Meta telah menunjukkan usahanya dalam mengembangkan algoritma yang menjadikan Reels saat ini sebagai salah satu sumber uang yang paling menjanjikan. Padahal awalnya, Reels hadir hanya sebagai keputusan tergesa-gesa Meta karena dominasi TikTok.
Informasi mengenai Reels yang menjadi sumber uang menjanjikan ini dapat dilihat melalui laporan keuangan terbaru Meta. dalam laporan tersebut, Mark Zuckerberg sebagai CEO Meta mengatakan bahwa Reels mencatat laju pendapatan tahunan lebih dari USD 50 miliar.

Angka tersebut menjadikan Reels sejajar dengan berbagai merek global, seperti Coca-cola dan Nike. Bahkan angka yang dihasilkan ini hampir mendekati YouTube yang diperkirakan mendapat USD 46 miliar dari iklan di tahun 2025 lalu. Sebagai perbandingan lain, TikTok meraih sekitar 17 miliar. Yang artinya, pertumbuhan Reels ini memang sangat besar.
Perkembangan Reels Instagram
Keberhasilan yang diraih Reels saat ini, dikatakan oleh Zuckerberg sendiri tidak terlepas dari sistem rekomendasi berbasis AI yang sudah jauh lebih matang dibanding sebelumnya. Algoritma Meta mampu memberikan rekomendasi pada pengguna secvara relevan dan berkualitas.
Secara tahunan, meta mencatat waktu menonton video di Instagram bertumbuh hingga 30%. Pencapaian ini menjadi suatau yang kontras dibanding tahun sebelumnya. Di tahun 2020, di mana Reels pertama kali dirilis, performanya jauh tertinggal dari TikTok yang juga menyajikan video pendek.
Bahkan dari riset internal yang dilakukan Meta menunjukkan bahwa waktu yang dihabiskan pengguna untuk menonton di Reels hanya sepersepuluh dari waktu menonton TikTok pada tahun 2022 silam.
Tessa Lyons, Wakil Presiden Produk Instagram menjelaskan jika tantangan terbesar reels ini ada pada pengubahan DNA Instagram. Media sosial ini pada awalnya memang dirancang sebagai jejaring sosial berbasis pertemanan dan pengikut, bukan seperti TikTok yang merupakan mesin penemuan konten.
Karena adanya peralihan ke video pendek, membuat Instagram terpaksa untuk merombak sistem yang dari awal telah ditetapkan. Dari sini, Instaram mulai melakukan peningkatan sistem secara menyeluruh.
Dalam hal ini, algoritma Instagram pun berubah. Dari yang awalnya berbasis pada relasi antar pengguna saja, kini harus mengandalkan sinyal lain, seperti durasi menonton, minat, serta pola interaksi.
Untuk mendukung hal tersebut, Meta mengembangkan sistem AI yang berfungsi sebagai pembaca perilaku pengguna dalam waktu singkat. Bahkan untuk mendorong konten orisinal dan memperkaya data pelatihan algoritma, Meta sempat memberikan insentif pada para kreator.
Dan karena usahanya ini, hasil pun mulai terlihat. Pada Data Senor Tower, terlihat bahwa pengguna Instagram menghabiskan rata-rata 27 menit per harinya untuk menonton Reels. Menariknya, angka ini sudah dapat melampaui YouTube sort yang rata-rata waktu menonton per harinya sekitar 21 menit.
Reels Menjadi Sumber Uang Meta dan Akan Bersaing dengan YouTube di TV
Tidak merasa puas dengan keberhasilan di ponsel saja. Meta merasa kesuksesan Reels di Instagram saat ini hanya sebagai langkah awal perkembangan menuju ke ranah yang lebih luas. Dalam hal ini, Meta mulai siap untuk bersaing dengan YouTube dengan menghadirkan Reels di TV.
Perusahaan yang menaiungi Instagram tersebut bahkan telah melakukan uji coba Instagram versi TV yang diluncurkans ecara terbatas di Amazon Fire TV Amerika Serikat. Dibuktikan dari riset internal Meta bahwa banyak pengguna yang sudah menonton Reels di TV dengan memantulkan layar ponselnya. Dan akhirnya pengalaman tersebut kini direalisasikan.
Sebelumnya, Google mendominasi layar TV dengan menghadirkan YouTube bagi pengguna. Bahkan konsumsi YouTube TV di Amerika Serikat sudah melampaui penggunaannya di perangkat mobile. Dan kini, tren seperti ini akan diikuti Meta, yang kemudian nantinya akan bersaing dengan YouTube.
Dengan melihat usaha Meta ini, Reels tidak agi hanya sekedar menyaingi TikTok, namun mengancam dominasi YouTube juga. Semoga informasi mengenai Reels Menjadi Sumber Uang Meta dan Akan Bersaing dengan YouTube di TV ini dapat meningkatkan pengetahuan Anda terkait berita teknologi terbaru.








