INFORMASITerbaruTIPSTRIKTUTORIAL

19 Penyebab Inbox Gmail Penuh Selain File Spam

×

19 Penyebab Inbox Gmail Penuh Selain File Spam

Sebarkan artikel ini

Banyak pengguna yang mengira bahwa inbox Gmail miliknya cepat penuh karena berbagai spam yang datang dari berbagai sumber. Padahal, bukan hanya spam saja yang akan membuat inbox Gmail penuh. Terdapat beberapa faktor lain yang juga mengambil tempat pada inbox Gmail sehingga cepat terlihat penuh.

Di artikel ini, Anda akan melihat 19 Penyebab Inbox Gmail Penuh Selain File Spam yang jarang disadari sehingga tetap diabaikan oleh pengguna. Banyak yang mengabaikannya karena memang inbox tersebut karna merupakan pesan yang sah.

Yuk langsung simak apa saja faktor-faktor yang dimaksud. Pastikan Anda menyimak penjelasan di bawah ini dari awal sampai akhir agar tidak melewatkan bagian pentingnya.

AI Image

6 Penyebab Inbox Gmail Penuh Selain Spam yang Jarang Disadari

Adapun berikut adalah pesan sah yang juga membuat inbox Gmail cepat penuh. Sehingga Anda juga perlu mengelolanya seperti pesan spam.

1. Lampiran Foto Besar

Foto dengan resolusi tinggi yang diterima maupun yang dikirimkan akan membuat inbox atau email berat. Dan mungkin Anda tidak menyadari hal ini.

Agar inbox tidak cepat penuh dengan foto berukuran besar ini, cobalah untuk mengompres ukurannya agar file yang terkirim tidak terlalu memenuhi badan email. Anda bisa mengecilkan ukurannya menggunakan fitur Kompresor Galeri yang tersedia pada situs Convertmee.

2. Adanya Lampiran Video

Video yang diunggah melalui email juga akan tersimpan di pesan yang membuatnya cepat penuh. Jika Anda ingin mengirimnya ke alamat email lain saat diperlukan, Anda bisa mengecilkan ukurannya terlebih dahulu melalui situs Convertmee.com.

3. Dokumen Arsip Besar

Mungkin Anda juga memiliki dokumen arsip yang berukuran besar yang juga bisa memenuhi inbox dengan cepat. Jika tidak dibutuhkan lagi, sebaiknya dihapus.

4. Tab Sosial Penuh

Notifikasi yang berasal dari media sosial terintegrasi dengan email juga bisa membuat email cepat penuh.

5. Halaman Update Menumpuk

Adanya laporan sistem, tagihan, hingga informasi terkait pembaruan aplikasi pun akan memenuhi Gmail. Anda bisa menghapusnya secara manual agar tidak menumpuk.

6. Email Lama

Banyak pengguna yang tidak menghapus email lama karena mungkin jarang membuka email. Inilah yang akan membuat inbox menumpuk dan bisa memengaruhi ruang penyimpanan, sehingga perlu dihapus jika tidak dibutuhkan lagi.

7. Folder Sampah Tidak Dikosongkan

Saat in inbox dihapus, filenya akan tersimpan sementara waktu pada folder Sampah. Agar tidak memenuhi ruang penyimpanan, Anda bisa menghapusnya secara langsung.

8. Draft Email

Bisa saja pesan yang gagal terkirim tidak Anda sadari masih menumpuk dan tersimpan sebagai draft. Hapus jika ingin ruang penyimpanan menjadi lega.

9. Tidak Menggunakan Filter dan Kategori

Diketahui bahwa Gmail sudah menyediakan fitur filter dan kategori. Dalam hal ini, Anda sebagai pengguna dapat memanfaatkannya sebagai alat untuk memfilter email yang masuk ke akun. Anda bahkan dapat memilahnya berdasarkan kategori email.

Dengan begitu, email yang masuk ke akun Gmail Anda akan difilter sesuai dengan keinginan Anda dan dipisahkan sesuai dengan jenisnya. Sehingga Anda akan lebih mudah mengaksesnya dan tidak memnuhi inbox.

10. Notifikasi Aplikasi dan Layanan Digital

Anda mungkin memiliki banyak akun media sosial, e-commerce, dompet digital, dan layanan digital lainnya. Berbagai layanan tersebut akan selalu memberikan notifikasi jika ada aktivitas tertentu yang ada.

Notifikasi ini nantinya akan terus berdatangan. Terlebih jika Anda memiliki banyak aplikasi dan layanan digital yang selalu memberikan notifikasi. Ini akan menyebabkan inbox Gmail penuh seiring berjalannya waktu.

11. Konfirmasi Akun dan Riwayat Aktivitas

Ketika Anda melakukan login pada layanan digital, membuat akun baru, hingga mengganti kata sandi, Gmail yang tertaut akan memberikan notifikasi konfirmasi. Ini sangat penting untuk keamanan akun.

Tetapi, apabila Anda selalu melakukan aktivitas-aktivitas tersebut, notifiaksi konfirmasi yang diberikan akan semakin banyak. Jika tidak dibersihkan secara berkala, tentunya akan memenuhi inbox Gmail dengan cepat.

12. Langganan Newsletter yang Jarang Dibaca

Saat mendaftar layanan digital, berbelanja online, atau mengunduh aplikasi, banyak pengguna yang terkadang tidak menyadari jika dirinya telah melakukan langganan newaletter. Informasi seperti promo atau pembaruan fitur akan diberikan melalui email yang terdaftar.

Newsletter ini kemungkinan sangat jarang dibuka oleh pengguna dan seiring berjalannya waktu, newsletter akan terus berdatangan dan menumpuk di inbox Gmail. Apabila Anda tidak membersihkan atau menghentikan langganan, newsletter ini akan menjadi salah satu penyumbang besar dalam inbox Gmail.

13. E-mail Promosi dari Layanan Belanja

Biasanya toko-toko online akan memberikan berbagai email prmosi apabila Anda sudah melakukan transaksi pada toko-toko tersebut. Mulai dari email diskon, rekomendasi produk, hingga pemberitahuan mengenai flash sale produk yang tersedia.

Tentunya email seperti ini bukanlah email spam. Namun tetap saja email ini kemungkunan tidak relevan dengan kebutuhan Anda. Jika tidak difilter atau dihapus, email ini akan tetap mengambil tempat di inbox Gmail.

14. Undangan kalender dan Pengingat Otomatis

Email dari undangan rapat, webinar, dan berbagai acara penting lainnya biasanya akan dikirimkan ke email yang Anda daftarkan. Gmail akan menyimpan informasi ini agar Anda tidak ketinggalan dengan jadwal yang telah ditentukan.

Akan memenuhi inbox Gmail jika Anda sering mengikuti acara-acara yang mengirimkan undanagn melalui Gmail. Dan jika tidak dikelola dengan baik, email ini hanya akan menjadi sampah dan memenuhi inbox saja.

15. Google Drive Penuh

Penyimpanan Gmail juga akan dipengaruhi oleh penyimpanan pada Google Drive yang penuh. Hal ini karena layanan cloud Google memang saling terhubung. Jadi jika ingin Gmail tidak penuh, pastikan penyimpanan Google Drive masih memiliki banyak ruang.

16. Backup Google Photos

File yang dibackup pada Google Photos juga bisa menjadi penyebab penyimpanan cloud cepat penuh, termasuk pada Gmail. Oleh sebab itu, cobalah untuk mematikan backup otomatis agar hanya file penting saja yang masuk secara manual ke Google Photos.

17. Sampah di Google Photos dan Google Drive

Pastikan Anda juga menghapus semua file sampah yang ada di Google Photos maupun Google Drive agar tidak mengonsumsi ruang penyimpanan cloud lainnya.

18. Rekaman Google Meet Tersimpan

Biasanya, rekaman Google Meet akan tersimpan pada Google Drive secara otomatis. Anda perlu menghapusnya jika memang tidak dibutuhkan, karena filenya yang berukuran besar sehingga memenuhi penyimpanan dengan lebih cepat.

19. Pencadangan WhatsApp

Saat mencadangkan data WhatsApp, Google Drive akan digunakan. Jika pencadangan yang dilakukan terlalu banyak, maka akan membuat memori penyimpana cloud semakin menipis, sehingga perlu dihapus apabila sudah tidak dibutuhkan.

Itulah informasi yang dapat disampaikan di kesempatan kali ini mengenai 19 Penyebab Inbox Gmail Penuh Selain File Spam yang jarang disadari pengguna. Semoga dapat membantu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *