ANDROIDTerbaruTIPSTRIKTUTORIAL

12 Penyebab HP Tambah Lemot Setelah Update OS

×

12 Penyebab HP Tambah Lemot Setelah Update OS

Sebarkan artikel ini

Vendor smatphone memberikan dukungan update software untuk perangkatnya selama beberapa tahun. Update ini akan membawa pembaruan pada perangkat, seperti fitur baru, keamanan yang ditingkatkan, hingga bugs yang dibersihan.

Namun, pernah gak sih kamu merasa HP-mu terasa lebh lemot setelah kamu melakukan update software? Bahkan baterainya pun terasa lebih boros dan performa yang diberikan bukannya meningkat malah tambah menurun. Ini tentunya menjadi pertanyaan besar bagi para pengguna.

Terdapat sekitar 12 Penyebab HP Tambah Lemot Setelah Update OS yang bisa kamu simak di bawah ini. Dengan emngetahui penyebab-penyebabnya, kamu dapat menentukan solusi apa yang perlu dilakukan untuk mengatasinya. Langsung saja simak penjelasan berikut.

AI Image

12 Penyebab HP Tambah Lemot Setelah Update OS Sbb:

1. Memori Internal Penuh

Memori atau penyimpanan internal yang sebelumnya sudah menipis akan tetap penuh meski update OS sudah dilakukan. Inilah yang akan membuat HP lemot. Oleh sebab itu, kamu perlu mengatasinya dengan menghapus berbagai file tidak penting seperti aplikasi, file sampah, dan lain sebagainya.

Kamu dapat memilih aplikasi yang tidak dibutuhkan dan menghapusnya secara langsung. Untuk file sampah seperti file duplikat, file berukuran besar, file tersembunyi, hingga file screenshot lama yang masih tersimpan, dapat dihapus sekaligus secara otomatis menggunakan fitur yang ada di aplikasi Kompresi Galeri Memori Penuh.

Aplikasi resmi yang ada di Play Store tersebut dapat kamu manfaatkan untuk mengosongkan sebagian ruang penyimpanan HP agar performanya lebih optimal. Kamu bahkan bisa menggunakannya untuk mengecilkan ukuran foto dan video jika memang tidak ingin menghapusnya.

2. Penyesuaian Background

Saat update telah dilakukan, sistem dan aplikasi biasanya akan melakukan snkronisasi ulang sehingga akan mengonsumsi daya dan memori untuk sementara.

3. Suhu HP Meningkat

Adanya peningkatan susu saat melakukan update OS juga bisa menjadi salah satu penyebab mengapa layanandi Hp justru lebih lemot untuk diakses. Jadi kamu hanya perlu menunggu suhunya turun untuk digunakan dengan optimal kembali.

4. Kesehatan Baterai Menurun

Pada dasarnya, update sistem operasi akan membantu optimasi baterai. Namun jika sebelumnya kesehatan baterai sudah menurun, maka daya baterai akan tetap cepat habis, sehingga membuat kinerja melemah. Jadi, sebaiknya kamu mengganti baterai jika kesehatannya sudah menurun drastis.

5. File Sistem Corrupt

Adanya error saat pengunduhan atau instalasi sistem operasi versi terbaru akan membuat kinerjanya semakin lemah, sehingga responnya pun akan menjadi lemot.

6. Aplikasi Tidak Terupdate

Mengupdate sistem operasi bukan berarti aplikasi akan terupdate secara otomatis. Aplikasi yang belum diupdate bisa membuat HP menjadi lemot juga. Pastikan kamu menggunakan aplikai versi terbaru agar bug bisa diperbaiki.

7. Riwayat Chat Menumpuk

Chat yang menumpuk sebelumnya juga bisa menyebabkan HP menjadi lebih lemot meski sistem operasinya sudah diupdate. Pastikan kamu menghapus semua riwayat chat tidak penting untuk membantu meningkatkan performa.

8. Software Semakin Berat

Seperti yang telah dikatakan bahwa melakuakn update software akan membawa pembaruan besar-besaran terhadap perangkat. Namun hal tersebut juga tentunya akan membebani prosesor dan RAM apabila spesifikasi perangkat tidak terlalu mendukung. Inilah yang menyebabkan performanya semakin menurun.

9. Optimalisasi Tidak Diprioritaskan

Update software sebenarnya lebih diprioritaskan untuk HP dengan model terbaru. Jadi, untuk HP lama yang juga mendapatkan update software, maka performanya tidak terlalu dioptimalkan.

10. Banyak Aktivitas Latar belakang

Pembaruan perangkat lunak sering membawa layanan terbaru yang bisa dioperasikan secara otomatis. Misalnya seperti notifikasi pintar, fitur AI, hingga backup otomatis. Aktivitas ini akan dilakukan di latar belakang sehingga jika banyak yang berjalan, maka performa perangkat juga akan melambat.

11. Batrai Tidak Optimal

Kesehatan baterai yang menurun juga akan tetap mempengaruhi perangkat meski sudah dilakukan update.

12. Planned Obsolescence

Istilah ini sudah sering disebutkan dalam dunia teknologi. Ini merupakan strategi yang digunakan oleh pengembang untuk membuat produknya terasa usang setelah beberapa tahun. Dengan menggunakan ini, maka performa perangkat akan menurun atau tidak akan kompatibel lagi dengan beberapa layanan. Tentu ini merupakan strategi yang digunakan untuk mendorong konsumen mengganti perangkatnya ke mode yang lebih baru.

Banyak yang menganggap bahwa perangkat yang lemot setelah diupdate merupakan salah satu strategi yang digunakan secara sengaja. Dan ini merupakan kemungkinan yang bisa dianggap memang benar adanya. Karena, apabila ponsel lama tetap beroperasi dengan optimal, maka produsen juga akan rugi akibat konsumen yang berkurang.

Update software akan membawa berbagai pembaruan yang snagat menguntungkan bagi pengguna. Tetapi jika update tersebut malah mendatangkan performa yang semakin menurun, artinya kamu memang harus mengganti perangkat tersebut dengan yang baru agar dapat menikmati waktu bermain ponsel secara optimal kembali.

Tips Agar HP Lama Tetap Kencang

Apabila kamu masih belum mau melakukan upgrade perangkat ke model terbaru tetapi tetap ingin merasakan performa yang sedikit lebih optimal, kamu bisa mengikuti beberapacara berikut ini.

1. Hindari update besar kecuali update kemanan yang memang benar-benar penting untuk mengamankan perangkat Anda

2. Bersikanlah cache atau file sampah secara berkala

3. Kosongkan memori dengan menghapus media yang tidak penting

4. Gunakan aplikasi versi lite yang memiliki ukuran lebih kecil sehingga tidak membebankan memori perangkat

5. Jika kesehatan baterai menurun drastis, sebaiknya segera untuk menggantinya

Itulah 12 Penyebab HP Tambah Lemot Setelah Update OS dan cara mengatasinya. Perlu diketahui bahwa cara di atas ini dapat efektif apabila HP memang masih kompatibel dengan layanan yang disediakan serta komponen internalnya masih beroperasi dengan baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *