Geser ke atas untuk baca artikel
membuat nada dering whatsapp iPhone di android
RAGAM

Cara Pakai Google Maps Tanpa Internet Saat Traveling dengan Mudah

×

Cara Pakai Google Maps Tanpa Internet Saat Traveling dengan Mudah

Sebarkan artikel ini

Cara Pakai Google Maps Tanpa Internet Saat Traveling dengan Mudah, perlu sekali kamu ketahui. Mengingat dalam perjalanan traveling internet tidak selalu tersedia. Entah karena tempat traveling yang terpencil ataukah karena kehabisan paket data dalam perjalanan.

Google Maps saat traveling sendiri penting artinya sebagai alat navigasi, yang memberikan petunjuk ke tempat-tempat baru yang belum pernah dikunjugi sebelumnya. Biasa digunakan dengan internet, yuk ketahui cara pakai Google Maps tanpa internet berikut ini.

Persiapan Sebelum Berangkat

Untuk mengantisipasi kehilangan jaringan internet saat traveling, kamu dapat mengunduh dulu peta Google Maps ini. Untuk mengunduhnya, lakukan dengan langkah-langkah berikut ini:

  • Buka aplikasi Google Maps di Android atau iPhonemu dan pastikan sudah login ke akun Google.
  • Setelah masuk ke akun, cari kolom pencarian dan ketikkan nama kota atau daerah yang akan dikunjungi. Misalnya: “Yogyakarta” atau “Tokyo”.
  • Setelah peta area tersebut muncul, ketuk nama tempat yang ada di bagian bawah layar (bar putih) untuk membuka detail lokasi.
  • Di pojok kanan atas, cari ikon titik tiga (Menu) atau tombol Download” jika sudah terlihat.
  • Google akan menampilkan kotak persegi panjang di atas peta. Area di dalam kotak inilah yang akan diunduh ke memori ponselmu.
  • Cubit layar untuk memperbesar atau memperkecil area cakupan. Semakin luas areanya, semakin besar ukuran file yang harus diunduh (bisa mencapai ratusan MB).
  • Ketuk tombol “Download”. Beri nama peta tersebut jika diminta (misal: “Liburan Jogja 2026”) agar mudah dikelola nanti.

Cara Menggunakan Peta Offline Setelah Tersimpan

Peta Google Maps yang telah diunduh selanjutnya dapat digunakan untuk beragam hal. Mulai dari membuka peta, mencari nama jalan, mencari restoran (yang datanya sudah tersimpan), dan mendapatkan petunjuk arah navigasi.

Meski kegunaannya tetap bisa dinikmati, terdapat beberapa batasan teknis yang perlu diketahui dan dipahami didalamnya, yakni:

  1. Mode Kendaraan Saja: Navigasi offline biasanya hanya bekerja optimal untuk mode berkendara mobil (driving). Fitur navigasi untuk pejalan kaki (walking), transportasi umum (transit), atau sepeda (cycling) kerap kali tidak tersedia atau kurang akurat tanpa koneksi data real-time.
  2. No Traffic Data:Pengguna tidak akan mendapatkan informasi kemacetan lalu lintas secara langsung (live traffic).
  3. Space Management: Peta offline memakan ruang penyimpanan internal ponsel. Satu kota besar bisa memakan 500MB hingga 1GB.

Jangan Lupa Update

Peta offline yang telah diunduh memiliki batas waktunya sendiri saat digunakan, biasanya 30 hari. Jika telah lewat dari 30 hari atau 1 tahun, Google Maps akan meminta kamu untuk memperbarui (update) peta offline tersebut. Tujuannya agar tidak menggunakan data jalan yang sudah usang atau berubah.

Nah, supaya selalu ingat mengenai peta offline yang telah diunduh, penting untuk kamu mengeceknya secara berkala. Untuk mengeceknya, lakukan dengan cara berikut ini:

  • Buka Google Maps.
  • Ketuk foto profilmu di pojok kanan atas.
  • Pilih “Offline Maps”.
  • Akan tampil daftar peta yang sudah diunduh beserta statusnya (apakah perlu diupdate atau tidak)
  • Ketuk ikon roda gigi (Settings) di pojok kanan atas dan aktifkan “Auto-update offline maps” agar peta diperbarui otomatis saat terhubung Wi-Fi.

Mengetahui cara menggunakan Google Maps saat tidak menemukan jaringan internet sangatlah penting dewasa ini. Dengannya, kamu dapat selalu mendapatkan petunjuk arah ke tempat baru yang belum pernah kamu kunjungi. Jadi, perjalanan bisa lancar tanpa perlu tersesat di tengah jalan. Gimana, berguna sekali bukan?

Watrik AI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *