Trik scroll ke bawah
Strawberries
RAGAM

7 Perbedaan Gambar Vektor dan Bitmap yang Perlu Diketahui Desainer

×

7 Perbedaan Gambar Vektor dan Bitmap yang Perlu Diketahui Desainer

Sebarkan artikel ini

Vektor dan Bitmap merupakan dua jenis gambar digital yang memiliki perbedaan yang sangat signifikan meskipun berada pada kelompok yang sama yaitu gambar digital.

Memahami vektor dan bitmap dalam dunia desain grafis adalah hal yang krusial 7 Perbedaan Gambar Vektor dan Bitmap yang Perlu Diketahui Desainer.

Strawberries

Dengan mengetahui perbedaan di antara keduanya, tentu semakin memudahkan kamu dalam memilih untuk menekuni yang mana.

1.  Kurva Bezier vs Pixel

Jika ditanya mengenai apa ciri paling mencolok di antara keduanya, maka jawabannya adalah visual atau tampilan masing-masing gambar.

Baca juga:  Gak Perlu Skill Desain Grafis, 7 Tools AI Ini Bikin PPT Kamu Kayak Dibuat Desainer Pro!

Perbedaan tampilan ini berbanding lurus dengan perbedaan unsur pembentuk kedua jenis gambar ini.

Vektor dibentuk dari sekumpulan garis matematika bernama Kurva Bezier. Setiap alur vektor akan melalui rumus matematika dalam prosesnya. Sehingga kamu bisa membuat berbagai macam gambar vektor menarik.

Selanjutnya, bitmap terbentuk dari sekumpulan titik-titik atau dot dengan kombinasi berbagai macam warna.

Sekumpulan titik-titik tersebut dinamakan dengan pixel. Jenis gambar bitmap biasanya memiliki gambar berukuran lebar dan tinggi.

2.  Software yang Digunakan

Aplikasi pembuat vector dan bitmap juga berbeda. Beberapa aplikasi yang biasanya digunakan oleh desainer grafis adalah Adobe Photoshop, Adobe Illustrator, Corel Draw.

Baca juga:  Pengen Nonton Film Netflix Offline di HP/Laptop? Bisa Dong, Simak Caranya!

Ketiga software tersebut dianggap memiliki manajemen warna dan tool yang lebih lengkap dibanding software lainnya.

3.  Format Dasar

Masing-masing jenis gambar memiliki format dasar atau default yang menjadi salah satu pembeda di antara keduanya.

Format dasar vektor yaitu dikenal dengan Scalable Vector Graphics (.SVG) dan untuk bitmap yaitu Image File (.BMP).

4.  Hasil Gambar Setelah Diperbesar

Perbedaan akan sangat terlihat Ketika kamu hendak memperbesar gambar vektor dan bitmap. Gambar bitmap Ketika diperbesar semakin meperlihatkan titik-titik yang membentuk gambar tersebut.

Sedangkan, vektor Ketika ukurannya diganti atau diperbesar, kurva pembentuk vektor tidak akan ikut berubah.

5.  Ukuran Dokumen

Tidak hanya mempengaruhi resolusi gambar, vektor dan bitmap akan sangat berbeda dalam hal ukuran dokumen.

Baca juga:  Bosan TWS Biasa? Bose Luncurkan TWS Bentuk Anting!

Hal itu disebabkan karena tiap-tiap pixel memiliki warna dan lokasinya masing-masing. Sehingga gambar bitmap cenderung berukuran lebih besar dibandingkan vektor.

6.  Fleksibilitas

Meski kedua gambar ini bisa diubah, mengubah bitmap ke vektor membutuhkan proses yang cukup lama karena memiliki tantangan tersendiri.

7.  Penggunaan

Dalam hal ini, vektor dapat kamu gunakan dalam hal desain produk, logo, infografis, tanda tangan digital, dan ilustrasi lainnya.

Karena bitmap memiliki keunggulan dalam hal warna, sehingga sangat cocok untuk menampilkan foto brosur pariwisata, situs resep, dan masih banyak lagi.