...
Download Reels Facebook Tanpa Aplikasi
BERITA TEKNOLOGI

Risiko Tidak Melepaskan Charger dari Stop Kontak Setelah Digunakan

×

Risiko Tidak Melepaskan Charger dari Stop Kontak Setelah Digunakan

Sebarkan artikel ini

Tidak melepaskan atau mencabut charger dari stop kontak yang masih tersambung dengan arus listrik setelah selesai digunakan menjadi salah satu kebiasaan pengguna gadget. Alasan sederhana mengapa kebiasaan ini tetap dilakukan adalah karena beberapa jam kemudian mereka akan menggunakannya lagi.

Memang terlihat sepele, namun kebiasaan ini ternyata memiliki risiko yang tidak disadari oleh pengguna. Bahkan para ahi kelistrikan menyarankan pengguna gadget untuk mencabut charger dari stop kontak jika sudah selesai digunakan. Hal tersebut ditegaskan untuk mencegah risiko yang tidak disadari.

Risiko Tidak Melepaskan Charger dari Stop Kontak Setelah Digunakan

Perlu diketahui bahwa, membiarkan charger tercolok pada stop kontak yang masih dialiri arus listrik meski digunakan, dapat mengonsumsi listrik secara diam-diam. Fenomena ini sering disebut dengan phantom load atau vampire power.

Josh Leclair, Master Electrician serta pemilik Village Home Services mengatakan bahwa memang konsumsi daya listrik dari charger yang dicolok meski tidak digunakan tersebut tidaklah bear. Tetapi jika dilakukan dalam jangka panjang, akan tetap terasa pada tingginya tagihan listrik.

Tidak hanya soal konsumsi listriknya saja, namun akan berisiko juga pada keamanan dan umur charger. Dikatakan oleh Brendan McCarthy yang merupakan CEO serta pemilik Salt Service Company di Austin, Texas bahwa charger yang tetap terhubung dengan stop kontak akan tetap berada pada kondisi aktif. Dan suhunya pun akan tetap terasa hangat meski tidak digunakan.

Hal tersebut akan membuat komponen yang berada di dalam charger akan cepat haus. Akibatnya, penggunaan charger tidak akan bertahan lama. Bahkan pada kondisi tertentu, charger dapat memicu adanya korsleting hingga menyebabkan risiko kebakaran.

Lalu, pengguna yang menggunakan charger tidak kompatibel, seperti kepala dan kabel yang berkualias rendah, ditambah dengan kebiasaan tidak mencabut charger dari stop kontak, akan membuat penyaluran panas tidak merata.

Adanya kondisi tersebut akan membuat charger terasa jauh lebih panas yang akan meningkatkan risiko kerusakan pada charger. Dan karena ini, pengguna harus mengeluarkan lebih banyak uang untuk membeli charger baru.

Key Takeaways

  • Membiarkan charger terhubung ke stop kontak setelah digunakan meningkatkan risiko phantom load atau vampire power, mengakibatkan konsumsi listrik yang tidak terlihat.
  • Meski konsumsi daya charger saat idle kecil, pengabaian kebiasaan ini dalam jangka panjang dapat meningkatkan tagihan listrik.
  • Charger yang tetap terhubung dapat berisiko korsleting dan kebakaran, serta memperpendek umur charger.
  • Menggunakan charger yang tidak kompatibel dan tetap di colok juga berdampak pada penyaluran panas tidak merata, meningkatkan risiko kerusakan.
  • Menyadari risiko tidak melepaskan charger dari stop kontak dapat membantu pengguna mengubah kebiasaan untuk keamanan dan efisiensi.

Itulah informasi mengenai Risiko Tidak Melepaskan Charger dari Stop Kontak Setelah Digunakan yang dapat disampaikan di kesempatan kali ini. Semoga dengan mengetahui risikonya, Anda bisa melepas kebiasaan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *