Geser ke atas untuk baca artikel
membuat nada dering whatsapp iPhone di android
ANDROIDPANTAUTerbaruTIPSTRIKTUTORIAL

7 Cara Mengatasi Aktivitas Internet yang Direkam oleh Google

×

7 Cara Mengatasi Aktivitas Internet yang Direkam oleh Google

Sebarkan artikel ini

Saat kamu menggunakan layanan internet seperti melakukan browsing atai layanan lainnya, riwayat atau jejak digital tersebut akan terekam oleh Google. Dan bisa saja jejak digital yang terekam ini nantinya dimanfaatkan oleh pihak ketiga untuk melakukan promosi barang dan jasa.

Apabila kamu tidak ingin jejak digitalmu digunakan untuk hal-hal tersebut tanpa izin, kamu bisa mengatasinya dengan menonaktifkan berbagai fitur yang ada di ponsel. Dan di artikel ini, kamu akan menemukan tips lainnya.

Lihat Juga: 5 Tanda Kamera HP Memantau Kalian Secara Diam-diam

AI Image

Di bawah ini 7 cara mengatasi aktivitas internet yang direkam oleh Google sebagai berikut:

Baca Juga: 7 Cara Amankan HP Android Biar Gak Diintip Orang Lain

Cookie yang ada di browser pun perlu untuk kamu hapus jika tidak ingin data penelusuranmu disalahgunakan. Lakukan penghapusan secara rutin untuk mencegah hal yang tidak kamu inginkan.

2. Hapus Riwayat Penelusuran

Langkah pertama yang bisa kamu lakukan jika memang tidak ingin jejak digitalmu dimanfaatkan adalah dengan menghapus riwayat penelusuran yang telah kamu lakukan sebelumnya.

Jika kamu mengunjungi sebuah halaman, riwayatnya akan terekam, bahkan cache dan cookienya pun akan tersimpan. Dengan menghapusnya secara rutin, ini akan mengurngi celah penyalahgunaan informasi milikmu.

Selain itu, membersihkan riwayat penelusuran juga dapat membuat performa browser menjadi lebih cepat. Dan sejumlah browser yang ada di HP memang menyediakan fitur untuk melakukan pengahpusan riwayat tersebut dengan mudah.

3. Hapus Akun Media Sosial

Menghapus akun media sosial juga bisa dikatakan sebagai langkah efektif untuk menghilangkan jejak digital. Setiap postingan , komentar, hingga interaksi yang pernah kamu lakukan akan tersimpan di dalam sistem.

Apabila kamu menghapus akun media sosial, semua data yang tersimpan tersebut juga akan hilang. Dengan begitu, data-datamu tidak akan bisa dimanfaatkan oleh oknum tak betanggung jawab untuk melancarkan tujuannya.

Namun jika kamu memang enggan untuk menghapus akun media sosial, kamu bisa menonaktifkannya sementara waktu. Ini juga akan membantu jejak digitalmu dikurangi. Atau kamu juga bisa menghapus postingan yang mungkin berpotensi untuk dimanfaatkan.

4. Ajukan Permohonan Penghapusan ke Google

Jejak digital juga bisa kamu hapus dengan mengirim permohonan penghapusan data ke pihak Google. Cara ini bisa kamu gunakan apabila menemukan data pribadimu bocor di internet, seperti alamat rumah, nomor telepon, KTP, dan lain sebagainya.

Agar permohonan penghapusan data ini bisa kamu lakukan, kamu dapat mengunjungi laman Google result melalui tautan https://myactivity.google.com/results-about-you ini. Ikuti instruksi yang diberikan di laman tersebut agar proses pengajuanmu bisa trsampaikan ke Google.

5. Hapus Postingan di Media Sosial

Seperti yang telah disinggung sebelumnya di atas, jejak digital ini akan tetap tersimpan oleh Google jika pengguna tidak menghapusnya. Bahkan postingan lama pun akan tetap tersimpan. Misalnya seperti postingan atau komentar di Facebook.

Saat kamu ingin menghilangkan jejak digital di Facebook itu, kamu bisa memanfaatkan menu “Activity Login” dan opsi “Manage Posts” untuk menyembunyikan maupun menghapus postingan yang ada.

6. Kelola Pengaturan Privasi

Berbagai media sosial yang saat ini populer digunakan pengguna internet telah menghadirkan fitur yang memungkinkan pengguna untuk mengatur privasinya sendiri. Artinya, kamu bisa menyembunyikan berbagai postinganmu dari orang-orang tertentu agar tidak disalahgunakan.

Biasanya, pengaturan akan disetel secara default di mana akunmu akan bersifat publik dan bisa dipantau oleh semua orang. Namun, kamu bisa mengubahnya dengan membatasi visibilitas postingan.

Tidak hanya di media sosial, browser juga bisa kamu atur agar membatasi izin lokasi, izin akses ka kamera dan mikrofon, hingga pengaturan lain yang berkemungkinan dapat dimanfaatkan untuk kepentingan pihak ketiga.

7. Hentikan Penyebaran Data

Ketika kamu menerima cookie dari situs web, kamu tanpa sadar telah memberikan izin situs tersebut untuk merekam data pribadimu Oleh karenanya, kamu bisa menghentikan penyebaran data di sumbernya langsung untuk menghilangkan jejak digital.

Dalam hal ini, kamu bisa menggunakan DeleteMe di Google yang nantinya akan membantumu menghapus secara otomatis jejak digital yang ada. Langkah ini cukup praktis dan membuatmu menghemat banyak waktu.

Key Takeaways

  • Jejak digital terekam oleh Google saat browsing dan dapat disalahgunakan oleh pihak ketiga.
  • Hapus cookie dan riwayat penelusuran untuk mengurangi jejak digital.
  • Menghapus akun media sosial menghapus semua data terkait, tetapi bisa juga dinonaktifkan sementara.
  • Ajukan permohonan penghapusan data pribadi yang bocor ke Google melalui tautan yang disediakan.
  • Kelola pengaturan privasi untuk membatasi visibilitas data di media sosial dan browser.

Demikian 7 cara mengatasi aktivitas internet yang direkam oleh Google dengan mudah. Semoga informasi di atas dapat membantu.

Watrik AI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *