Google Chrome menjadi salah satu peramban yang banyak digunakan oleh para pengguna digital untuk melakukan penjelajahan. Namun ada bberapa hal yang perlu diperhatikan oleh pengguna saat menggunakan Chrome untuk mencari informasi penting.
Pengguna perlu melakukan pengaturan penting pada Chrome untuk bisa mengamankan privasinya. Dengan begitu, pihak ketiga tidak bisa melacak aktivitas digital pengguna yang nantinya bisa saja disalahgunakan.
Di sini, kamu akan menemukan sekitar 17 settingan Chrome penting untuk lindungi privasi yang bisa kamu atur secara langsung melalui perangkatmu. Untuk lebih jelasnya, simak artikel ini sampai akhir agar tidak melewatkan bagian-bagian pentingnya.

17 Settingan Chrome Penting untuk Lindungi Privasi Sbb:
Terdapat sejumlah tawaran yang diberikan Google untuk pengguna agar bisa mengamankan data pribadinya saat menggunakan Chrome. Adapun beberapa di antaranya sebagai berikut.
1. Aktifkan Perlindungan yang Ditingkatkan
Agar kamu terhindar dari situs web dan unduhan yang berbahaya saat melakukan penjelajahan, kamu dapat mengaktifkan fitur Perlindungan yang Ditingkatkan atau Enhanced Protection dengan cara:
- Buka aplikasi Chrome
- Klik ikon titik tiga
- Ketuk opsi “Setelan”
- Akses menu “Privasi dan keamanan”
- Pilih “Safe Browsing”
2. Aktifkan Koneksi Aman
Selain itu, kamu juga bisa mengaktifkan fitur enskripsi HTTPS untuk semua situs web melalui halaman Privasi dan keamanan.
3. Atur Fitur Jangan Lacak
Di halaman Privasi dan keamanan, kamu juga bisa mengatur agar situs web tidak bisa melacak keberadaanmu. Kamu dapat mengaktifan fitur Jangan Lacak yang akan membuat Chrome mengirim permintaan pada situs web untuk tidak melakukan pelacakan aktivitas penjelajahanmu.
4. Blokir Cookie Pihak Ketiga
Cookie pihak ketiga juga perlu kamu blokir dari halaman Privasi dan keamanan. Dengan ini, situs web tidak bisa melacak kebiasaanmu saat menjelajah, sehingga tidak akan ada iklan personalisasi.
5. Gunakan DNS Aman
DNS aman juga bisa kamu gunakan untuk memblokir iklan yang tidak diinginkan dari situs web. Dalam hal ini, kamu juga bisa memblokirya melalui halaman Privasi dan keeamanan yang ada di Chrome.
6. Hapus Histori
Untuk meminimalisir jejak penjelajahan diggital yang telah kamu lakukan di Chrome, akmu bisa mengatur penghapusan data otomatis.
7. Hapus Riwayat Penjelajahan
Cache, cookie, serta histori penjelajahan juga bisa kamu hapus secara otomatis saat menutup Chrome. Namun di sini, kamu perlu mengaturnya terlebih dahulu agar fiturnya dapat bekerja sesuai fungsinya.
8. Nonaktifkan Pramuat Halaman
Cegah pihak ketiga mengambil data ketika kamu mengetik di bilah alamat di web dengan menonaktifkan pramuat halaman. Fitur ini bisa kamu temukan melalui pengaturan Chrome pada menu Performa.
9. Nonaktifkan Autofill
Pengisian otomatis alamat, formulir, hingga nomor kartu juga perlu kamu nonaktifkan melalui pengaturan Chrome agar data sensitif tidak disalahgunakan oleh orang lain yang mungkin mengakses perangkatmu.
10. Kelola Izin Situs
Izin situs juga perlu kamu perhatikan. Pastikan kamu memblokir izin situs untuk mengakses kamera, mikrofon, dan juga lokasi jika memang tidak dibutuhkan.
11. Nonaktifkan Sinkronisasi Data
Data tertentu yang ada pelu kamu nonaktifkan sinkronisasinya, misalnya seperti data penjelajahan atau sandi. Pengelolaan ini akan membuat data tidak tersimpan di server, sehingga tidak akan bisa disalahgunakan oleh pihak lain.
12. Gunakan Pengelola Sandi
Pengelola sandi bawaan juga bisa kamu gunakan untuk memeriksa apakah kata sandi akun online milikmu pernah bocor di internet atau tidak. Ini bisa membantumu memastikan sandimu masih aman atau perlu diganti.
13. Enskripsi Sandi
Pada menu Sinkronisasi, kamu bisa memilih opsi “Enskipsi sandi dengan sandi sinkronisasi Anda sendiri”. Dengan fitur ini, tidak akan ada yang bisa membaca kata sandi milikmu, Google sekalipun tak akan pernah bisa.
14. Aktifkan Verifikasi Dua Langkah
Akun Google perlu kamu amankan juga agar tidak mudah diretas dan diambil alih oleh penjahat siber. Di sini, kamu bisa mengaktifkan fitur verifikasi dua langkah melalui Setelan Akun Google di perangkat.
15. Update Chrome
Aplikasi Chrome juga perlu kamu update secara rutin agar sistem keamanannya meningkat dan celah yang mungkin bisa dimanfaatkan untuk menyusup bisa ditambal.
16. Batasi Ekstensi
Kamu juga perlu membatasi penggunaan ekstensi pada Chrome karena ekstensi bisa menjadi salah satu biang kerok yang mencuri data penjelajahan. Gunakan ekstensi yang penting-penting saja dan berasal dari sumber yang terpercaya.
17. Gunakan Mode Incognito
Privasi tingkat tinggi bisa kamu temukan dengan mengaktifkan mode incognito pada Chrome saat ingin melakukan penjelajahan. Mode ini akan membuat riwayat hingga cookiemu tidak terlacak atau disamarkan. Sehingga akan tetap aman dan tidak bisa diakses pihak ketiga.
Itulah 17 settingan Chrome penting untuk lindungi privasi yang bisa kamu atur segera agar data pribadimu tidak bisa terlacak oleh pihak ketiga. Semoga informasi yang telah diberiakn di atas dapat membantu meningkatkan privasi penjelajahanmu di Chrome.









