Geser ke atas untuk baca artikel
membuat nada dering whatsapp iPhone di android
ANDROIDTerbaruTIPSTRIKTUTORIAL

12 Cara Mengamankan Rekening Keuangan di HP

×

12 Cara Mengamankan Rekening Keuangan di HP

Sebarkan artikel ini

Teknologi yang saat ini semakin canggih, tentunya membuat para penggunanya dipermudah untuk mengakses berbagai layanan. Misalnya saja seperti layanan mobile banking (m-banking). Nasabah dapat melakukan transaksi hingga aktivitas keuangan lainnya dengan mudah hanya menggunakan HP.

Meski begitu, terdapat ancaman siber yang muncul dari kemudaha yang diberikan. Mulai dari pHishing, penyalahgunaan AI untuk mencuri data pribadi, dan kejahatan-kejahatan siber lainnya. Oleh karena itu, pengguna harus tetap berhati-hati agar rekeningnya tidak dibobol dan menyebabkan kerugian finansial.

Lihat Juga : 7 Cara Lihat Foto Sekali Lihat di WhatsApp Tanpa Batas

Di bawah ini 12 cara mengamankan rekening keuangan di HP sebagai berikut:

Banyak pengguna yang kurang paham mengenai cara untuk mengamankan akun rekening mereka di HP. Untuk itu, artikel ini akan membantu agar pengguna tidak menjadi salah satu korban yang mengalami kerugian finansial yang tidak diinginkan.

Baca Juga: 7 Penyebab HP Ngelag dan Cara Mengatasinya

1. Jangan Bagikan Kode Akses dan PIN ke Siapapun

Kode akses dan juga pin m-banking ini nanti akan digunakan untuk mengakses m-banking milikmu. Artinya, kamu tidak boleh membagikannya ke siapapun, bahkan pada keluarga terdekatmu.

Perlu kamu ketahui juga bahwa pihak bank atau pihak-pihak resmi lainnya tidak akan pernah meminta kode akses hingga PIN m-banking melalui telepon, SMS, atau email. Jadi, jika kamu menemukan pihak meminta hal tersebut, itu pasti modus penipuan belaka.

2. Hindari Menyimpan PIN Sembarangan

Sifat pelupa yang dimiliki manusia membuat banyak nasabah yang mencatat PIN di perangkatnya secara sembarangan, misalnya seperti note di HP atau bahkan di kertas. Padahal hal tersebut bisa diakses oleh siapapun yang kemungkinan menemukan catatannya. Oleh karenanya, sebaiknya tidak mencatat sembarangan. Atau jika memang ingin, cobalah untuk menggunakan aplikasi password manager terperaya saja.

3. Cek Ulang Transaksi Sebelum Konfirmasi

Pastikan kamu memeriksa kembali detail transaksi yang akan kamu lakukan sebelum melanjutkan menekan tombol “OK” atau “Kirim”. Lihat nominal yang dikirimkan, nomor rekening tujuan, hingga nama penerima. Bisa saja data berubah karena ada malware yang tersisip di perangkatmu. Dan apabila kamu tidak menyadarinya, kamu bisa menjadi korban.

4. Tunggu Notifikasi Transaksi

Saat melakukan transaksi, tunggulan notifikasi proses transaksi berhasil dari bank resmi. Biasanya, notifikasi ini akan dikirimkan melalui SMS atau email yang sudah didaftarkan pada rekening. Apabila tidak mendapatkan notifikasinya, segera hubungi pihak layanan terkait untuk memastikan keamanan akun.

5. Cek Notifikasi Transaksi Secara Rutin

Aktivitas mencurigakan yang ada di rekening bisa dibantu untuk dideteksi dengan notifikasi transaksi. Artinya, ketika kamu melihat notifikasi transaksi yang asing atau tidak kamu lakukan, maka bisa kamu pastikan itu adalah ulang pelaku kejahatan siber. Untuk itu, rajin-rajinlah cek notifikasi transaksi ini.

6. Ganti PIN Jika Curiga

Apabila kamu sudah curiga m-bankingmu dibobol atau data-datamu telah dicuri, kamu harus segera mengganti PIN m-banking hingga kunci keamanan ponselmu sendiri. Ini akan menjadi langkah awal yang bisa kamu lakukan untuk mencegah kejahatan lanjutan.

7. Laporkan Jika SIM Card Hilang atau Ditransfer ke Orang

Kamu harus waspada jika ponslmu hilang karena hal ini bisa membuat para penjahat siber mengakses m-banking milikmu. Terlebih jika SIM card milikmu juga hilang atau diberikan ke orang lain. Segera laporkan masalah tersebut ke pihak bank dan juga operator provider yang kamu gunakan agar akunmu tidak diambil alih.

Penjahat siber saat ini memiliki banyak sekali modus untuk memasuki perangkat dan akun digital pengguna. Misalnya saja melalui aplikasi hingga link mencurigkan. Jadi, kamu harus tersu waspada dengan aplikasi asing atau link yang kamu terima.

Jangan asal mengunduh aplikasi dan memberikannya izin akses yang tidak perlu. Lalu, hindari langsung menekan link tautan yang dikirimkan oleh siapapun melalui platform perpesanan instan. Karena bisanya, itu akan menjadi jalan malware masuk ke perangkatmu.

9. Jangan Menggunakan WiFi Publik untuk Transaksi

Jika kamu ingin melakukan transaksi keuangan di HP, pastikan kamu menggunakan data seluler milikmu saja. Hindari menggunakan WiFi publik yang bisa saja dimasuki oleh penjahat siber atau bahkan jaringan yang kamu gunakan merupakan jaringan palsu.

10. Logout Setelah Selesai Transaksi

Apabila kamu telah selesai melakukan transaksi keuangan di HP, langsung logout dari aplikasi. Akun yang masih login di aplikasi bisa saja dimanfaatkan sebagai celah oleh pelaku kejahatan untuk menguras rekeningmu. Apalagi jika kamu meminjamkan HP kepada seseorang.

11. Hapus Data Sebelum Ganti HP

Mengganti HP merupakan hal yang lumrah terjadi, terlebih jika HP memang sudah tidak layak pakai. Namun sebelum mengganti HP, kamu perlu menghapus semua data yang ada di HP-mu terlebih dahulu agar tidak bisa diakses oleh siapapun yang mungkin menemukan HP tersebut.

Dalam hal ini, kamu bisa melakukan factory reset atau mengembalikan HP ke setelan pabriknya. Semua data yang ada di dalam akan terhapus secara permanen, sehingga tidak akan bisa diakses kembali di HP tersebut, begitu pula dengan data m-banking.

12. Aktifkan Verifikasi Dua Langkah

Di aplikasi m-banking, kamu juga bisa mengaktifkan verifikasi dua langkah (FA) untuk memberikan perlindungan berlapis pada akunmu. Dengan menggunakan ini, seseorang akan kesulitan masuk ke akunmu karena harus menggunakan PIN enam digit yang kamu atur. Tetapi jika kamu sendiri melupakan PIN tersebut, kamu bisa mengaturnya ulang melalui email pemulihan.

Key Takeaways

  • Kemajuan teknologi memudahkan akses layanan, namun juga meningkatkan risiko ancaman siber seperti pHishing dan penyalahgunaan data.
  • Pengguna perlu berhati-hati agar tidak menjadi korban kejahatan siber, terutama saat menggunakan layanan m-banking.
  • Artikel ini menjelaskan 12 cara mengamankan rekening keuangan di HP, termasuk tidak membagikan kode akses, menghindari penyimpanan PIN sembarangan, dan memeriksa transaksi sebelum konfirmasi.
  • Penting untuk mengganti PIN jika curiga dan melaporkan jika SIM card hilang, serta waspada terhadap aplikasi dan link mencurigakan.
  • Terakhir, aktifkan verifikasi dua langkah untuk menambah lapisan keamanan pada akun m-banking.

Semoga informasi mengenai 12 cara mengamankan rekening keuangan di HP tersebut dapat membantu.

Watrik AI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *