Penyadapan WhatsApp merupakan salah satu ancaman siber yang perlu diwaspadai. Ancaman ini memang sudah kerap terjadi, terlebih pada pengguna yang memang lalai atau tidak memerhatikan keamanan WhatsAppnya sendiri.
Terdapat beberapa hal yang bisa kamu jadikan sebagai penanda bahwa WhatsApp milikmu telah kena sadap, beberapa di antaranya adalah pesan WhatsApp yang tiba-tiba sudah terbuka padahal kamu tidak pernah mengaksesnya, ada riwayat panggilan yang tidak kamu lakukan, aplikasi yang keluar sendiri, dan sebagainya.
Pastinya kasus penyadapan ini merupakan hal yang mengkhawatirkan, selain informasi pribadi, akunmujuga bisa saja diambil alih oleh pelaku dan membuat orang lain mengalami kerugian atau menjadi korban juga. Oleh karena itu, kamu perlu segera mengatasinya.

Di artikel ini, kamu akan menemukan 19 Cara Mengamankan WhatsApp Agar Tidak Mudah Disadap oleh ppenjahat siber yang memang tidak bertanggung jawab dan tidak memikirkan target yang menjadi korbannya. Langsung saja simak di bawah ini.
19 Cara Mengamankan WhatsApp Agar Tidak Mudah Disadap Sbb:
Berikut adalah beberapa cara yang dapat kamu lakukan agar dapat mengamankan akun WhatsApp milikmu dari ancaman kejahatan siber agar informasi sensitifmu tetap terlindungi.
1. Cek Izin Aplikasi Mencurigakan
Aplikasi yang terinstal di HP bisa saja menjadi salah satu alat yang dapat mencuri data pribai hingga data di WhatsApp. Dalam hal ini, izin akses yang diberikan perlu diperiksa. Jika ada aplikasi yang memiliki izin akses mencurigakan atau tidak relevan dengan fungsinya, kamu bisa segera mencabut izin hingga menghapus aplikasi tersebut.
Agar kamu dapat mengetahui aplikasi mana saja yang memiliki izin berbahaya atau berpotensi mencuri data pribadi ini, kamu bisa melakukan pemindaian secara otomatis menggunakan layanan pihak ketiga yang telah tersedia di Google Play Store, misalnya seperti layanan Melihat Aplikasi Tersembunyi.
Seperti yang dikatakan, aplikasi ini dapat digunakan untuk memindai semua aplikasi yang terinstal dan memeriksa izin berbahaya dari aplikasi. Sehingga, kamu bisa menentukan apakah akan membiarkan izin tetap diberikan atau dicabut. Selain itu, aplikasi ini juga bisa kamu manfaatkan untuk memeriksa keamanan WiFi publik. Jadi, kamu bisa lebih waspada terhadap ancaman siber.
2. Logout WhatsApp Web
WhatsApp menghadirkan fitur di mana kamu bisa terhubung dengan beberapa perangkat sekaligus dengan WhatsApp Web. Dan ini juga bisa menjadi celah seseorang melakukan penyadapan. Karenanya, kamu harus selalu memeriksa perangkat asing yang mungkin terhubung dengan cara berikut:
- Buka aplikasi WhatsApp
- Ketuk ikon titik tiga di pojok kanan atas
- Pilih opsi “Linked devices”
- Klik pada perangkat yang ingin kamu keluarkan
- Konfirmasi penghapusan untuk memutuskan koneksi
3. Aktifkan Fitur Sidik Jari
Mengamankan WhatsApp dari akses tidak sah pun bisa kamu lakukan dengan menambahkan kunci keamanan dengan megaktifkan fitur sidi jari. Jadi, hanya kamu saja yang bisa membuka WhatsApp milikmu. Berikut cara mengaktifkannya:
- Buka aplikasi WhatsApp
- Klik ikon titik tiga di kanan atas
- Pilih opsi “Pengaturan”
- Masuk ke menu “Privasi”
- Tekan pada “Kunci Sidik Jari”
- Aktifkan fitur “Buka dengan Sidik Jari”
- Ikuti instruksi yang muncul di layar untuk menyelesaikan
- Tentukan durasi agar aplikasi langsung terkunci saat kamu menutupnya
4. Aktifkan Verifikasi Dua Langkah
Verifikasi dua langkah juga akan membantumu mengamankan akun WhatsApp. Ini merupakan keamanan berlapis yang dapat membuat penjahat siber sulit untuk menembus akunmu. Berikut langkah-langkahnya:
- Buka aplikasi WhatsApp
- Tekan ikon titik tiga di bagian kanan atas
- Pilih “Pengaturan”
- Masuk ke menu “Akun”
- Klik opsi “Verifiaksi Dua Alngkah”
- Ketuk “Aktifkan” atau “Enable”
- Masukkan kode 6 digit
- Isi alamat email pemulihan apabila kamu melupakan kode masuknya
5. Install Ulang WhatsApp
Kamu mungkin pernah secara tidak sengaja menekan persetujuan untuk memindahkan akun WhatsApp milikmu ke perangkat asing. Atau mungkin kamu mencurigai adanya aktivitas aneh terkait dengan pemindahan akun WhatsApp. Apablia terjadi, kamu bisa menghapus dahulu aplikasi WhatsAppmu dan menginstalnya kembali. Gunakan nomor yang sama dan verifikasi dengan kode OTP yang dikirimkan.
6. Jangan Bagikan Kode OTP
Jangan pernah membagikan kode OTP pada siapa pun, termasuk orang terdekat.
7. Gunakan Aplikasi Resmi
Pastikan kamu menggunakan aplikasi resmi yang diunduh melalui Google Play Store atau App Store.
8. Jangan Klik Tautan Sembarangan
Hindari menekan tautan atau link sembarangan, meski link dikirimkan oleh orang terdekatmu.
9. Aktifkan Notifikasi Keamanan
Ketika enksripsi akun berubah, kamu akan mendapatkan notifikasi keamanan untuk waspada.
10. Batasi Privasi Foto Profil
Foto profil bisa kamu batasi juga agar hanya kontak yang tersimpan saja yang dapat melihatnya.
11. Batasi Privasi Info & Status
Info hingag status WhatsApp juga perlu disembunyikan dan hanya dibagikan untuk pengguna tertentu saja.
12. Gunakan PIN Layar HP
Selain kunci aplikasi, layar HP juga perlu kamu kunci dengan kode keamanan yang sulit ditebak.
13. Abaikan Pesan Penipuan
Apabila kamu menerima pesan yang menggiurkan, misalnya mendapat hadiah dan sebagainya, abaikan saja karena biasanya ini adalah pesan penipuan.
14. Jangan Gunakan WA MOD
WhatsApp Mod adalah WhatsApp modifikasi yang diunduh melalui sumber tidak resmi. Diktahui bahwa WhatsApp modifikasi tidak memiliki keamanan yang terenskripsi, sehingga memiliki risiko keamanan yang tinggi.
15. Update Aplikasi WhatsApp
Lakukan pembaruan aplikasi WhatsApp secara berkala untuk menutup celah keamanan yang ada.
16. Amankan Email Pemulihan
Aktifkan fitur verifikasi dua langkah juga untuk email pemulihan agar tidak dapat diretas.
17. Nonaktifkan Pratinjau Pesan
Nonaktifkan notifikasi WhatsApp di layar HP yang bisa saja diakses oleh orang lain secara diam-diam.
18. Blokir dan Laporkan Nomor Mencurigakan
Jika kamu menerima pesan atau panggilan dari nomor mencurigakan atau berpotensi spam, kamu bisa langsung memblokir dan melaporkannya menggunakan opsi yang telah disediakan oleh WhatsApp.
19. Nonaktifkan Akun
Alternatif terakhir yang bisa kamu lakukan apabila akun WhatsApp milikmu telah diretas hacker adalah dengan meminta tim dukungan WhatsApp untuk menonaktifkan akunmu. Caranya adalah dengan mengirimkan permohonan ke email support@whatsapp.com dengan frasa “Hilang/Dicuri: Silahkan nonaktifkan akun saya”.
Semoga dengan menyimak 19 Cara Mengamankan WhatsApp Agar Tidak Mudah Disadap di atas dapat membantu kamu mengamankan akun WhatsApp milikmu.
