Saat ini, samrtphone sudah menjadi alat serbaguna yang sangat berperan penting di kehidupan banyak orang. Berbagai aktivitas yang ada bahkan bisa selesai dengan cepat karena kehadiran benda kecil yang bisa digenggam ini. Mulai dari bekerja, belajar, belanja, atau pun mencari hiburan, sudah bisa dilakukan dengan cepat.
Selain itu, smartphone juga digunakan untuk menyimpan berbagai data pribadi, mulai dari identitas diri, informasi keuangan, foto, video, dan berbagai aktivitas online lainnya. Tentunya data-data tersebut memiliki potensi kebocoran karena perkembangan teknologi yang semakin pesat yang dimanfaatkan oleh oknum tak bertanggung jawab.
Oleh sebab itu, kamu sebagai pengguna tentu harus mengusahakan agar semua data pribadi yang ada di ponselmu tidak bisa diakses oleh orang lain hingga bocor ke publik yang akan membuatmu rugi. Artinya, kamu harus mengamankan data yang ada di dalam ponselmu dengan pengamanan yang ketat.

Dalam hal ini, kamu bisa menggunakan berbagai macam cara untuk meningkatkan keamanan ponsel, misalnya seperti menyembunyikan foto dan video sensitif, mengunci aplikasi, mengaktifkan fitur verifikasi dua langkah pada akun, dan lain sebagainya.
15 Cara Amankan Data di HP Agar Tidak Kena Bobol Sbb:
Langsung saja simak 15 cara amankan data di HP agar tidak kena bobol dan berujung tersebar ke internet atau digunakan untuk mengancam dan merugikanmu.
1. Sembunyikan Foto dan Video
Foto dan video yang sensitif bisa saja dimanfaatkan oleh orang untuk mengancam. Kamu bisa diancam bahwa media tersebut akan disebarkan secara publik yang membuatmu justru mengikuti kemauan penjahat ini, termasuk meberikan data pribadimu yang lain atau bahkan memerasmu dalam jangka waktu yang lama.
Jadi, sebaiknya kamu menyimpan semua foto dan video sensitif yang berbahaya ke folder yang sulit untuk ditemukan oleh orang lain. Dalam hal ini, kamu bisa menggunakan aplikasi seperti L Calculator |Hide Photo Video yang merupakan aplikasi penyamaran untuk menyembunyikan foto dan video dengan menggunakan kode.
2. Kelola Password
Apabila kamu memiliki banyak akun media sosial atau lainnya, kamu mungkin memilih untuk mencatat password yang digunakan agar tidak melupakannya. Namun di sini, kamu perlu memastikan tempat pencatatan tersebut aman. Jangan asal mencatat di note atau layanan yang bisa saja diakses oleh orang lain.
Cobalah mengelola password akun yang kamu miliki dengan menggunakan password manager. Ada banyak sekali aplikasi yang menawarkan layanan tersebut. Namun, kamu juga perlu memastikan bahwa aplikasi yang kamu gunakan pun memiliki reputasi yang baik.
3. Kunci Aplikasi
Pada sejumlah perangkat, kamu akan menemukan fitur yang digunakan untuk mengunci aplikasi. Cobalah mengaktifkan fitur tersebut dan kunci aplikasi sensitif yang berisi data pribadi hingga finansial. Dengan begitu, tangan-tangan nakal akan kesulitan mengakses datamu.
4. Aktifkan Verifikasi Dua Langkah
Jangan pernah meremehkan fitur verifikasi dua langkah di setiap akun yang kamu miliki. Aktifkan fitur tersebut agar keamanan akunmu menjadi berlapis. Sehingga, penjahat siber atau seseorang yang mencoba membobol akunmu, akan kesulitan melakukannya.
5. Gunakan Layar Kunci Kuat
Layar HP juga perlu kamu kunci agar HP tidak bisa diakses oleh sembarang orang dan mencuri datamu secara diam-diam. Di sini, kamu bisa menggunakan kunci layar seperti PIN, pola, password, Face ID, maupun sidik jari, pastikan kamu menggunakan kunci layar yang kuat.
6. Aktifkan Fitur Find My Device
Fitur Find My Device (Android) atau Find My (iPhone) perlu kamu aktifkan. Ini untuk antisipasi kehilangan perangkat. Saat perangkat hilang, kamu bisa mengamankan data dari jarak jauh dengan mengunci perangkat atau menghapus semua data yang ada di dalamnya.
7. Update Software
Saat kamu sudah melihat adanya tombol untuk mengupdate sistem operasi dan aplikasi, jangan menunda untuk memperbaruinya. Karena dengan ini, sistem keamanan pada HP akan meningkat dan membuat HP sulit untuk dibobol.
8. Cek Izin Aplikasi
Kamu perlu memeriksa izin aplikasi yang terinstal. Pastikan tidak ada aplikasi asing atau aplikasi terinstal yang meminta izin akses tidak relevan dengan tugasnya. Jika pun ada, segera cabut izin tersebut agar data pribadimu tidak bisa diakses di latar belakang.
9. Gunakan Aplikasi Resmi
Sudah banyak sekali aplikasi tidak resmi yang hadir dan digunakan oleh banyak pengguna karena fitur dan fungsinya yang lebih banyak. Namun perlu diketahui bahwa aplikasi tidak resmi memiliki tingakt risiko keamanan yang sangat tinggi, sehingga sebaiknya menggunakan aplikasi yang ada di toko aplikasi resmi saja.
10. Jangan Asal Klik Link
Ketika kamu mendapatkan link dari seseorang atau melihatnya di layanan tertentu, jangan asal menekan link tersebut. Karena bisa jadi link yang kamu tekan akan membawamu ke situs palsu yang mengarahkanmu untuk mengisi data pribadi.
Tidak hanya itu, bisa juga malware langsung masuk ke perangkatmu saat kamu menekan link misterius. Malware kemudian merusak sistem keamanan yang ada, sehingga penjahat siber bisa lebih mudah menyusup dan mencuri data pribadi.
11. Backupd Data
Selalu cadangkan data foto, video, hingga dokumen lainnya ke layanan cloud untuk mengantisipasi kehilangan data tersebut di HP. Jika sudah mencadangkan data, kamu bisa mengembalikannya lagi apabila mengalami kehilangan, sehingga data akantetap aman.
12. Gunakan VPN
VPN menjadi salah satu layanan yang perlu kamu lakukan agar alamat IP dan lalu lintas internetmu tidak bisa terlacak. Kamu bisa menggunakan VPN ini untuk mengamankan data diri, termasuk saat kamu menggunakan WiFi publik yang memiliki risiko kejahatan cukup tinggi.
13. Batasi Akses Medsos
Media sosial menjadi salah satu platform yang juga cukup banyak menyimpan informasi mengenai pengguna. Apabila kamu merasa takut informasi yang ada di media sosial dimanfaatkan untuk kejahatan, kamu bis amembatasi aksesnya dengan memprivat akun atau menghapusnya.
14. Gunakan Incognito Mode
Incognito mode merupakan salah satu opsi yang bisa kamu gunakan di Google Chrome. Saat menggunakan mode ini, semua aktivitas yang kamu lakukan di Chrome tidak akan terlacak oleh pihak ketiga. Dengan begitu, data aktivitasmu akan tetap aman.
15. Hapus Data Sebelum Menjual HP
Ingin mengganti HP dan menjual unit sebelumnya? Kamu harus melakukan penghapusan data terlebih dahulu. Lakukan factory reset agar semua data yang ada hingga data sampah tersembunyi pun terhapus. Dengan begitu, oknum tak bertanggung jawab tidak akan memiliki celah untuk mencuri data yang pernah tersimpan di perangkat milikmu.
Begitulah 15 cara amankan data di HP agar tidak kena bobol dan merugikanmu. Demikian informasi yang bisa disampaikan di keesempatan kali ini. Semoga apa yang dijelaskan di atas dapat membantu meningkatkan pengamanan data pribadi di HP.









