Mencari iPhone bekas itu ibarat memasuki pasar penuh cerita. Ada yang pulang membawa harta karun, ada pula yang pulang dengan perangkat yang bahkan enggan menyala di hari kedua.
Kerap kali iPhone bekas memiliki Harganya miring, kualitasnya sering masih prima, dan prestisenya tetap menempel. Namun di balik itu semua, ada seni, ada trik, dan ada kewaspadaan yang harus dipelajari. Sebab satu kelalaian kecil bisa membuat Anda menyesal panjang.
Banyak orang memburu iPhone bekas karena sederhananya. Apple merancang produknya tahan lama. Performa yang stabil, kamera yang konsisten, hingga ekosistem yang memanjakan.

Untuk memenuhi kebutuhan penggunaan, IPhone dengan seri tiga tahun di belakang mampu memenuhinya. Tapi pasar bekas bukanlah surga permanen. Lebih mirip labirin. Setiap belokan menawarkan peluang, tapi juga jebakan.
Perhatikan 5 Tips Ini Sebelum Membeli iPhone Bekas
Masuk ke situs Apple untuk cek IMEI
IMEI adalah identitas paling penting sebuah iPhone. Seperti nomor induk kependudukan, IMEI menentukan legalitas dan riwayat perangkat. Masukkan nomor IMEI ke situs resmi Apple. Jika data model dan garansi muncul, perangkat itu asli dan terdaftar resmi. Bila tidak atau muncul peringatan, lebih baik Anda mengurungkan pembeliannya.
Akun Apple id sudah dikeluarkan
Jangan pernah percaya pada kalimat “Nanti saya keluarin kok, Bang.” Semua harus dilakukan di depan Anda. Masuk ke Settings → Apple ID lalu cek bahwa tidak ada akun yang tertaut. Find My iPhone harus nonaktif. Lakukan Erase All Content and Settings. Bila penjual mengelak, yakinlah pasti ada sesuatu yang disembunyikan.
pastikan komponen asli pabrik
Sejak iOS 15, Apple menyediakan fitur transparansi komponen. Di sini Anda bisa melihat apakah layar, baterai, atau kamera pernah diganti.
Jika tertulis Unknown Part, itu tanda komponen bukan bawaan Apple. Harganya memang lebih murah, tapi risikonya pun besar. iPhone yang pernah dibongkar sembarangan biasanya membawa penyakit jangka panjang.
Cek fitur secara menyeluruh
Anggap saja sedang meneliti artefak museum. Coba kamera depan-belakang, speaker, mikrofon, Face ID atau Touch ID, getaran, hingga sinyal seluler. Tes di tempat. Jangan sungkan meminta waktu, karena uang Anda yang dipertaruhkan.
Pertimbangkan penggunaan baterai health
Baterai adalah napas iPhone. Apple menyarankan batas aman di angka 80 persen ke atas. Di bawah itu, performa mulai goyah. Bila baterai sudah diganti, tanyakan apakah menggunakan komponen resmi. Banyak baterai KW menawarkan harga murah tetapi usia pakai terlampau pendek.







