Di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat ini, kejahatan siber pun semakin marak terjadi, perangkat smartphone menjadi salah satu target utama pencurian. Dengan begitu, berbagai data di dalamnya juga kemungkinan bisa diakses mengingat berbagai kemudahan teknologi yang dapat dimanfaatkan.
Oleh karena itu, kamu sebagai pengguna teknologi digital harus selalu waspada terhadap pencurian HP. Sebelum kehilangan perangkat dan menyesal di kemudian hari, sebaiknya kamu mengantisipasi dengan mengaktifkan berbagai fitur di perangkat Android milikmu.
Terdapat sejumlah fitur yang bisa diaktifkan untuk mengantisipasi kehilangan perangkat hingga pencurian data pribadi yang tersimpan di dalamnya. Simak penjelasan berikut untuk memahmi fitur apa saja yang bisa kamu aktifkan agar HP dan data tetap aman dari pencurian oknum ta bertanggung jawab.

21 Fitur Rahasia Android untuk Mengamankan Data Pribadi Sbb:
Adapun di bawah ini adalah 21 fitur rahasia Android untuk mengamankan data pribadi yang bisa segera kamu aktifkan.
1. Deteksi Pencurian dengan Alarm
Untuk mengatasi pencurian HP, kamu bisa mengaktifkan alarm jika ada pergerakan mencurigakan. Saat alarm berbunyi, kamu akan mengetahu bahwa ponselmu ingin dicuri atau diakses secara diam-diam oleh orang lain.
Agar alarm pada HP bisa berbunyi dan memberitahumu bahwa perangkat dalam bahaya, kamu bisa mengaktifkannya melalui aplikasi TinG Alarm. Menariknya, alarm akan terus berbunyi jika kamu belum menghentikannya menggunakan PIN atau keamanan biometrik yang digunakan. Klik di sini “TinG Alarm” untuk mengunduhnya secara gratis.
2. Aktifkan Brankas Rahasia
Semua data sensitif, mulai dari foto, video, hingga platform rekening keuangan digital yang ada di HP-mu juga perlu kamu sembunyikan. Jika memang HP berhasil dicuri, cara ini akan tetap mengamankan data pada, sehingga tidak bisa diakses oleh si pencuri.
Kamu bisa menyembunyikan semua data sensitif yang ada di HP dengan memasukkannya ke dalam brankas rahasia seperti aplikasi L Calculator. Aplikasi ini nantinya akan menyamar menjadi aplikasi kalkulator dengan ikon dan nama standar, sehingga kecil kemungkinan untuk diakses.
Meski pun aplikasi tersebut nantinya diketahui, namun kunci keamanan yang digunakan akan sulit dibobol. Jadi, data tetap aman tersimpan di dalamnya. Klik di sini “L Calculator |Hide Photos Video” untuk mengunduhnya secara langsung.
3. Kunci Otomatis Perangkat
Bisa saja ponsel dicuri saat kamu sedang membuka layar HP. Agar data yang ada di dalam tetapp aman, segera aktifkna fitur kunci otomatis sekarang juga melalui menu Google di pengaturan HP Android. Temukan menu “Perlindungan Pencurian” untuk mengaktifkannya.
4. Kunci Layar Kuat
Pastikan kamu menggunakan kunci layar yang kuat dan sulit untuk ditebak oleh siapa pun. Dengan begitu, pencuri juga akan semakin kesulitan saat mengakses data yang tersimpan di dalam perangkat.
5. Gunakan Biometrik
Jika perangkat Android milikmu saat ini mendukung kunci keamanan biometrik seperti sidik jari atau Face ID, akan lebih baik kamu mengunci layar dan berbagai layanan yang ada di dalam dengan biometrik. Sehingga hanya kamu yang bisa membukanya.
6. Kunci Aplikasi
Jangan lupa mengunci aplikasi lain yang mungkin tidak kamu sembunyikan di brankas rahasia. Cara ini akan memperkecil kemungkinan akun dicuri dan diambil alih.
7. Aktifkan Fitur Find My Device
Find My Device menjadi salah satu fitur yang juga perlu kamu aktifkan agar perangkat dan data yang ada di HP tetap aman meski sudah dicuri atau hilang. Dengan mengaktifkan fitur ini, kamu bisa mengunci layar, melacak lokasi, hingga menghapus seluruh data jarak jauh.
8. Aktifkan Lokasi
Fitur lokasi yang ada di perangkat juga perlu kamu aktifkan terus menerus agar HP bisa dilacak menggunakan GPS jika kamu mengalami kehilangan.
9. Fitur Pencarian Offline
Pencarian bisa dilakukan meski perangkat dalam keadaan mati jika kamu mengaktifkan pencarian secara offlinenya.
10. Nonaktifkan Notifikasi Layar Kunci
Notifikasi yang muncul di layar kunci tentu saja bisa langsung dilihat oleh siapa pun yang mengakses HP-mu. Untuk menghindari pelaku pencurian mengakses notifikasi sensitif seperti kode OTP dan lainnya, sebaiknya kamu menonaktifkan fitur ini.
11. Kunci SIM Card
SIM card yang kamu gunakan juga perlu dikunci agar tidak bisa diakses secara sembarang di perangkat lain. Artinya, kode OTP atau notifikasi sensitif lain yang membutuhkan pesan dari SIM card tidak akan bisa diakses juga meski dipindahkan ke perangkat milik si pencuri.
12. Aktifkan Verifikasi Dua Langkah
Verifikasi dua langkah ini bisa kamu aktifkan pada akun online milikmu. Dengan begitu, seseorang yang berusaha mengaksesnya akan kesulitan karena fitur ini akan memberikan perlindungan berlapis untuk akun.
13. Nonaktifkan USB Debugging
USB Debugging yang diaktifkan dapat membantu untuk mentransmisi data ke komputer menggunakan kabel data. Agar pencuri tidak bisa mengambil data dengan memindahkannya, kamu perlu menonaktifkan fitur ini.
14. Aktifkan Factory Reset Protection
Pada perangkat Android, kamu bisa mengaktifka fitur factory reset protection yang akan membuat perangkat tidak akan bisa diakses oleh siapapun meski sudah dijual.
15. Nonaktifkan Smart View
Apabila kamu merupakan salah satu pengguna yang sering menghubungkan layar HP ke komputer atau TV menggunakan fitur Smart View, sebaiknya fitur tersebut kamu nonaktifkan langsung jika sudah selesai digunakan agar tidak bisa dimanfaatkan oleh pencuri.
16. Aktifkan Pencadangan Data Otomatis
Melakukan pencadangan data otomatis ke penyimpanan cloud juga perlu kamu lakukan. Dengan itu, semua data yang hilang bisa kamu akses kembali di perangkat lain.
17. Batasi Izin Aplikasi
Aplikasi yang terinstal di HP membutuhkan izin terlebih dahulu agar bisa mengakses layanan yang ada di dalam perangkat tersebut. Namun jika kamu menemukan izin aplikasi yang mencurigakan dan tidak sesuai dengan fungsinya, sebaiknya kamu cabut izinnya agar data pribadimu tetap aman.
18. Batasi Pelacakan Iklan
Atur ulang ID iklan di pengaturan agar pihak ketiga tidak bisa memanfaatkan riwayat penjelajahan atau riwayat aktivitasmu untuk digunakan sebagai bahan personalisasi.
19. Aktifkan Google Play Protect
Google Play Protect merupakan fitur yang bisa kamu aktifkan melalui Google Play Store. Fitur ini akan membantumu mendeteksi aplikasi berbahaya yang berpotensi mencuri data, sehingga kamu akan diberikan notifikasi untuk waspada.
20. Update Aplikasi Secara Rutin
Memperbarui aplikasi yang terinstal di HP juga perlu dilakukan secara rutin. Ini akan membantu meningkatkan keamanan aplikasi sehingga data yang ada di dalamnya pun memiliki keamanan yang meningkat.
21. Update Sistem Operasi
Sistem operasi juga perlu diperbarui jika perangkatmu memang masih didukung update. Pembaruan ini akan membawa peningkatan keamanan serta pelindung berlapis untuk data yang terdapat di dalam perangkat.
Itulah 21 fitur rahasia Android untuk mengamankan data pribadi yang tersimpan di dalamnya serta mencegah terjadinya pencurian oleh oknum tak bertanggung jawab. Semoga informasi yang telah diberikan di atas dapat membantu.








