Baru-baru ini, platform media sosial X (dulunya Twitter) ramai karena banyak pengguna yang mengeluhkan stabilisasi jaringan WiFi yang mengalami gangguan. Salah satu penyedia jasa internet yang menjadi sorotan adalah indihome, karena di seluruh Indonesia, pengguna indihome mengalami permasalahn yang sam di mana internet miliknya tidak stabil.
Terlepas dari keluhan terhadap salah satu penyedia jasa WiFi rumah tersebut, infrastruktur perangkat keras jaringan internet yang digunakan konsumen juga bisa menjadi perhatian mengapa jaringan internet bisa lemot.

Jika dilakukan analisis secara teknis, penyebab jaringan internet lemot tidak selalu berasal ari operator. Faktor lain yang juga sering menjadi penyebab jaringan internet terasa lebih lemot adalah manajemen lokasi router yang diletakkan pada lokasi yang kurang tepat.
Terdapat faktor fisik seperti dinding yang terlalu tebal, inferensi barang elektronik lain yang ada di rumah, hingga penempatan router di ruangan tertutup juga bisa menentukan kinerja jaringan yang banyak diabaikan pengguna.
4 Cara Mengatasi WiFi Rumah yang Lemot Menjadi Kencang
Adapun berikut adalah empat cara yang bisa dilakukan pengguna untuk melakukan pemulihan jaringan WiFi rumah.
1. Sesuaikan Kemapuan Router dengan Area
Pastikan bahwa ruangan atau area tidak terlalu luas untuk menggunakan stau router. Artinya, kemampuan sinyal internet akan dipegaruhi oleh sebeara luas area penempatan router tersebut. Umumnya, satu titik akses dinilai memadai untuk rumah atau ruangan dengan luas kurang dari 1.500 kaki persegi atau sekitar 139 meter persegi.
Sementara untuk rumah atau area yang lebih luas, tidak akan cukup jika hanya menggunakan satu router saja, terlebih jika semua ruangan digunakan untuk melakukan aktivitas digital. Solusi yang dapat dilakukan adalah dengan beralih ke sistem jaringan mesh yang terdiri dari titik akses utama serta beberapa node tambahan.
2. Jauhkan Router dari Perangkat Elektronik Lain
Perangkat elektronik lain yang ada di rumah seperti microwave dan sebagainya akan mengganggu kekuatan sinyal WiFi. Apabila Anda meletakkan router pada berbagai perangkat elektronik, material logam pada perangkat tersebut akan menurunkan kualitas jaringan secara drastis.
3. Ubah Arah Antena
Pada dasarnya, router WiFi hadir dengan antena internal atau eksternal. Apabila WiFi Anda memiliki dua antena eksternal, Anda dapat mengubah arahnya. Di mana yang satu bisa Anda arahkan secara horizontal, dan satulagi diarahkan vertikal. Dengan begitu, jaringan akan lebih menguat.
4. Tempatkan Router pada Lokasi yang Tepat
Seperti yang telah disinggung sedikit di atas, penempatan router juga menjadi salah satu penentu jaringan internet bisa stabil atau tidak. Pengguna harus memastikan tidak ada penghalang fisik yang akan mengganggu jaringan terkoneksi dengan perangkat.
Dalam hal ini, pengguna bisa meletakkan router pada ruangan yang sering digunakan untuk melakukan aktivitas digital online. Atau pengguna bisa meletakkannya di tengah-tengah agar penyebaran sinyalnya bisa lebih merata.
Penempatan router di area yang lebih tinggi juga bisa meningkatkan stabilisasi sinyal. Langkah ini dapat meminimalisasi gangguan sinyal oleh berbagai faktor fisik seperti lemari yang tinggi, tembok dan sebagainya. Oleh karenanya, cobalah untuk meletakkan router pada tempat yang sekiranya tidak terhalangi oleh benda fisik.
Key Takeaways
- Pengguna media sosial X mengeluhkan masalah jaringan WiFi, terutama pada penyedia indihome di Indonesia.
- Faktor penyebab jaringan lemot tidak hanya operator, tetapi juga lokasi dan pengelolaan perangkat router.
- Empat cara mengatasi WiFi rumah yang lemot: sesuaikan kemampuan router dengan area, jauhkan router dari perangkat elektronik lain, ubah arah antena, dan tempatkan router pada lokasi yang tepat.
- Pastikan router tidak terhalang oleh dinding atau benda lain untuk meningkatkan stabilisasi sinyal.
Semoga informasi mengenai 4 cara mengatasi WiFi rumah yang lemot menjadi kencang di atas dapat membantu.






