Di era saat ini, perangkat wearable banyak digunakan oleh para pengguna teknologi. Dan semakin berkembangnya teknologi, perangkat wearable juga semakin beragam dengan kegunaan yang berbeda-beda. Karena keberagaman ini, para konsumen juga harus selektif dalam memilih perangkat yang sesuai dengan yang dibutuhkan.
Mungkin saja terdapat perangkat yang ideal untuk digunakan dalam kondisi tertentu, namun tidak cocok untuk beberapa aktivitas lainnya. Sehingga, jika tidak sesuai, akan membuat pengguna tidak nyama saat menggunakannya. Jadi, memang harus benarbenar tahu apa yang dibutuhkan.

Saat ini, terdapat beberapa jenis audio wearable berbasis wireless yang mungkin belum Anda ketahui manfaat dari masing-masing perangkatnya. Oleh karena itu, artikel ini hadir untuk membantu. Di sini, Anda akan diberitahukan informasi terkait apa perbedaan TWS, Open-Ear, Over-Ear, On-Ear, dan Bone Conduction?
Apa Perbedaan TWS, On-Ear, Open-Ear, Over-Ear, dan Bone Conduction?
Simak penjelasan di bawah ini agar Anda memahami apa saja perbedaan antara kelima perangkat wearable berbasisi wireless atau nirkabel tersebut.
1. TWS
Dimulai dari perangkat wearable In-ear True Wireless Stereo (TWS) yang bisa dikatakan merupakan perangkat paling populer untuk saat ini. TWS memiliki ukuran yang kecil dan lebih ringkas. Karenanya, perangkat ini mudah untuk dibawa kemana-mana tanpa merasa terbebani.
Perangkat TWS ini terdiri dari dua earbuds yang terpisah. Untuk penggunaannya, pengguna haru memasukkan earbuds tersebut ke dalam liang telinga agar dapat mendengar audio secara lebih maksimal.
Semakin berkembangnya teknologi, TWS juga semakin ditingkatkan. Bahkn saat ini, beberapa TWS sudah mendukung berbagai fitur menarik seperti ANC, mikrofon ganda yang dapat digunakan untuk panggilan suara, hingga daya tahan baterai yang didukung oleh charging case-nya.
Beberapa merek TWS yang saat ini ramai di pasar yaitu Samsung galaxy Buds Core, JBL Wave Buds, Anker Soundcore R50i, Xiaomi Redmi Buds 3 Lite, dan berbagai merek-merek lain yang tidak kalah kerennya juga, seperti yang dilansir melalui KompasTekno. Perangkat ini cocok digunakan untuk penggunaan harian, olahraga ringan, hingga bepergian.
2. Open-Ear Wireless
Berbeda dengan TWS, buds Open-Ear Wireless ini tidak perlu dimasukkan ke liang telinga. Biasanya, perangkat ini diletakkan di bagian dekat telinga. Nantinya, suara audio yang keluar akan terdengar melalui udara.
Pengguna tetap bisa mendengar dengan jelas suara yang ada di sekitar karena telinga memang tidak tertutup oleh buds perangkat. Itulah mengapa perangkat wireless satu ini banyak digunakan pengguna di luar ruangan.
Adapun beberapa perangkat Open-ear yang saat ini berada di pasaran adalah Anker Soundcore AeroFit 2, hingga QCY Crossky C50, Shokz OpenFit, Huawei FreeClip 2. Cocok digunakan untuk aktivitas outdoor, berlari, maupun bersepeda.
3. Over-Ear Wireless
Penggunaan perangkat over-ear tentunya akan menutupi seluruh telinga dengan bantalan besar yang dihadirkannya. Perlu diketahui bahwa jenis perangkat ini akan memberikan kualitas audio yang paling imersif dibanding dengan perangkat wireless lainnya.
Bahkan sebagian besar peragkat over-ear sudah dilengkapi dengan berbagai fitur keren seperti ANC, driver besar, dan juga baterai yang dapat bertahan lama sampai puluhan jam.
Over-ear wireless yang saat ini banyak dicari adalah Sony WH-1000XM5, Apple AirPods Max, Philips TAH2300, Bose QuietComfort Ultra, QCY H3 Pro, dan lainnya. Cocok digunakan saat traveling, gaming, menonton, hingga ingn meningkatkan fokus saat kerja.
4. On-Ear Wireless
Bantalan perangkat on-ear ini akan langsung menempel pada daun telinga, tetapi tidak dapat menutupi seluruh telinga. Jika dibandingkan dengan over-ear, ukuran on-ear terlihat lebih ringkas.
Kualitas suara yang dihasilkan akan lebih baik dibandingkan dengan TWS. Hal ini karena on-ear menggunakan driver yang lebih besar. Contohnya seperti BL Tune 510BT, Sony WH-CH520, Philips TAH2000, Beats Solo3 Wireless yang cocok digunakan saat kerja santai, hingga mendengarkan musik.
5. Bone Conduction
Audio wearable yang terahir ini disebut dengan bone conduction. Berbeda dengan perangkat lainnya yang bekerja melalui liang telinga, Bone Conduction akan bekerja dengan getaran tulang.
Telinga akn tetap terbuka karena saat digunakan, perangkat ini akan menempel di bagian tulang pipi atau sekitaran telinga saja. Banyak yang menggunakan perangkat ini karena tingkat keselamatannya lebih tinggi, khususnya saat berolahraga di jalan raya.
Di pasaran, perangkat Bone Conduction yang ramai dicari adalah Philips A6606, AfterShokz Aeropex, Shokz OpenRun, OnPoint Open Ear, dan lainnya. Perangkat ini cocok untuk digunkan saat Anda ingin berlari, brsepede, dan aktivitas luar ruangan lainnya.
Key Takeaways
- Perangkat wearable kini beragam, dan konsumen perlu selektif memilih sesuai kebutuhan.
- TWS adalah perangkat populer, mudah dibawa, dengan fitur menarik seperti ANC dan mikrofon ganda.
- Open-Ear Wireless memungkinkan pengguna mendengar suara sekitar, cocok untuk aktivitas luar ruangan.
- Over-Ear Wireless memberikan kualitas audio imersif, ideal untuk traveling, gaming, dan fokus kerja.
- Bone Conduction menggunakan getaran tulang, aman untuk olahraga di jalan raya.
Bagaimana? Apakah Anda sudah paham terkait Apa Perbedaan TWS, On-Ear, Open-Ear, Over-Ear, dan Bone Conduction? Semoga dapat membantu.







