Dari awal WhatsApp telah dihadirkan, perusahaan memang brekomitmen untuk memberikan oerlindungan data bagi penggunanya. Artinya, data pengguna yang ada di WhatsApp akan dijaga kerahasiaannya agar tidak disalahgunakan oleh oknum tak bertanggung jawab.
Karena komitmet tersebut, WhatsApp hadir dengan sistem keamanan ketat. Mulai dai chat yang terenskripsi end-to-end, hingga berbagai fitur privasi dan keamanan ganda lainnya yang bisa diaktifkan langsung oleh pengguna. Dengan itu, privasi pengguna akan tetap aman dalam platform.
Namun meski sudah dilengkapi dengan berbagai sistem keamanan, pengguna perlu tetap waspada. Perkembangan teknologi digital yang pesat membuat para oknum bisa saja mencari celah untuk meretas perangkat dan akun pengguna, hingga mencuri data pribadinya. Oleh sebab itu, pengguna harus tetap berhati-hati.
Solusi lain jika ingin data whatsapp kamu aman, setelah kamu download semua chat whatsapp bisa simpan ditempat aman. Jangan pernah simpan di galeri atau file manager karna pasti akan bisa terbaca, kamu bisa gnakan penyimpanan rahasia dengan ini : Galeri Kalkulator

17 Pengaturan Privasi WA Agar Data Tidak Dicuri Sbb:
Agar data pentingmu tetap menjadi privasi dn tidak dimanfaatkan oknum tak bertanggung ajwab, kamu bisa mengatur fitur-fitur yang ada di dalam platform WhatsApp. Adapun berikut adalah 17 pengaturan privasi WA agar data tidak dicuri atau diakses tanpa izin.
1. Atur Status Online
Untuk meningkatkan privasi, kamu dapat mengatur status terakhir dilihat dan online yang biasanya akan muncul di bagian bawah nama kontak. Dengan menonaktifkannya, tidak akan ada orang yang bisa melihat kapan kamu online di WhatsApp. Sehingga, orang pun tidak bisa memantau aktivitasmu.
2. Sembunyikan Foto Profile
Foto profil yang kamu gunakan juga bisa kamu sembunyikan dan hanya ditampilkan pada kontak yang kamusimpan saja. Dengan ini, orang asing tidak akan bisa menggunakan profilemu untuk melakukan hal yang akan merugikan dirimu sendiri.
3. Batasi Info Profil
Info profil seperti bio atau status akun bisa kamu btasi agar hanya orang tertentu yang bisa melihatnya.
4. Batasi Status
Status atau story WhatsApp juga bisa kamu batasi untuk orang tertentu saja. Artinya, kamu bisa membagikan status hanya pada orang-orang yang kamu percayai agar status tersebut tidak disebarluaskan.
5. Nonaktifkan Tanda Baca
Ketika kamu membaca pesan baru yang masuk, pengirim akan mengetahui bahwa kamu telah membaca chatnya jika mengaktifkan tanda baca yang nantinya akan membuat status centang berwarna biru. Apabila kamu tidak ingin menampilkan tanda tersebut, kamu bisa menonaktifkannya melalui pengaturan WhatsApp.
6. Kunci Chat
Chat penting yang ada di WhatsApp bisa kamu kunci dengan fitur Kunci Chat. Dengan begitu, tidak akan ada orang yang bisa mengaksesnya tanpa izinmu.
7. Gunakan Pesan Sementara
Fitur pesan sementara juga bisa kamu gunakan untuk menghapus semua pesan penting agar tidak diakses secara diam-diam oleh orang lain. Jika diaktifkan, pesan akan terhapus secara otomatis pada waktu yang ditentukan.
8. Aktifkan Privasi Chat Tingkat Lanjut
Privasi Chat Tingkat Lanjut juga perlu kamu aktifkan di WhatsApp agar tidak ada orang yang bisa mengambil tangkapan layar pada chat dan mengirimkannya ke perangkat miliknya untuk diakses.
9. Sembunyikan Notifikasi
Notifikasi WhatsApp juga perlu kamu sembunyikan agar isi chat tidak bisa dilihat dari luar aplikasi. Ini akan meningkatkan privasi chatmu.
10. Aktifkan Pengaturan Akun Ketat
Kamu juga bisa mengaktifkan pengaturan akun ketat melalui menu Privasi di pengaturan. Setelahnya mengakses opsi Lanjutan untuk mengaktifkan pengaturannya.
11. Gunakan Verifikasi Dua Langkah
Verifikasi dua langkah merupakan salah satu fitur yang akan memeberikan perlindungan tamabahan bagi akun, sehingga akan lebih sulit diakses. Jadi, kamu juga perlu mengaktifkannya melalui pengaturan WhatsApp.
12. Batasi Undangan Grup
Undangan grup bisa saja kamu terima dari siapa saja. Namun jika kamu ingin lebih sedikit yang bisa mengundangmu, kamu dapat membatasi undangannya dengan hanya membei izin pada kontakmu saja.
13. Bisukan Penelepon Tidak Dikenal
Penelepon tidak dikenal juga menjadi salah satu hal yang akan mengganggu privasimu, terlebih jika melakukan spam panggilan. Dalam hal ini, kamu dapat membisukan penelepon tak dikenal tersebut.
14. Blokir dan Laporkan Spam
Jika memang kamu mendapat panggilan spam dari nomor tak dikenal dan sangat mengganggu, kamu bisa langsung melakukan pemblokiran dan melaporkan nomor tersebut menggunakan fitur yang tersedia di WhatsApp.
15. Cek Perangkat Tertaut
Selalu periksa halaman perangkat tertaut di akun WhatsApp milikmu. Karena bisa saja perangkat asing sudah tertaut dengan akunmu dan berbagai data yang ada di akun dicuri dari sana. Segera logout jika memang kamu melihat perangkat tertaut di sana.
16. Kunci Layar WhatsApp
Layar aplikasi WhatsApp juga bisa kamu kunci agar hanya bisa diakses dengan menggunakan biometrik seperti sidik jari atau Face ID. Dengan begitu, tidak akan ada yang bisa mengakses data di dalamnya secar langsung.
17. Aktifkan Notifikasi Keamanan
Pada menu Akun di halaman pengaturan, kamu akan menemukan opsi Notifikasi Keamanan. Pastikan kamu telah mengaktifkan opsi tersebut untuk mendapatkan informasi jika saja kode keamanan akunmu berubah.
Sekian informasi yang dapat disampaikan mengenai 17 pengaturan privasi WA agar data tidak dicuri secara langsung ataupun oleh hacker. Semoga informasi yang telah diberikan di atas dapat membantu meningkatkan privasi WhatsApp.









