XIAOMI

Masih Ramai Dibahas! Ini Alasan Xiaomi Sering Kena Julukan HP Gacha & Bikin Orang Ragu Beli

×

Masih Ramai Dibahas! Ini Alasan Xiaomi Sering Kena Julukan HP Gacha & Bikin Orang Ragu Beli

Sebarkan artikel ini

Masih Ramai Dibahas! Ini Alasan Xiaomi Sering Kena Julukan HP Gacha & Bikin Orang Ragu Beli – Kalo sering buka forum gadget atau kolom komentar medsos, pasti kamu sering nemu istilah “HP gacha” nempel ke Xiaomi. Julukan ini bukan muncul kemarin sore, tapi udah eksis sejak era awal Xiaomi masuk pasar global di awal 2010-an.

Dari dulu sampai sekarang, sebutan ini masih sering dipakai warganet. Istilah gacha sendiri ngibaratin nasib pengguna Xiaomi kayak main mesin undian. Ada yang dapet unit awet, kenceng, dan minim drama. Tapi ada juga yang apes, baru dipakai sebentar udah muncul masalah aneh. Dari sini, banyak orang jadi mikir dua kali sebelum beli.

Padahal, Xiaomi dikenal sebagai brand yang agresif soal harga dan spek. Tapi justru di situlah muncul pertanyaan besar, kenapa image HP gacha ini susah ilang? Biar nggak cuma dengar katanya doang, yuk kita kupas satu per satu di artikel ini biar makin kebuka semua faktanya.

Sekilas Tentang Xiaomi

Sebelum kita lannjut bahas artikel Masih Ramai Dibahas! Ini Alasan Xiaomi Sering Kena Julukan HP Gacha & Bikin Orang Ragu Beli, yuk kita bahas dikit tentang Xiaomi. Jadi, Xiaomi lahir di Tiongkok pada tahun 2010 dan langsung tancap gas di dunia teknologi. Brand ini fokus bikin perangkat elektronik yang ramah di kantong tapi speknya berani ngelawan harga.

Dari HP, laptop, tablet, sampai perangkat rumah pintar, semuanya ada di ekosistem Xiaomi. Nggak cuma main aman di gadget, Xiaomi juga nyemplung ke ranah IoT, wearable, sampai otomotif pintar. Di banyak negara, termasuk Indonesia, Xiaomi dikenal sebagai brand “value for money” karena sering kasih spesifikasi tinggi dengan harga yang masuk akal.

Strawberries

Popularitasnya juga kebantu karena komunitas pengguna yang besar. Banyak forum dan grup yang aktif bahas tips, trik, sampai solusi masalah. Tapi di sisi lain, makin banyak pengguna juga bikin keluhan makin kelihatan jelas ke publik.

1. Hardware HP Xiaomi Sering Bermasalah

Sejak beberapa tahun terakhir, cerita soal hardware Xiaomi bermasalah sering wara-wiri di internet. Salah satu kasus paling rame adalah HP mati total alias matot. Beberapa seri POCO pernah kena isu ini dan bikin komunitas gadget heboh. Penyebabnya macem-macem. Ada yang karena CPU kena degradasi, motherboard bermasalah, sampai suhu mesin yang gampang naik dan bikin komponen stres.

Kalo kondisi ini kejadian, HP bisa tiba-tiba mati dan nggak bisa nyala lagi, bahkan walau baterai masih aman. Bukan cuma seri lama, lini flagship juga pernah kena sorotan. Contohnya, Xiaomi 14 Series sempat ramai dibahas gara-gara kamera belakangnya ngembun. Padahal HP ini udah punya sertifikasi tahan air. Untungnya, Xiaomi cukup responsif dan ngasih solusi lewat klaim garansi resmi.

2. Sistem Operasi yang Kadang Bikin Emosi

Bukan cuma fisik, urusan software juga sering bikin pengguna Xiaomi geleng-geleng kepala. MIUI dan HyperOS emang kaya fitur, tapi bug juga sering ikut numpang lewat. Ada yang ngecas cepat nggak aktif, kamera mendadak nggak mau kebuka, sampai refresh rate tinggi yang nggak konsisten. Masalah lain yang sering muncul ada di sensor fingerprint. Beberapa pengguna ngalamin fingerprint yang lambat merespons atau bahkan nggak kebaca sama sekali.

Hal kecil kayak gini sebenernya sepele, tapi kalo kejadian terus-terusan jelas bikin kesel. Update software emang jadi solusi utama, tapi di sini muncul masalah baru. Nggak semua HP Xiaomi dapet update rutin. Begitu masa update berhenti, bug yang ada bakal menetap selamanya. Makanya banyak pengguna akhirnya milih pasang Custom ROM biar HP tetap enak dipakai.

Strawberries

3. Build Quality yang Sering Dipertanyakan

Banyak orang ngerasa bodi HP Xiaomi kurang meyakinkan, terutama di kelas menengah ke bawah. Material plastik masih sering muncul dan kesannya kurang solid. Pas dipegang, beberapa model terasa ringan tapi kurang kokoh. Ada juga cerita soal bodi yang gampang bengkok atau tertekan kalo disimpan di kantong celana. Buat pengguna aktif, hal kayak gini jelas bikin was-was.

HP jadi harus ekstra dijagain biar nggak kenapa-kenapa. Untungnya, Xiaomi mulai dengerin keluhan ini. Di beberapa seri terbaru, mereka udah pakai material metal dan kaca yang lebih mantap. Walau belum sepenuhnya hilang dari kritik, setidaknya langkah perbaikan udah kelihatan jelas.

4. Xiaomi Sering Kalah Adu Aman Sama Brand Lain

Di pasar HP, Xiaomi nggak main sendirian. Banyak brand lain yang harganya mirip tapi dianggap lebih konsisten. Nama-nama seperti realme dan brand di bawah Transsion Holdings sering muncul sebagai pembanding utama. Banyak pengguna ngerasa kalo brand-brand tersebut jarang bikin drama. Jarang ada isu mati total, bug berat, atau cacat produksi yang viral.

Alhasil, mereka dianggap pilihan yang lebih aman buat jangka panjang. Walau Xiaomi unggul di spesifikasi dan fitur, sebagian orang lebih milih ketenangan daripada angka di atas kertas. Inilah yang bikin Xiaomi sering kalah soal kepercayaan, meskipun sebenarnya nggak semua produknya bermasalah.

Penutup

Itu dia pembahasan kita soal Masih Ramai Dibahas! Ini Alasan Xiaomi Sering Kena Julukan HP Gacha & Bikin Orang Ragu Beli. Julukan HP gacha ke Xiaomi muncul bukan tanpa sebab. Kombinasi hardware yang kadang zonk, software yang suka error, build quality yang sempat dipertanyakan, dan perbandingan dengan brand lain bikin stigma ini terus hidup.

Tapi perlu diingat, nggak semua HP Xiaomi jelek. Banyak juga unit yang awet dan worth it banget buat harganya. Intinya, beli Xiaomi itu perlu riset ekstra dan sedikit keberanian. Jadi sebelum beli, pastiin kamu tau resikonya biar nggak kaget pas udah beli.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *