Vektor dan Bitmap merupakan dua jenis gambar digital yang memiliki perbedaan yang sangat signifikan meskipun berada pada kelompok yang sama yaitu gambar digital.
Memahami vektor dan bitmap dalam dunia desain grafis adalah hal yang krusial 7 Perbedaan Gambar Vektor dan Bitmap yang Perlu Diketahui Desainer.

Dengan mengetahui perbedaan di antara keduanya, tentu semakin memudahkan kamu dalam memilih untuk menekuni yang mana.
1. Kurva Bezier vs Pixel
Jika ditanya mengenai apa ciri paling mencolok di antara keduanya, maka jawabannya adalah visual atau tampilan masing-masing gambar.
Perbedaan tampilan ini berbanding lurus dengan perbedaan unsur pembentuk kedua jenis gambar ini.
Vektor dibentuk dari sekumpulan garis matematika bernama Kurva Bezier. Setiap alur vektor akan melalui rumus matematika dalam prosesnya. Sehingga kamu bisa membuat berbagai macam gambar vektor menarik.
Selanjutnya, bitmap terbentuk dari sekumpulan titik-titik atau dot dengan kombinasi berbagai macam warna.
Sekumpulan titik-titik tersebut dinamakan dengan pixel. Jenis gambar bitmap biasanya memiliki gambar berukuran lebar dan tinggi.
2. Software yang Digunakan
Aplikasi pembuat vector dan bitmap juga berbeda. Beberapa aplikasi yang biasanya digunakan oleh desainer grafis adalah Adobe Photoshop, Adobe Illustrator, Corel Draw.
Ketiga software tersebut dianggap memiliki manajemen warna dan tool yang lebih lengkap dibanding software lainnya.
3. Format Dasar
Masing-masing jenis gambar memiliki format dasar atau default yang menjadi salah satu pembeda di antara keduanya.
Format dasar vektor yaitu dikenal dengan Scalable Vector Graphics (.SVG) dan untuk bitmap yaitu Image File (.BMP).
4. Hasil Gambar Setelah Diperbesar
Perbedaan akan sangat terlihat Ketika kamu hendak memperbesar gambar vektor dan bitmap. Gambar bitmap Ketika diperbesar semakin meperlihatkan titik-titik yang membentuk gambar tersebut.
Sedangkan, vektor Ketika ukurannya diganti atau diperbesar, kurva pembentuk vektor tidak akan ikut berubah.
5. Ukuran Dokumen
Tidak hanya mempengaruhi resolusi gambar, vektor dan bitmap akan sangat berbeda dalam hal ukuran dokumen.
Hal itu disebabkan karena tiap-tiap pixel memiliki warna dan lokasinya masing-masing. Sehingga gambar bitmap cenderung berukuran lebih besar dibandingkan vektor.
6. Fleksibilitas
Meski kedua gambar ini bisa diubah, mengubah bitmap ke vektor membutuhkan proses yang cukup lama karena memiliki tantangan tersendiri.
7. Penggunaan
Dalam hal ini, vektor dapat kamu gunakan dalam hal desain produk, logo, infografis, tanda tangan digital, dan ilustrasi lainnya.
Karena bitmap memiliki keunggulan dalam hal warna, sehingga sangat cocok untuk menampilkan foto brosur pariwisata, situs resep, dan masih banyak lagi.