Smartphone bisa dikatakan sebagai kantong digital karena merupakan perangkat multifungsi. Bukan hanya sebagai alat komunikasi, namun juga sebagai brankas penyimpanan berbagai data. Mulai dari data pribadi, file, hingga rekening keuangan dan sebagainya.
Karena banyak data penting yang tersimpan di HP, kamu sebagai pengguna perlu selalu waspada terhadap kehilangan perangkat. Ketika HP hilang, bisa saja data-data yang ada di dalamnya dicuri dan disalahgunakan oleh oknum tak bertanggung jawab. Bahkan rekening keuanganmu juga bisa terkuras.
Oleh karena itu, sebelum mengalami kehilangan perangkat tersebut, kamu perlu melakukan antisipasi. Amankan perangkat dengan fitur keamanan yang ada dan gunakan pelindung lapisan agar data tetap aman dan tidak bisa diakses oleh sembarang orang tanpa izinmu.

17 Pengaturan Android Jadi Penyelamat Saat HP Hilang Sbb:
Terdapat sekitar 17 pengaturan Android jadi penyelamat saat HP hilang yang perlu kamu aktifkan sekarang juga. Dengan begitu, ketika kamu beneran kehilangan perangkat, data yang ada di dalamnya akan tetap aman.
1. Aktifkan Alarm Pencurian
Saat kamu mengaktifkan fitur alarm pencurian di Android, alarm akan berbunyi keras saat seseorang berusaha mengambil dan mengakses data dirimu secara paksa. Bahkan alarm tidak akan bisa dihentikan seperti alarm biasa tanpa menggunakan PIN atau biometrik yang tentunya hanya kamu yang bisa menonaktifkannya.
Artinya, ketika seseorang berusaha mengkases datamu, mereka justru akan semakin ketakutan saat alarm berbunyi. Sehingga pencirian bisa diatasi. Meski pun HP dibawa kabur, alarm akan terus berbunyi. Untuk bisa mengaktifkan fitur alarm di HP Android ini, kamu perlu mengunduh aplikasi TinG Alarm sebagai alat bantu.
2. Sembunyikan Data Sensitif
Sekalipun pencuri bisa mengambil HP-mu dan mengakses layanan di dalamnya, semua data penting tidak akan bisa dicuri jika kamu menyembunyikan data tersebut pada brankas tersembunyi. Di Android, kamu bisa membuat brankas rahasia yang nantinya akan menyamar sebagai salah satu aplikasi standar.
Pada brankas rahasia yang dibuat, kamu bisa menyimpan semua data, mulai dari foto, video, file, bahkan hingga aplikasi. Di sini, kamu dapat mengunduh aplikasi L Calculator untuk membuat brankas tersebut. Aplikasi ini nantinya akan menyamar menjadi aplikasi kalkulator biasa.
Penyamaran yang dilakukan tersebut bisa membuat seseorang tidak sadar jika itu adalah brankas rahasia, sehingga memiliki kemungkinan kecil untuk diakses. Sekalipun berhasil ditemukan, data yang tersimpan di dalam akan tetap aman. Aplikasi juga akan mengambil potret diam-diam jika ada orang yang membukanya secara paksa, sehingga kamu bisa melihatnya.
3. Aktifkan Fitur Find My Device
Fitur Find My Device juga perlu kamu ktifkan sekarang juga agar ketika HP hilang, kamu bisa melakukan pelacakan. Selain itu, fitur ini juga akan mmebantumu melakukan penguncian terhadap ponsel serta menghapus semua data yang tersimpan di dalamnya dari jarak auh. Dengan begitu, data akan tetap aman.
4. AKtifkan Riwayat Lokasi
Perlu kamu ketahui bahwa riwayat lokasi sebaiknya diaktifkan. Hal ini agar kamu tetap bisa letak HP jika kamu kehilangannya. Kamu bisa memeriksa melalui akun Google yang terhubung dengan HP tersebut.
5. Aktifkan Fitur Pelacak Offline
Ketika perangkat mati, kamu masih bisa melakukan pelacakan dengan mudah jika sebelumnya telah megaktifkan fitur pelacak offline tersebut melalui pengaturan HP Android.
6. Aktifkan GPS
Selalu aktifkan fitur GPS yang ada di HP-mu untuk waspada. Jika sudah diaktifkan, kamu bisa melakukan pelacakan perangkat menggunakan layanan GPS dengan mudah.
7. Izinkan Pindai Jaringan
Kamu juga bisa melakukan pelacakan perangkat dengan memanfaatkan konektivitas seperti WiFi dan Bluetooth. Pastikan kamu telah mengizinkan perangkat menggunakan jaringan WiFi dan Bluetooth tersebut.
8. Bacup Data Rutin
Data penting yang tersimpan di HP perlu kamu backup secara rutin ke penyimpanan cloud. Lakukan langkah ini agar kamu tetap bisa mengakses data tersebut meski kamu suatu saat kehilangan HP yang menyimpan semua data penting tersebut.
9. Kunci Layar Kuat
Antisipasi perangkat dibuka dan diakses oleh oknum tak bertanggung jawab juga bisa kamu lakukan dengan membuat kunci layar yang kuat dan tidak mudah ditebak.
10. Aktifkan Autentikasi Dua Faktor
Setiap akun online memiliki fitur autentikasi dua faktor yang bisa diaktifkan secara langsung agar akun tetap aman dan tidak bisa diambil alih dengan mudah. Kamu perlu mengaktifkannya untuk menambah pengaman lapisan bagi akun online.
11. Kunci Aplikasi Penting
Berbagai aplikasi penting yang mungkin tidak kamu masukkan ke L Calculator juga perlu dipastikan keamanannya. Buat kunci yang kuat untuk aplikasi tersebut agar tidak mudah diakses oleh oknum tak bertanggung jawab.
12. Gunakan Biometrik
Apabila perangkat sudah didukung keamanan biometrik seperti sidik jari dan Face ID, kamu lebih baik menggunakan kunci tersebut karena dianggap lebih aman dibanding pola, PIN, atau password.
13. Aktifkan Kunci Otomatis
Kunci otomatis layar saat tidak digunakan juga perlu diaktifkan. Pastikan kamu mengaturnya dengan durasi tercepat, sehingga layar akan terkunci otomatis dengan cepat pula.
14. Kunci Jaringan
Jaringan WiFi dan data seluler bisa kamu kunci melalui pengaturan HP. Lakukan langkah ini agar oknum tak bisa mematikan jaringan yang terhubung diperangkatmu. Sehingga, kamu bisa melacaknya dengan mudah.
15. Batasi Notifikasi Layar Kunci
Notifikasi pada layar kunci bisa saja dilihat oleh orang lain tanpa izin. Jika notifikasi sensitif seperti kode OTP dilihat, akun online milikmu bisa saja diambil alih.
16. Kunci SIM Card
SIM card yang kamu gunakan pun perlu dikucni. Dengan begitu, SIM card tidak akan bisa diakses meski dipindahkan ke perangkat lain, sehingga kode OTP pun tidak bisa terlihat jika ada yang berusaha membobolnya.
17. Catat IMEI HP
IMEI merupakan nomor identitas HP yang juga bisa digunakan untuk melakukan pelacakan perangkat dengan bantuan pihak berwajib. Kamu bisa mencatatnya sekarang untuk mengantisipasi pencurian atau kehilangan HP di kemudian hari.
Itulah 17 pengaturan Android jadi penyelamat saat HP hilang yang wajib diatur saat ini juga sebagai langkah pencegahan data dicuri dan menjadi korban kejahatan lanjutan. Semoga informasi yang telah diberikan di atas dapat membantu mengamankan perangkat Android dan membuat pengguna lebih waspada.









