WHATSAPP

Cara Kirim File APK atau Dokumen Langka Lewat WhatsApp Tanpa Terdeteksi Sebagai Virus

×

Cara Kirim File APK atau Dokumen Langka Lewat WhatsApp Tanpa Terdeteksi Sebagai Virus

Sebarkan artikel ini

Pernah coba kirim file APK atau dokumen tertentu lewat WhatsApp, tapi malah gagal terkirim dengan notifikasi “file berbahaya”? Rasanya menyebalkan, apalagi kalau file itu penting dan harus segera sampai ke penerima.

Di satu sisi, sistem keamanan WhatsApp memang dirancang ketat untuk melindungi pengguna dari malware. Namun di sisi lain, banyak file yang sebenarnya aman justru ikut terblokir hanya karena formatnya dianggap sensitif.

Kabar baiknya, ada beberapa Cara Kirim File APK atau Dokumen Langka Lewat WhatsApp Tanpa Terdeteksi Sebagai Virus. Triknya bukan untuk mengelabui secara berbahaya, tapi menyesuaikan format agar bisa diterima sistem.

Kenapa WhatsApp Memblokir File Tertentu?

WhatsApp otomatis memindai jenis file yang dikirim. File seperti APK, EXE, atau format langka sering dianggap berisiko.

Pemblokiran ini biasanya terjadi karena:

Strawberries

Format file termasuk kategori executable

Sistem tidak bisa memverifikasi isi file

File sering disalahgunakan untuk malware

Jadi, meski file kamu aman, sistem tetap bersikap waspada.

Trik 1: Ubah File APK Jadi Format ZIP

Cara paling umum dan aman adalah mengubah file APK menjadi ZIP.

Strawberries

Langkah singkatnya:

Tekan dan tahan file APK

Pilih Kompres atau Buat arsip ZIP

Kirim file ZIP lewat WhatsApp

Penerima tinggal mengekstrak kembali

Karena ZIP dianggap arsip umum, WhatsApp tidak akan memblokirnya.

Trik 2: Kirim sebagai Dokumen, Bukan Media

WhatsApp membedakan file media dan dokumen. File yang dikirim sebagai dokumen cenderung lolos filter.

Caranya:

Buka chat WhatsApp

Ketuk ikon Lampiran

Pilih Dokumen

Cari file yang ingin dikirim

Kirim seperti biasa

Metode ini sering berhasil untuk dokumen langka atau format tidak umum.

Trik 3: Ubah Ekstensi File Sementara

Jika ZIP masih terdeteksi, trik ini bisa jadi solusi terakhir.

Contohnya:

Ubah namafile.apk menjadi namafile.apk.txt

Kirim file tersebut lewat WhatsApp

Setelah diterima, penerima menghapus .txt

WhatsApp akan membaca file sebagai teks biasa, bukan executable.

Trik 4: Gunakan Arsip dengan Password

File berpassword tidak bisa dipindai sepenuhnya oleh sistem.

Langkahnya:

Kompres file ke ZIP atau RAR

Tambahkan password

Kirim arsip tersebut lewat WhatsApp

Kirim password lewat chat terpisah

Cara ini sering dipakai untuk dokumen sensitif dan aman digunakan.

Trik 5: Pecah File Jadi Beberapa Bagian

Untuk file yang terus gagal dikirim, pemecahan file bisa membantu.

Biasanya dilakukan dengan:

Membagi file jadi beberapa part kecil

Mengirim satu per satu

Menggabungkannya kembali di sisi penerima

Metode ini juga berguna jika ukuran file cukup besar.

Tips Keamanan Agar Tidak Disalahpahami

Meski file aman, tetap penting menjaga etika dan keamanan.

Perhatikan hal berikut:

Kirim hanya ke orang terpercaya

Jelaskan isi file sebelum dikirim

Jangan sembarangan kirim APK ke grup

Pastikan file benar-benar aman

Kepercayaan penerima sama pentingnya dengan file itu sendiri.

WhatsApp memang ketat soal keamanan, tapi bukan berarti file APK atau dokumen langka tidak bisa dikirim sama sekali. Dengan mengubah cara pengemasan file—bukan isinya—pengiriman bisa tetap berjalan lancar tanpa terdeteksi sebagai virus.

Mulai dari mengompres ke ZIP, mengirim sebagai dokumen, hingga memberi password, semua metode ini aman dan umum digunakan. Tidak ada sistem yang dilanggar, hanya penyesuaian format agar sesuai standar WhatsApp.

Jika kamu sering berbagi file penting lewat WhatsApp, trik-trik ini wajib disimpan. Coba satu per satu, temukan yang paling cocok, dan kirim file tanpa drama gagal kirim lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *