Banyak orang memakai whatsapp setiap hari tanpa pernah menyentuh menu pengaturan privasi. Padahal, di sanalah lapisan perlindungan utama berada. Simak 16 Setting Privasi WA Wajib Agar Akun Aman yang akan diberikan di bawah ini.
Sering kali masalah muncul bukan karena diretas, tetapi karena informasi terlalu terbuka. Foto profil bisa dilihat siapa saja. Status dibaca nomor asing. Bahkan terakhir dilihat terlihat publik.
Karena itu, mengatur privasi bukan sekadar formalitas. Ini langkah dasar untuk menjaga keamanan dan kenyamanan saat berkomunikasi. Berikut lima setting privasi whatsapp yang wajib diperiksa dan diatur ulang.

16 Setting Privasi WA Wajib Agar Akun Aman Sbb:
1. Atur Siapa yang Bisa Melihat Info Pribadi
Secara default, beberapa informasi mungkin terlihat oleh banyak orang. Masuk ke menu Pengaturan WhatsApp → Privasi. Di sana ada beberapa opsi penting seperti Terakhir dilihat & online, Foto profil, Info hingga Statu
Rekomendasi Pengaturan Aman
- Pilih “Kontak Saya” untuk foto profil dan info.
- Batasi status hanya untuk orang tertentu jika perlu.
- Sembunyikan terakhir dilihat dari publik.
Dengan pengaturan ini, nomor asing tidak bisa bebas mengakses informasi pribadi.
2. Aktifkan Verifikasi Dua Langkah
Ini adalah lapisan keamanan paling penting. Verifikasi dua langkah menambahkan PIN enam digit saat nomor didaftarkan di perangkat baru. Tanpa PIN tersebut, akun tidak bisa diambil alih meskipun kode OTP diketahui.
Cara Mengaktifkan
- Masuk ke Pengaturan
- Pilih Akun.
- Klik Verifikasi Dua Langkah.
- Aktifkan dan buat PIN.
Selain itu, tambahkan email pemulihan untuk keamanan tambahan.
3. Kelola Perangkat Tertaut (WhatsApp Web)
WhatsApp Web memang praktis. Namun, jika lupa logout di perangkat lain, risiko meningkat.
Masuk ke:
- Pengaturan → Perangkat Tertaut
- Periksa daftar perangkat yang aktif.
Jika ada perangkat tidak dikenal, segera keluarkan aksesnya. Selain itu, hindari login di komputer umum tanpa logout setelah selesai.
4. Atur Siapa yang Bisa Mengundang ke Grup
Fitur grup sering dimanfaatkan tanpa izin. Agar tidak sembarang dimasukkan ke grup, atur pengaturannya di menu Privasi → Grup.
Pilihan yang Tersedia
- Semua orang
- Kontak saya
- Kontak saya kecuali…
Pilih opsi yang paling aman, misalnya “Kontak saya” atau batasi pada kontak tertentu saja. Dengan pengaturan ini, nomor asing tidak bisa memasukkan ke grup tanpa persetujuan.
5. Aktifkan Kunci Aplikasi (App Lock)
Selain kunci layar ponsel, aktifkan juga kunci khusus untuk aplikasi whatsapp. Fitur ini menggunakan sidik jari atau face unlock sebelum aplikasi dibuka. Jika ponsel dipinjam orang lain, isi chat tetap aman. Langkah ini sederhana, tetapi sering diabaikan.
6. Noanktifkan Laporan Dibaca
Apabila aktivitas membaca pesanmu dan aktivitas online tidak ingin diketahui, kamu wajib menonaktifkan laporan dibaca atau centang biru.
7. Bisukan Penelepon Tidak Dikenal
Dengan menu yang tersedia, kamu bisa membisukan nomor tidak dikenal.
8. Pesan Sementara
Gunakan fitur pesan sementara agar semua chat penting dihapus secara otomatis, sehingga tidak ada yang bisa mengaksesnya di kemudian hari.
9. Lindungi Alamat IP Panggilan
Selain itu, kamu juga bisa melindungi alamat IP Panggilan dengan mengaktifkannya melalui pengaturan WhatsApp.
10. Nonaktifkan Pratinjau Tautan
Agar lokasi tidak bisa dilacak, nonaktifkan pratinjau tautan jika menerima link dari orang lain.
11. Kunci Chat
Chat penting bisa kamu kunci juga di WhatsApp menggunakan fitur tersedia.
12. Notifikasi Keamanan
Aktifkan notifikasi keamanan agar kamu dapat diberitahu jika ada perubahan mencurigakandi akunmu.
13. Blokir Kontak
Kontak yang melakukan spam atau mencurigakan bisa kamu blokir dan laporkan secara langsung menggunakan opsi yang ada.
14. Pengaturan Akun Ketat
Agar media yang berasal dari nomor yang tidak kamu simpan tidak terunduh, kamu bisa menggunakan fitur Pengaturan Akun Ketat.
15. Pemeriksaan Privasi
Melalui menu privasi di pengaturan WhatsAPp, kamu dapat menekan “Mulai pemeriksaan untuk meninjauh keamanan akun.
16. Aktifkan Layanan Pencadangan
Untuk mengamankan chat atau data yang ada di WhatsApp agar bisa diakses kembali kapan pun, kamu bisa mengaktifkan layanan pencadangan atau backup otomatis ke penyimpanan cloud.
Kenapa Setting Privasi WhatsApp Penting?
Beberapa risiko jika privasi tidak diatur dengan benar:
- Nomor digunakan untuk penipuan
- Foto profil disalahgunakan
- Data pribadi tersebar
- Akun diambil alih
Selain itu, semakin banyak kasus kejahatan digital setiap tahun. Karena itu, kesadaran keamanan perlu ditingkatkan. Panduan tambahan soal keamanan siber bisa ditemukan di laman situs Kaspersky. Mengatur privasi whatsapp hanya butuh beberapa menit, tetapi dampaknya sangat besar.
Batasi akses info pribadi, aktifkan verifikasi dua langkah, kelola perangkat tertaut, atur undangan grup, dan gunakan kunci aplikasi. Langkah-langkah ini membentuk perlindungan dasar yang kuat.
Jangan menunggu sampai terjadi masalah. Buka pengaturan sekarang juga dan pastikan semua sudah dalam kondisi aman. Keamanan digital dimulai dari kebiasaan kecil yang konsisten.
Semoga informasi yang telah diberikan mengenai 16 Setting Privasi WA Wajib Agar Akun Aman di atas dapat membantu dan bisa dipahami dengan baik.


