...
Terbaru

Cara Menjaga Rekening Bank Agar Tetap Aktif atau Tidak Dormant

×

Cara Menjaga Rekening Bank Agar Tetap Aktif atau Tidak Dormant

Sebarkan artikel ini

Tantangan yang banyak dialami para nasabah bank adalah rekening yan dormant atau tidak aktif digunakan untuk bertransaksi dalam periode waktu tertentu. Rekening bank tidak hanya digunakan untuk menabung, tapi juga harus dipastikan tetap aktif digunakan untuk transaksi.

Nah, agar rekening bank tidk ditutup secara permanen, Anda sebagai nasabah dapat menyimak artikel ini sampai akhir. Di sini, Anda akan diberitahukan bagaimana cara menjaga rekening bank agar tetap aktif atau tidak dormant secara tiba-tiba.

Apa Itu Rekening Dormant?

Rekening dormant merupakan status atau kategori yang diberikan untuk rekening yang tidak melakukan transaksi aktif selain pemotongan biaya administrasi.

Apabila rekening tidak digunakan dalam jangka waktu tertentu yang umumnya ditetapkan 3 hingga 12 bulan, maka rekening tersebut akan ditetapkan sebagai rekening dormant.

Diketahui bahwa setiap bulannya, rekening akan tetap dipotong biaya administrasi. Meski tidak ada transaksi aktif lainnya, potongan admin tiap bulannya akan terus berlangsung. Hal ini akan membuat saldo yang mengendap dalam rekening tidak produktif. Itulah riisko pertama dari rekening dormant ini.

Lalu, risiko keduanya bisa berupa akses terbatas pada fasilitas perbankan, seperti Anda yang tidak dapat melakukan transaksi transfer atau melakukan pembayaran tertentu. Dan jika saldo rekening sudah nol karena biaya administrasi yang terus dipotong, bisa berpotensi rekening ditutup.

Cara Menjaga Rekening Bank Agar Tetap Aktif atau Tidak Dormant

Langkah untuk mengelola rekening agar tetap aktif ini perlu dilakukan sebagai investasi jangka panjang, sehingga fasilitas perbankan tetap dapat Anda gunakan tanpa dibatasi. Berikut adalah cara menjaganya:

  • Minimal melakukan transaksi aktif sekali dalam sebulan
  • Mangalokasikan dana agar saldo dalam rekening tidak pernah di bawah batas minimum saldo yang ditetapkan
  • Manfaatkan fitur autodebit untuk pembayaran tagihan rutin agar transaksi bisa berjalan otomatis

Dengan melakukan langkah ini, rekening akan terhindar dari status dorman dan pengelolaan keuangan pribadi bisa menjadi lebih tertata.

Rekomendasi Aktivitas Transaksi untuk Menghindari Rekening Dormant

Terdapat beberapa rekomendasi transaksi lain yang dapat Anda lakukan untuk menghindari rekening masuk ke kategori dormant. Adapun aktivitas tersebut di antaranya yaitu:

  • Melakukan transaksi pembelian pulsa menggunakan mobile banking rekening yang digunakan
  • Melakukan pembayaran listrik, air, maupun internet bulanan
  • Melakukan aktivitas investasi
  • Bertransaksi dengan mengisi saldo dompet digital
  • Membayar belanja online melalui rekening

Dan masih banyak aktivitas transaksi lainnya yang dapat Anda lakukan untuk mencegah terjadinya rekening dormant karena tidak pernah digunakan.

Selain itu, Anda juga perlu melakukan perubahan data pribadi secara berkala. Seperti nomor HP, alamat email, hingga data ientitas lain sesuai dengan perubahan terbaru yang mungkin sudah dilakukan.

Key Takeaways

  • Rekening dormant terjadi jika tidak ada transaksi aktif dalam 3 hingga 12 bulan, dan biaya administrasi terus dipotong.
  • Untuk menghindari rekening dormant, Anda harus aktif melakukan transaksi minimal sekali sebulan.
  • Manfaatkan autodebit untuk pembayaran rutin agar rekening tetap aktif.
  • Rekomendasi aktivitas transaksi meliputi pembelian pulsa, pembayaran tagihan, investasi, dan belanja online.
  • Perbarui data pribadi secara berkala untuk menjaga akun tetap aktif.

Itulah Cara Menjaga Rekening Bank Agar Tetap Aktif atau Tidak Dormant dengan mudah. Semoga dapat membantu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *