Scroll untuk baca artikel
pesan kosong [ ]
TerbaruTIPSTRIKTUTORIALWHATSAPP

20 Tips Jaga Privasi WhatsApp Agar Akun Tidak Dihack

×

20 Tips Jaga Privasi WhatsApp Agar Akun Tidak Dihack

Sebarkan artikel ini

Tips Jaga Privasi WhatsApp Biar Akun Kamu Nggak Gampang Kena Hack – Sekarang tuh dunia makin canggih, tapi ya sayangnya orang jahat juga makin niat. Dulu paling cuma iseng nyadap, sekarang udah banyak yang serius banget sampai nyolong akun, nguras data pribadi, bahkan nyamar jadi kamu buat nipu orang lain. Dan parahnya lagi, mereka sering banget ngincer WhatsApp karena aplikasi ini isinya harta karun kehidupan kita, chat keluarga, grup kerja, foto penting, sampai data transaksi. Makanya kamu jangan ngerasa aman cuma karena akun WA kamu “kayaknya biasa aja”.

Justru yang keliatan biasa itu sering jadi korban, karena biasanya orang santai banget sama keamanan. Padahal sekali akun WhatsApp diambil alih, kamu bisa kehilangan akses, kontak kamu bisa kena tipu, dan nama kamu bisa ikut rusak gara-gara ulah orang lain. Apalagi waktu itu ada momen Privacy Awareness Week (6–12 Mei 2024) yang jadi pengingat keras, privasi itu bukan buat gaya-gayaan, tapi buat perlindungan diri. Jadi mulai sekarang, jangan cuma fokus pakai WhatsApp buat chatting doang, tapi fokus juga buat jagain akun kamu biar nggak gampang dibobol. 

Tiktok Downloader

Di bawah ini akan diberikan sekitar 20 Tips Jaga Privasi WhatsApp Agar Akun Tidak Dihack dengan mudah oleh para oknum tak bertanggung jawab. langsung simak saja sampai akhir agar tidak melewatkan bagian pentingnya.

AI Image

20 Tips Jaga Privasi WhatsApp Agar Akun Tidak Dihack Sbb:

Berikut Tips Jaga Privasi WhatsApp Biar Akun Kamu Nggak Gampang Kena Hack. Simak baik-baik biar akun WhatsApp kamu makin kokoh kayak benteng tanpa perlu takut kena hack!

1. Sembunyikan Aplikasi WhatsApp

Aplikasi WhatsApp bisa disembunyikan agar tidak ada oknum yang bisa melacaknya saat HP disadap. Beberapa jenis perangkat akan memberikan fitur brankas rahasia. Kamu bisa menyembunyikan aplikasi WhatsApp pada brankas tersebut.

Namun jika kamu tidak menemukannya, manfaatkan layanan pihak ketiga resmi yang tersedia di Play Store, misalnya seperti aplikasi “Galeri Kalkulatir Rahasia” yang pada dasarnya untuk menyimpan foto, video, audio, hingga berkas. Tetapi aplikasi ini juga bisa digunakan untuk menyembunyikan aplikasi.

Bahkan kamu juga bisa membackup data ke Dropbox dari aplikasi brankas rahasia ini. Dengan begitu, semua data yang tersimpan bisa diakses kembali pada perangkat lain.

2. Periksa Aplikasi Mencurigakan

Jika kamu melihat aplikasi mencurigakan di HP, segera hapus aplikasi tersebut. Kamu juga perlu memeriksa izin aplikasi yang tersintal. Jika ada izin yang tidak relevan, segera cabut izinnya, karena bisa mencuri datamu tanpa izin dan berpotensi digunakan untuk meretas akun WhatsApp.

Agar pemeriksaan izin bisa dilakukan secara otomatis untuk semua aplikasi sekaligus, kamu bisa memanfaatkan layanan “Melihat Aplikasi tersembunyi” untuk membantu. Aplikasi ini bisa kamu manfaatkan juga untuk memeriksa keamanan WiFi publik jika dibutuhkan.

3. Aktifin Verifikasi Dua Langkah (Two-Step Verification)

Pertama, kamu wajib banget aktifin fitur Verifikasi Dua Langkah atau Two-Step Verification. Ini fitur yang bikin akun WhatsApp kamu punya kunci tambahan selain OTP. Jadi walaupun ada orang yang berhasil dapet kode OTP kamu, mereka tetap nggak bisa masuk kalo nggak tau PIN yang kamu bikin. Cara kerjanya simpel tapi ngaruh banget. Kamu bikin PIN 6 digit, terus WhatsApp bakal minta PIN itu di situasi tertentu, misalnya waktu ada orang yang nyoba daftar ulang akun kamu.

Jadi akun kamu nggak bisa asal dicomot cuma modal nomor HP doang. Ini salah satu cara paling gampang buat bikin hacker kesel karena mereka mentok. Cara aktifinnya gampang, masuk Settings → Account → Two-step verification → Enable. Abis itu bikin PIN yang nggak gampang ditebak, terus masukin email buat jaga-jaga kalo kamu lupa PIN. Jangan bikin PIN kayak 111111 atau 123456 ya, itu bukan keamanan, itu cuma prank buat diri sendiri.

4. Pakai Kunci Sidik Jari atau Face ID

Kadang yang bikin bahaya itu bukan hacker jauh-jauh, tapi orang terdekat yang suka iseng buka HP kamu. Entah temen, atau saudara yang tiba-tiba pinjem HP dengan alasan “cuma bentar”. Padahal begitu HP di tangan mereka, WhatsApp bisa kebuka dan chat kamu langsung jadi tontonan gratis. Makanya kamu wajib banget aktifin fitur kunci aplikasi pakai sidik jari atau Face ID. Jadi walaupun HP kamu kebuka, WhatsApp tetep bakal minta verifikasi biometrik dulu sebelum bisa dibuka.

Fitur ini tuh cocok banget buat kamu yang sering taro HP sembarangan, atau sering ninggalin HP pas lagi nongkrong. Cara aktifinnya juga gampang, masuk WhatsApp > Setelan > Privasi > Kunci aplikasi (App Lock) > aktifin sidik jari atau Face ID. Setelah aktif, kamu bisa atur WhatsApp otomatis terkunci setelah beberapa detik. Jadi kalo ada yang mau kepo, mereka cuma bisa ngeliat layar kunci doang. Mau ngintip? Ya silakan… ngintip layar kosong.

5. Pakai Fitur “View Once”

Kalo kamu pernah ngirim foto atau video yang sifatnya pribadi, kamu wajib banget pakai  fitur View Once alias Sekali Lihat. Ini fitur yang bikin media yang kamu kirim cuma bisa dibuka sekali doang sama penerima. Setelah dibuka, file-nya langsung hilang dari chat. Fitur ini cocok banget buat kamu yang suka kirim dokumen penting, foto KTP, foto tiket, atau hal-hal yang nggak pengen disimpen lama-lama di chat orang lain. Soalnya jujur aja ya, kadang orang bisa aja nyimpen file itu tanpa kamu sadar.

Dan kalo HP mereka kena hack atau dipinjem orang, data kamu ikut kebuka. Cara pakainya, pas kamu mau kirim foto atau video, bakal muncul icon angka “1” kecil di bagian bawah. Klik itu, baru kirim. Tapi inget ya, fitur ini bikin file hilang dari chat, tapi kamu tetap harus waspada karena ada kemungkinan orang lain bisa aja pakai HP kedua buat foto layar. Jadi View Once itu ngebantu banget, tapi tetap jangan asal kirim hal super sensitif ke orang random.

6. Matikan Preview Notifikasi

Kamu mungkin ngerasa aman karena WhatsApp kamu udah dikunci, tapi ada satu hal yang sering orang lupa, isi chat bisa nongol di notifikasi. Jadi walaupun WhatsApp kamu terkunci rapat, orang lain masih bisa baca potongan chat dari layar kunci HP kamu. Ini kejadian paling sering yang bikin orang ketahuan atau bikin privasi bocor. Bayangin kamu lagi duduk di tempat umum, terus ada chat masuk “Beb, kita putus ya” dan semua orang di sekitar bisa baca.

Mau ngakak atau mau nangis? Makanya, ini bukan soal hack doang, tapi soal privasi juga. Notifikasi yang kebuka itu bisa jadi sumber masalah yang nggak kamu sadarin. Solusinya, masuk ke Settings WhatsApp → Notifications, terus atur biar preview pesan nggak muncul. Kalo di HP, kamu juga bisa atur lewat pengaturan notifikasi sistem supaya cuma muncul “WhatsApp: 1 pesan baru” tanpa isi chatnya. Jadi aman, nggak ada drama, dan hidup kamu lebih damai.

Trik hacker yang paling sering kejadian adalah phishing. Jadi mereka kirim link aneh yang keliatan meyakinkan, misalnya “cek undangan nikah”, “cek paket kamu”, atau “akun bakal kena blokir sebentar lagi”. Begitu kamu klik, kamu disuruh masukin nomor dan OTP, lalu akun kamu langsung diambil. Yang bikin ngeselin, link phishing ini sering banget tampilannya mirip WhatsApp asli atau mirip halaman login resmi. Jadi orang gampang ketipu.

Apalagi kalo kamu lagi buru-buru atau lagi ngantuk, otak nggak sempet mikir, tangan udah klik duluan. Nah begitu OTP masuk, kamu kasih, ya udah selesai… akun kamu pindah tangan. Jadi mulai sekarang, biasain curiga sama link yang nggak jelas. Kalo ada yang ngaku dari WhatsApp tapi bahasanya aneh, banyak typo, atau maksa kamu buat klik cepat, itu udah tanda bahaya. WhatsApp nggak pernah minta OTP lewat chat. OTP itu hak milik kamu, jangan kamu bagi-bagi kayak bagi gorengan.

8. Kunci Chat

Aplikasi juga bisa kamu kunci untuk menambah pengamannya.

9. Cek Perangkat Tertaut

Periksa perangkat tertaut dan logout dari perangkat asing.

10. Gunakan WA Resmi

Pastikan menggunakan aplikasi WhatsApp resmi yang memiliki kemaanan tinggi.

11. Jangan Berikan Kode OTP

Hindari memberikan kode OTP pada orang lain, sekalipun orang terdekatmu.

12. Nyalakan Notifikasi Keamanan

Dengan fitur ini, kamu bisa mengetahui apakah akunmu masih aman atau tidak. Sehingga bisa lebih waspada.

13. Update Aplikasi

Lalu, aplikasi WhatsApp juga perlu diupdate agar celah keamanan bisa ditutupi.

14. Sembunyikan Last Seen

Last seen juga bisa kamu sembunyikan dar orang-orang tertentu.

15. Sembunyikan Status Online

Fitur yang dinonaktifkan ini akan membantu menghindari pemantauan dari orang lain.

16. Batasi Foto Profil

Batasi juga siapa yang bisa meihat foto profilmu.

17. Sembunyikan Info “Tentang”

Atur agar informasi terkait dirimu tidak bisa diakses oleh orang tak dikenal di WhatsApp.

18. Batasi Pembuat Grup

Pembatasan ini akan menghindarimu diundang ke dalam grup aneh oleh orang tak dikenal.

19. Bisu Penelepon Tidak Dikenal

Nomor tidak dikenal juga bisa dibisukan melalui pengaturan WhatsApp.

20. Pesan Sementara

Gunakan fitur pesan sementara agar semua pesan bisa terhapus otomatis pada waktu tertentu.

Penutup

Itu dia 20 Tips Jaga Privasi WhatsApp Agar Akun Tidak Dihack oknum. Akun WhatsApp itu bukan cuma aplikasi chatting, tapi udah kayak dompet digital kehidupan kamu. Isinya kontak, isi obrolan, file penting, sampai hal-hal pribadi yang nggak semua orang boleh liat. Jadi kamu wajib jaga dari sekarang, bukan nanti pas udah kejadian. Inget ya, hacker itu rajin… jadi kamu juga jangan males. Privasi itu bukan bonus, tapi hak kamu. Jadi jagain bener-bener biar akun kamu nggak jadi korban.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *