Saat pengguna gadget membeli perangkat smartphone baru, tentunya akan terasa menyenangkan. Banyak pengguna yang excited untuk membuka hingga melakukan settingan pada HP-nya sebelum akhirnya digunakan untuk membantu berbagai aktivitas digitalnya.
Namun perlu diketahui bahwa terdapat beberapa kesalahan yang sering dilakukan pengguna saat setting HP baru yang nantinya akan berdampak pada rasa nyaman dalam bermain gadget. Bahkan kesalahan ini bisa dikatakan menjadi kebiasaan yang diabaikan karena tidak mengetahui dampak yang dihasilkan.

Adapun Berikut Adalah Kesalahan yang Sering Dilakukan Pengguna Saat Setting HP Baru
1. Menginstal Aplikasi yang Sama dengan HP Lama
Aplikasi merupakan salah satu fondasi utama untuk bisa mengakses berbagai layanan di ponsel. Dan pengguna tentu membutuhkan aplikasi sehingga bisa melakukan penginstalan melalui toko aplikasi resmi seperti Google Play Store atau App store.
Tetapi di sinilah kesalahan sring muncul. Biasanaya, pengguna akan langsung menginstal aplikasi dengan melihat aplikasi yang sebelumnya berada di HP lamanya. Pengguna berpikir bahwa semua aplikasi sebelumnya sangat penting, sehingga menginstallnya tanpa melakukan seleksi terlebih dahulu.
Dari sini, pengguna bisa saja menginstal aplikasi lama yang sudah jarang atau bahkan tidak pernah digunakan. Dan tentunya hal ini akan membuat HP baru hanya menampung file tidak berguna yang akan memenuhi penyimpanan saja.
Oleh karena itu, sebaiknya pengguna mengurangi jumlah aplikasi yang akan dimasukkan di HP baru. Unduhlah aplikasi yang memang benar-benar dibutuhkan dan sering digunakan sehari-hari untuk menyelamatkan penyimpanan HP. dengan begitu, performa HP juga akan tetap stabil.
2. Memberi Izin Notifikasi
Kesalahan lainnya yang sering dilakukan pengguna adalah mengatur perangkat baru dengan memberi izin notifikasi secara sal-asalan. Setiap membuka aplikasi untuk pertama kali di HP baru, perangkat lunak tersebut akan meminta izin akses untuk beberapa layanan HP.
Apabila pengguna memberikan izin secara sembarang tanpa mempertimbangkan kedepannya, bisa saja ponsel baru akan dipenuhi oleh berbagai notifikasi tidak penting dan mengganggu.
Ketika mengatur ponsel baru untuk pertama kalinya, cobalah untuk melihat izin akses apa saja yang memang benar-benar dibutuhkan dan nantinya akan bermanfaat. Dengan begitu, aplikasi hanya akan memberikan notifikasi yang bermanfaat sesuai dengan yang diizinkan.
3. Menggunakan Tampilan Layar Utama HP Lama
Tidak sedikit pengguna menyalin tampilan layar utama HP lamanya ke HP baru yang dimiliki. Padahl jika dilihat, tampilan home screen perangkat lama biasanya merupakan keluaran lama yang sudha ketinggalan jaman dan hadir dengan banyak widget.
Mengingat teknologi digital yang sudah sangat maju saat ini, berbagai ponsel tentunya dilengkapi dengan tampilan baru yang lebih menarik. Penngguna bisa memanfaatkanya untuk merasakan pengalaman baru dengan nuansa yang lebih segar.
Dari informasi mengenai Kesalahan yang Sering Dilakukan Pengguna Saat Setting HP Baru ini, bisa ditarik kesimpulan bahwa pengguna sebaiknya berusaha untuk mengenal ponsel baru yang dimiliki. Dengan begitu, pengguna akan lebih bisa memahami apa saja yang dibutuhkan dan yang tidak dibutuhkan untuk bisa merasakan pengalaman bermain ponsel yang menyenangkan.








