WHATSAPP

Video Gagal Dikirim? 7 Cara Mengatasi Format File Tidak Didukung di WhatsApp

×

Video Gagal Dikirim? 7 Cara Mengatasi Format File Tidak Didukung di WhatsApp

Sebarkan artikel ini

Mengirim video lewat WhatsApp seharusnya jadi hal paling mudah. Namun, situasi berubah saat muncul pesan “format file tidak didukung” tepat ketika video mau diunggah. Rasanya bikin kesal, apalagi kalau videonya penting.

Masalah ini sering muncul meski video bisa diputar normal di galeri. Ukurannya tidak besar, durasinya juga wajar, tapi WhatsApp tetap menolak. Kondisi seperti ini cukup sering terjadi, terutama setelah edit video atau kirim ulang dari aplikasi lain.

Kabar baiknya, error tersebut jarang berkaitan dengan kerusakan file permanen. Biasanya, format atau pengaturan video saja yang tidak sesuai dengan standar WhatsApp. Dan kalau Video Gagal Dikirim? 7 Cara Mengatasi Format File Tidak Didukung di WhatsApp ini bisa jadi solusi yang mudah dan bisa kamu gunakan sekarang juga.

1. Ubah Format Video ke MP4

WhatsApp paling stabil membaca format MP4 dengan codec standar. Video dari aplikasi editing atau kamera tertentu kadang tersimpan dalam format lain.

Perubahan format sering langsung menyelesaikan masalah.

Strawberries

Yang bisa dilakukan:

Gunakan aplikasi konverter video

Pilih format MP4

Simpan ulang video hasil konversi

Setelah itu, video biasanya bisa langsung diunggah.

Strawberries

2. Periksa Codec Video yang Digunakan

Tidak semua MP4 memakai codec yang sama. WhatsApp lebih cocok dengan codec H.264 untuk video dan AAC untuk audio.

Codec yang tidak umum sering memicu error.

Solusi yang cukup aman:

Ekspor ulang video dari aplikasi edit

Pilih preset “compatibility” atau “standard”

Hindari codec eksperimental

Langkah ini sering terlupakan, tapi sangat berpengaruh.

3. Kirim Video sebagai Dokumen

Jika upload sebagai video terus gagal, pengiriman sebagai dokumen bisa jadi jalan pintas. WhatsApp akan memperlakukan file sebagai berkas biasa.

Cara ini cocok untuk video penting.

Kelebihannya:

Tidak tergantung format video

Kualitas tidak dikompresi

Lebih jarang error

Kekurangannya, video tidak bisa diputar langsung di chat.

4. Edit Ulang dan Simpan Kembali Video

File video bisa saja rusak ringan saat proses edit atau transfer. Dengan mengedit ulang dan menyimpannya kembali, struktur file diperbaiki.

Tidak perlu edit besar, cukup potong sedikit.

Langkah sederhana:

Buka video di editor

Potong 1–2 detik

Simpan ulang

Cara ini sering berhasil tanpa konversi tambahan.

5. Pastikan Resolusi dan Frame Rate Normal

Resolusi terlalu tinggi atau frame rate ekstrem bisa membuat WhatsApp kesulitan memproses video.

Standar aman biasanya di bawah 4K dengan frame rate 30 fps.

Pengaturan yang disarankan:

Resolusi 720p atau 1080p

Frame rate 24–30 fps

Bitrate standar

Setelah disesuaikan, upload jadi lebih lancar.

6. Update WhatsApp ke Versi Terbaru

Bug aplikasi bisa menyebabkan error format file. Versi lama sering belum kompatibel dengan tipe video terbaru.

Update biasanya membawa perbaikan ini.

Yang perlu dilakukan:

Cek pembaruan di Play Store atau App Store

Install versi terbaru

Restart HP setelah update

Langkah sederhana, tapi sering efektif.

7. Pindahkan Video ke Memori Internal

Video yang berada di kartu SD atau folder tertentu kadang sulit dibaca WhatsApp. Akses file jadi terbatas dan memicu error.

Memindahkan ke memori internal sering jadi solusi.

Yang bisa dicoba:

Pindahkan video ke folder Movies

Pastikan izin akses aktif

Coba upload ulang

Setelah itu, WhatsApp biasanya bisa membaca file dengan normal.

Pesan “format file tidak didukung” di WhatsApp memang bikin frustasi, apalagi saat video harus segera dikirim. Namun, masalah ini jarang bersifat permanen. Format, codec, atau lokasi penyimpanan file biasanya jadi penyebab utama.

Dengan mengubah format ke MP4, menyesuaikan codec, atau mengirim sebagai dokumen, video hampir selalu bisa terkirim. Daripada langsung menyerah, lebih baik coba satu per satu langkah di atas. Sedikit penyesuaian sering kali jadi solusi yang paling efektif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *