang nantinya menyamar sebagai kalkulator biasa, sehingga akan sedikit kemungikan untuk dicurigai.
Kamu dapat menyembunyikan semua data bahakan aplikasi ke dalam L Calculator yang memiliki keamanan terjamin. Meski mungkin ada seseorang yang membuka aplikasi tersebut, ia tidak akan bisa mengakses data yang tersimpan di dalamnya tanpa PIN atau biometrik.
Jika memaska untuk membuka brankas dan memasukkan PIN yang salah, aplikasi akan memotret secara diam-diam seseorang tersebut. Dengan itu, kamu akan dapat melihat siapa saja oknum yang berusaha mengakses atau mencui data pribadimu.
3. Aktifkan Find My Device
Pada perangkat Android, kamu akan menemukan fitur Find My Device yang akan membantu melacak keberadaan ponsel ketiga hilang. Namun kamu perlu mengaktifkannya terlebih dahulu untuk mengantisipasi. Selain melacak, kamu juga bisa mengunci hingga menghapus data dari jarak jauh agar data yang tersimpan tidak bisa dipindahkan atau diakses secara tidak sah.
4. Aktifkan Pelacakan Offline
Fitur pelacakan offline juga perlu kamu aktifkan agar bisa melacak perangkat meski perangkat tersebut dalam keadaan mati.
5. Aktifkan Perlindungan Pencurian
Mengaktifkan fitur Theft Detection Lock pada perangkat Android juga perlu kamu lakukan untuk membantu mengunci perangkat ketika terjadi pencurian HP.
6. Gunakan Kunci Layar Kuat
Layar HP juga perlu kamu kunci untuk menghindari akses secara diam-diam. Pastikan kamu menggunakan kunci layar dengan kombinasi kuat agar tidak mudah ditebak oleh siapa pun, sehingga data di dalam akan tetap aman.
7. Gunakan Kunci Biometrik
Apabila perangkatmu mendukung keamanan biometrik, lebih baik kamu menggunakannya sebagai lapisan pelindung yang lebih kuat.
8. Batasi Notifikasi Layar Kunci
Terkadang, pengguna mengaktifkan notifikasi layar kunci untuk melihat notifikasi masuk dengan cepat agar tidak perlu membuka kunci HP terlebih dahulu. Namun dikhawatirkan ini akan menjadi celah pencuri melihat kode OTP atau notifikasi sesnitif lainnya, sehingga datamu bisa disalahgunakan. Jadi, lebih baik untuk menonaktifkannya.
9. Kunci Kartu SIM
Kartu SIM yang kamu gunakan saat ini juga perlu dikunci agar tidak bisa diakses di perangkat lain untuk mendapatkan OTP.
10. Batasi Izin Aplikasi
Cabut izin aplikasi yang mencurigakan dan tidak sesuai dengan fungsinya, karena bisa saja data pribadimu disalahgunakan oleh pihak ketiga untuk kepentingannya.
11. Rutin Cadangkan Data
Pencadangan data penting juga perlu kamu lakukan secara rutin agar ketika HP hilang, kamu masih bisa mengakses data penting tersebut dengan masuk ke layanan pencadangan seperti cloud.
12. Aktifkan Verifikasi Dua Langkah
Beberapa akun online menyediakan fitur verifikasi dua langkah yang bisa diaktifkan untuk memberi perlindungan tambahan. Dengan ini, oknum tak bertanggung jawab akan kesulitan meretas akun online milikmu.
13. Masukkan Alamat Email Pemulihan
Jangan lupa untuk memasukkan alamat email pemulihan ketika kamu mengaktifkan fitur verifikasi dua langkah. Ini akan berguna untukmu mengakses kembali akun yang hilang tersebut untuk mendspatkan PIN-nya.
14. Gunakan Password Berbeda
Password untuk setiap akun yang kamu miliki juga usahakan berbeda. Jadi, ketika salah satu akun berhasil diretas, akun lain akan tetap aman karena password yang digunakan tidak sama dengan akun yang diretas tersebut.
15. Gunakan Layanan Pengelola Password
Layanan pengelola password bisa kamu gunakan agar semua password yang kamu gunakan tidak terlupakan. Kamu pun bisa memberi perlindungan berlapis untuk layanan ini dengan memasukkannya ke aplikasi L Calculator yang memiliki kemampuan membackup ke cloud langsung.
16. Hindari WiFi Publik
WiFi publik menjadi salah satu celah yang juga bisa digunakan oleh penjahat siber untuk melakukan pencurian ata digital pengguna. Oleh sebab itu, perlu kamu hindari jika memang tidak terlalu terdesak untuk digunakan.
17. Gunakan VPN Terpercaya
VPN bisa kamu atur jika memang terpaksa untuk menggunakan WiFi publik, terlebih ketika melakukan transaksi keuangan. Pastikan kamu menggunakan VPN terpercaya di toko aplikasi resmi.
18. Update Software
Perbarui sistem operasi dan aplikasi yang tersintal di perangkatmu agar patch keamannnya bertambah. Bug yang biasanya dijadikan celah oleh penjahat siber akan ditambal, sehingga tidak akan bisa dimanfaatkan untuk menyusup.
19. Waspada Link Phishing
Link phishing bisa saja kamu dapatkan melalui layanan perpesanan. Jangan asal klik link tersebut jika kamu tidak ingin diarahkan ke laman palsu yang mungkin membuatmu mengisi data priadi. Atau bahkan link tersebut langsung menginfeksi perangkatmu dengan malware yang akan merusak sistem.
20. Catat IMEI HP
Nomor IMEI juga perlu kamu catat sekarang juga untuk mengantisipasi kehilangan perangkat. Saat HP hilang, kamu bisa meminta bantuan pihak berwajib untuk melakukan pelacakan dengan menggunakan nomor IMEI dari perangkat yang hilang tersebut.
Itulah 20 tips amankan data di HP untuk antisipasi pencurian atau peretasan oleh oknum tak bertanggung jawab. Semoga informasi yang telah disampaikan di atas dapat membant mengamankan data pribadi dengan lebih ketat, sehingga kamu tidak menjadi korban kejahatan.









