Melakukan pelindungan pada data pribadi di era digital yang yang semakin berkembang pesat ini, merupakan salah satu hal yang wajib untuk dilakukan pengguna. Tentu hal ini perlu dilakukan agar data tidak bocor ke publik dan dimanfaatkan oleh oknum tak bertanggung jawab.
Data pribadi yang bocor bisa saja digunakan untuk mengancam atau bahakn merugikanmu dalam hal lainnya. Oleh sebab itu, kamu perlu memerhatikan dan mengamankan semua data pribadi yang ada di perangkat. Mulai dari informasi pribadi hingga data foto atau video yang tersimpan.
Bagaimana cara mengamankan semua data pribadi tersebut? Dalam hal ini, kamu bisa memanfaatkan berbagai layanan yang akan dapat kamu akses di HP Android secara gratis dan mudah untuk digunakan. Untuk lebih jelasnya, langsung saja simak berikut ini.

17 Fitur Rahasia HP Android untuk Amankan Privasi Digital Sbb:
Di bawah ini merupakan 17 fitur rahasia HP Android untuk amankan privasi digital agar tidak jatuh ke tangan-tangan nakal yang berusaha membocorkan atau memanfaatkannya.
1. Amankan Foto dan Video
Seperti yang telah dikatakan bahwa foto dan video menjadi salah satu data yang perlu diamankan. Terlebih jika kamu memiliki foto maupun video sensitif atau penting yang tidak ingin dilihat oleh orang lain.
Agar kamu bisa mengamankan foto dan video tersebut, kamu bisa memanfaatkan software yang tersedia di Play Store yang akan membantu mengamankan berbagai foto, video, bahkan aplikasi penting lainnya.
Adapun aplikasi yang dimaksud adalah L Calculator. Bukan kalkulator biasa, aplikasi ini nantinya akan berperan sebagai brankas tersembunyi yang dapat digunakan untuk menyembunyikan berbagai data.
Ikon aplikasi akan berbentuk kalkulator biasa agar tidak dicurigai oleh orang-orang yang mengakses ponselmu. Meski mungkin mereka membuka dan berusaha memasukkan PIN yang digunakan, kamu akan mengetahuinya karena aplikasi akan melakukan pemotretan terhadap siapa pun yang berusaha membobolnya.
2. Gunakan Kunci Sandi Kuat
Untuk mengamankan layar HP perangkat, tentunya kamu perlu menggunakan kunci sandi yang kuat dan tidak akan mudah ditebak oleh siapa pun. Pastikan kamu tidak menggunakan nama, tanggal lahir, atau hal-hal lain yang relevan atau berkaitan dengan dirimu sendiri.
Dengan begitu, orang-orang yang berusaha masuk dan megakses berbagai data di perangkatmu, tidak akan mudah menebak kata sandi, PIN, dan lainnya. Atau agar lebih aman, kamu bisa menggunakan keamanan biometrik seperti sidik jari atau Face ID saja.
3. Aktifkan Verifikasi Dua Langkah
Pada berbagai akun media sosial, keuangan, dan akun-akun lainnya, kamu akan menemukan fitur verifikasi dua langkah yang dapat digunakan untuk memberikan perlindungan berlapis pada akun milikmu. Oleh karena itu, kamu perlu melakukan pengaktifan fitur agar akun lebih aman.
4. Gunakan Penutup Kamera Fisik
Kamera pada HP juga bisa menjadi salah satu celah yang digunakan penjahat siber untuk memantauu aktivitas real-time pengguna. Jadi, kamu sebaiknya menutup kamera HP dengan penutup fisik agar ketika kamera HP disadap, aktivitas pribadimu tidak bisa dilihat aupun direkam penjahat siber tersebut.
5. Gunakan Fitur Enskripsi Data
Sejumlah bahkan seagian besar smartphone saat ini sudah dilengkapi dengan fitur untuk mengenskripsi data secara otomatis. Jadi, ketika mungkin HP dicuri atau hilang, kamu bisa melakukan pengamanan terhadap data tersebut dari jarak jauh dengan email yang tertaut.
6. Gunakan Privasi Dashboard
Melalui pengaturan prangkat Android, kamu akan menemukan fitur Privacu Dashboard. Fitur tersebut menjadi salah satu layanan yang bisa kamu gunakan untuk memantau aplikasi terinstal mana yang mengakses data pribadimu dalam 24 jam terakhir. Dari situ, kamu juga akan dapat melihat aplikasi yang mencurigakan.
7. Jangan Asal Instal Aplikasi
Saat ini, sudah banyak aplikasi bermanfaat yang memang dihadirkan untuk membantu berbagai aktivitas pengguna. Namun, kamu perlu memastikan bahwa kamu mengunduh aplikasi yang berasal dari toko aplikasi resmi saja, seperti Play Store. Jangan asal instal aplikasi dari sumber tak dikenal.
8. Batasi Izin Aplikasi
Selalu pantau izin yang diminta oleh setiap aplikasi yang terinstal di perangkatmu. Kamu perlu memastikan apakah izin tersebut relevan dengan fungsinya atau tidak. Jika tidak, kamu tidak perlu mengizinkannya atau mencabut izin tersebut agar data pribadimu tidak diakses. Misalnya seperti aplikasi kontak yang meminta izin akses galeri dan sebagainya.
9. Hapus Aplikasi Tidak Digunakan
Jika kamu memiliki aplikasi yang jarang atau bahkan tidakpernah digunakan. Selain untuk mengosongkan sebagian ruang penyimpanan, hal ini juga dilakukan agar tidak ada celah keamanan yang digunakan penjahat siber untuk menyusup. Terlebih jika kamu melihat ada aplikasi asing atau misterius yang tidak pernah kamu unduh.
10. Update Sistem Operasi dan Aplikasi
Mengupdate sistem operasi dan aplikasi merupakan hal yang perlu untuk dilakukan agar sistem keamanan pada software tersebut bisa meningkat. Biasanya, pengembang memang melakukan pembaruan untuk meningkatkan sistem keamanan yang ada pada produknya, sehingga pengguna tetap harus rutin melakukan update.
11. Nonaktifkan Bluetooth dan GPS
Apabila kamu sudah selesai menggunakan Bluetooth maupun GPS, pastikan kamu menonaktifkannya agar tidak selalu aktif meski tidak digunakan. Karena Bluetooth atau GPS yang selalu aktif bisa saja dimanfaatkan oleh penjahat siber untuk melakukan pelacakan dan peretasan ke perangkat Android milikmu.
12. Aktifkan Fitur Find My Device
Google sebagai pengembang sistem operasi Android telah memberikan layanan yang akan sangat membantu pengguna menemukan perangkatnya yang mungin hilang atau dicuri. Apabila pengguna telah mebgaktifkan fitur Find My Device, pengguna bisa melacak lokasinya serta mengunci perangkat atau menghapus semua data yang ada di dalamnya dari jarak jauh.
13. Gunakan Aplikasi Antivirus
Kamu juga perlu mengamankan perangkat dari malware atau virus yang berani menyusup ke HP-mu. Dalam hal ini, kamu bisa menggunakan aplikasi antivirus untuk mendeteksi virus maupun malware dan membantumu menghilangkannya.
14. Jangan Asal Klik Link
Link tautan misterius bisa saja kamu dapatkan dari penjahat siber yang berusaha memancingmu untuk mengisi data pribadi atau bahkan langsung memasukkan malware saat kamu menekan link yang dikirimkan. Oleh sebab itu, jangan asal menekan link sembarangan meski dikirimkan oleh orang terdekat sekalipun.
15. Backup Data Berkala
Lakukan pembackupan atau pencadangan data secara berkala. Langkah ini dilakukan dengan tujuan kehilangan data ketika mungkin perangkatmu hilang atau rusak. Jika sudah dibackup di penyimpann cloud atau penyimpanan eksternal, kamu masih bisa mengaksesnya saat data di HP hilang.
16. Waspadai WiFi Publik
Jika tidak terlalu membutuhkan atau tidak dalam keadaan mendesak, sebaiknya kamu menghindari menggunakan WiFi publik. Hal ini karena WiFi publik yang memang memiliki risiko keamanan yang tinggi di mana penjahat siber bisa membuat WiFi palsu atau membobol WiFi yang ada dan mencuri data pribadi pengguna.
17. Gunakan VPN
Namun apabila kamu berada pada situasi yang mengharuskan menggunakan WiFi publik, pastikan kamu juga menggunakan VPN pada saat itu. VPN akan membantumu mengamankan alamat IP yang nantinya dialihkan ke server. Dengan itu, penjahat siber tidak akan bisa melacak aktivitas internetmu.
Meski telah menggunakan VPN, kamu tetap harus berhati-hati saat menggunakannya. Pilihlah VPN yang sudah terpercaya dan memiliki reputasi bagus. Dan jika bisa, hindari melakukan transaksi keuangan saat menggunakan WiFi publik meski kamu sudah mengamankannya dengan VPN.
Itulah 17 fitur rahasia HP Android untuk amankan privasi digital dari tangan-tangan nakal atau penjahat siber yang berusaha mencuri data. Semoga informasi yang disampaikan di atas dapat membantu dalam mengatasi kebocoran data pribadi di era yang serba digital ini.









