Di era teknologi yang semakin berkembang pesat ini, kejahatan siber dan phishing sudah marak terjadi dengan memanfaatkan kemajuan yang ada. Berbagai modus penipuan digunakan oleh para oknum tak bertanggungjawab untuk melancarkan aksi kejahatannya. Salah satunya dengan menggunakan nomor HP dan AI.
Dalam hal ini, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) memperingati para pengguna teknologi terkait bahaya jawab telepon dari nomor asing meski hanya keluar satu kata saat setelah mengangkat telepon tersebut. Hal ini memiliki potensi di mana para pelaku dapat membuat kloningan suara dari satu kata yang pengguna keluarkan dengan bantuan AI.

Bahaya Jawab Telepon dari Nomor Asing Meski Hanya Keluar Satu Kata
Dalam akun Instagram resminya, BSSN mengatakan bahwa langkah tersebut dapat dimanfaatkan para pelaku kejahatan siber untuk menipu banyak pengguna lainnya di mana kloningan suara tadi akan digunakan saat menelpon orang terdekat pemilik suara yang terdengar realistis.
Bahkan hanya dengan menjawab “Halo” saja, sudah bisa dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan digital ini. Kecanggihan AI saat ini akan dimanfaatkan untuk membantu mereka melancarkan aksi kejahatannya dengan lebih mudah.
“Rekaman suara kita, tanpa disadari—AI yang menyedot detik-teri itu, membekukan kata-kata ‘HALO’ menjadi duplikat digital. Lalu? Mereka menggunakan suaramu lalu menirunya, untuk menjebak orang terdekatmu,” jelas BSSN melalui akun Instagram resminya.
Dan kloningan suara yangtelah dibuat tersebut akan dapat digunakan untuk melancarkan aksi penipuan, pemerasan, penyebaran informasi palsu hingga memfitnah orang lain yang berpotensi merusak reputasinya, seperti penjelasan BSSN.
Tips Terhindar dari Modus Kejahatan Digital
Karena modus kejahatan saat ini sudah lebih canggih dan mudah untuk diakses, BSSN memberikan beberapa tips yang dapat diikuti para pengguna agar tidak cepat terpancingdengan modus kejahatan yang digunakan para pelaku.
- Gunakan mekanisme verifikasi menggunakan kode sandi atau kata kunci rahasia yang hanya diketahui oleh keluarga terdekat saja.
- Hindari memprosting rekaman suara atau pesan suara asli secara publik atau di media sosial manapun.
- Kesadaran publik dan internal organisasi terkait dengan cara kerja penipuan kloning suara serta tanda-tanda peringatan perlu diperhatikan dan ditingkatkan lagi agar pengguna bisa lebih waspada.
Apabila modus kejahatan ini telah Anda atau orang terdekat alami, segera lapor ke pihak berwajib seperti polisi. Pengguna diminta untuk mendokumentasikan aktivitas saat penjahat sedang berusaha melakukan penipuannya.
Key Takeaways
- Kejahatan siber dan phishing semakin marak, memanfaatkan teknologi dan AI untuk menipu korban.
- BSSN memperingatkan bahwa menjawab telepon dari nomor asing, bahkan dengan satu kata, dapat digunakan untuk kloningan suara.
- Kloningan suara bisa digunakan pelaku untuk menipu orang-orang terdekat dengan suara yang terdengar realistis.
- Tips untuk menghindari kejahatan digital meliputi verifikasi dengan kode rahasia dan menghindari pemostingan suara publik.
- Jika menjadi korban, segeralah lapor ke pihak berwajib agar tindakan penipuan bisa dihentikan.
Semoga informasi mengenai bahaya jawab telepon dari nomor asing meski hanya keluar satu kata ini dapat membantu meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan Anda terkait modus penipuan baru yang marak terjadi.






