...
Terbaru

7 Cara Menghapus Jejak Digital di Internet dengan Mudah

×

7 Cara Menghapus Jejak Digital di Internet dengan Mudah

Sebarkan artikel ini

7 Cara Menghapus Jejak Digital di Internet dengan Mudah — Ketika kamu mengakses internet dan melakukan berbagai aktivitas digiatl, riwayat aktivitas tersebut akan terekam. Dan rekaman tersebut sayangnya bisa dilihat oleh sebagian pihak. Namun, kamu bisa menghapusnya agar tidak disalahgunakan atau dimanfaatkan untuk kepentingan mereka.

Biasanya, jejak digital pengguna internet ini digunakan oleh pihak ketiga untuk menayangkan iklan yang relevan. Di mana iklan tersebut menampikan barang dan jasa milik mereka ke pengguna. Riwayat digital dapat digunakn sebagai bahan profiling yang akan berbahaya jika saja dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Oleh karena itulah mengapa kamu sebagai pengguna sebaiknya memahami apa saja risiko meninggalkan riwayat aktivitas digital. Jika sudah memahaminya, kamu bisa meminimalisir terjadinya pemanfaatan data tersebut dengan segera menghapusnya.

7 Cara Menghapus Jejak Digital di Internet dengan Mudah Sbb:

Berikut adalah langkah-langkah yang dapat kamu ikuti agar bisa menghapus jejak digital yang telah kamu lakukan di internet.

1. Gunakan Mode Incognito

Kamu dapat mengurang jejak digitalmu ketika melakukan penelusuran di internet dengan menggunakan mode incognito. Saat kamu menggunakan mode ini, aplikasi tidak akan merekam laman dan kata kunci yang kamu gunakan untuk penelusuran tersebut.

Meski begitu, beberapa informasi akan tetap terekam, di mana salah satunya yaitu IP Address. Jika kamu tidak ingin IP milikmu terekam juga, kamu bisa memanfaatkan VPN saat berselancar di internet.

2. Cek Kebocoran Data

Ancaman yang juga perlu diwaspadai di era digital ini adalah kebocoran data. Untuk itu, kamu perlu melakukan pemeriksaan apakah data milikmu sudah tersebar di internet atau tidak. Dalm hal ini, kamu bisa memanfaatkan situs “Have I Been Pwned?” untuk memeriksanya.

Situs pemeriksa kebocoran data tersebut dapat kamu gunakan secara gratis. Kamu hanya perlu mengisi alamat email yang masih aktif di situs tersebut. Setelahnya, kamu bisa melihat data apa saja yang sudah bocor di ruang digital.

Semua aktivitas pelacakan di situs web saat melakukan penelusuran akan dihilangkan jika kamu embersihkan cookie. Pembersihan cookie ini dapat kamu lakukan di berbagai brwoser, misalnya seperti Google Chrome bahkan hingga Firefox.

4. Hapus Aplikasi Tidak Penting

Aplikasiyang terpasang di ponsel menjadi salah satu sumber informasi yang juga dapat dimanfaatkan untuk melakukan pelacakan. Bisa saja informasi atau data yang pernah kamu daftarkan di sebuah aplikasi digunakan atau disebarkan ke pada pihak ketiga. Jadi, hapuslah akun pada layanan tersebut jika memang tidak penting atau tidak digunakan lagi.

5. Hapus Data di Google

Kita sudah mengetahui bahwa Google merupakan alat pencarian paling populer di dunia. Namun, bisa saja Google menjadi tempat penyebarn informasi pribadi kamu yang telah bocor. Dan hanya dengan mengetikkan nama saja, orang lain bisa melihat informasi pribadi tersebut.

Tidak perlu terlalu khawatir, kamu bisa menghapus informasi pribadi yang telah tersebar di Google dengan cara mengisi formulir yang bisa didapatkan melalui laman Bantuan Google.

Selain itu, kamu juga bisa menghapus informasi pribadi yang dapat diidentifikasi secara pribadi atau bahkan konten doxing di pencarian Google. Di sini, kamu bisa menekan permintaan penghapusan yang berada di halaman Bantuan Google juga.

6. Hapus Akun Media Sosial yang Tidak Digunakan

Banyak pengguna digital yang mungkin memiliki beberapa akun media sosial. Dan beberapa di antarany kemungkinan tidak pernah digunakan lagi. Oleh karena itu, sebaiknya pengguna menghapus akun yang tidak digunakan tersebut.

Hal ini dikarenakan beberapa layanan memanfatkan informasi pribadi yang ada di akun media sosial yang tidak digunakan. terdapat beberapa media sosial yang juga menyediakan fitur backup yang memungkinkanmu menarik semua data yang ada di platformnya. Bisa kamu manfaatkan jika memang ingin menyimpan datanya.

7. Hapus Email Lama

Email merupakan salah satu media di mana kamu bisa saja terganggu dengan berbagai informasi sensitif yang diterima dari pihak lain, mulai dari tagihan yang menyertakan alamat hingga data detail pajak dan lainnya. Jadi, lebih baik kamu menghapus email tersebut jika memang tidak digunakan.

Apabila email yang tidak digunakan tersebut berhasil diretas oleh penjahat siber, identitas yang kamu gunakan di sana akan berbahaya. Bahkan kamu juga bisa mengalami kerugian finansial. Kamu bisa menghapus akun email lama yang tidak digunakan untuk meminimalisir risikonya.

Key Takeaways

  • Gunakan mode incognito untuk mengurangi jejak digital saat berselancar di internet.
  • Cek kebocoran data menggunakan situs seperti ‘Have I Been Pwned?’ untuk melindungi informasimu.
  • Bersihkan cookie di browser untuk menghapus aktivitas pelacakan dari situs web.
  • Hapus aplikasi yang tidak penting untuk mencegah pelacakan informasi pribadi.
  • Hapus data pribadi yang tersebar di Google dan akun media sosial yang tidak digunakan.

Semoga 7 cara menghapus jejak digital di internet dengan mudah di atas dapat dipahami dengan baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *