Bayangin lagi santai, tiba-tiba rekening kamu keisi duit cukup besar dari pinjol. Padahal kamu nggak pernah ngajuin apa-apa. Itulah yang dialami salah satu warganet yang curhat di media sosial X. Uang masuk misterius itu ternyata berasal dari aplikasi pinjaman online RupiahCepat.
Heboh Uang Masuk Tanpa Izin! RupiahCepat Minta Maaf dan Janji Benahi Sistem. Warganet tersebut awalnya dapet telepon WhatsApp dari nomor nggak dikenal. Ngakunya sih dari pihak RupiahCepat, bilang sistem mereka lagi error dan minta tolong buat cek saldo rekening. Eh, pas dicek, beneran ada dana masuk! Tapi anehnya, nggak lama kemudian dia dapet SMS kalau udah terdaftar sebagai peminjam. Waduh!
Karena curiga, dia mutusin buat nggak langsung balikin uang itu. Bahkan setelah dikonfirmasi ke RupiahCepat, katanya malah disuruh bayar cicilan sesuai nominal dan jatuh tempo. Nah loh! Merasa jadi korban penyalahgunaan data, kasus ini pun langsung dilaporin ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

RupiahCepat: Kami Minta Maaf dan Sudah Tindak Lanjut
Menanggapi hebohnya kasus ini, RupiahCepat akhirnya buka suara. Lewat keterangan resminya yang diterima Kamis (22/5/2025), mereka ngaku udah datang memenuhi panggilan dari OJK dan AFPI (Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia).
RupiahCepat bilang kalau mereka serius menangani masalah ini. Mereka udah ngobrol langsung sama pengguna yang bersangkutan buat gali kronologi kejadian dan cari solusi bareng-bareng. Proses diskusinya dilakukan tertutup demi jaga kenyamanan dan privasi pengguna.
“Kami sangat menghargai semua masukan dari pengguna. Kasus ini jadi pelajaran penting buat kami untuk terus memperbaiki layanan,” kata Direktur Utama RupiahCepat, Baladina Siburian.
Janji Perbaikan dan Peringatan Buat Pengguna
Baladina juga bilang, tim internal RupiahCepat udah melakukan investigasi mendalam. Mereka berkomitmen buat memperkuat sistem keamanan data dan verifikasi pengguna biar kejadian kayak gini nggak terulang lagi.
Nggak cuma itu, RupiahCepat juga ngingetin masyarakat buat jaga data pribadi sebaik mungkin. Jangan gampang percaya sama orang yang ngaku-ngaku dari mereka, apalagi yang hubungin lewat jalur nggak resmi.
Kasus Ini Jadi Alarm Buat Semua Pihak
Kasus ini jadi pengingat penting buat semua pengguna layanan keuangan digital. Selalu waspada dan jangan sembarangan kasih informasi pribadi ke siapapun, apalagi yang hubungin tiba-tiba lewat pesan atau telepon. Lebih baik langsung cek ke aplikasi resmi atau kontak customer service lewat jalur resmi kalau merasa ada yang janggal.
So tetap hati-hati ya, jangan sampai uang misterius jadi masalah serius!