Reset setelan pabrik atau factory reset merupakan cara untuk menghapus dan menghilangkan seluruh data yang tersimpan di dalam perangkat smartphone
Dengan melakukan factory reset, semua informasi pribadi yang ada di perangkat akan dihapus, sehingga mengurangi risiko kebocoran data apabila perangkat jatuh ke tangan orang yang tidak bertanggung jawab. Cara ini bisa dilakukan jika perangkat Android atau iPhone berjalan sangat lambat atau banyak aplikasi yang tidak diinginkan.
Jika terdapat masalah pada sistem operasi atau software maka factory reset dapat memperbaiki masalah tersebut dengan menghapus semua pengaturan dan file yang mungkin menyebabkan gangguan.

Ini Alasan Kamu Harus Lakukan Factory Reset Pada Perangkat Smartphone
Meningkatkan Performa
Masalah HP sering lag, lemot, atau macet tanpa alasan jelas. Aplikasi sering crash atau tidak berfungsi dengan baik. Terlalu banyak error yang tidak bisa diatasi dengan restart atau clear cache.
Indikasi Infeksi Virus atau Malware
Apabila HP terkena virus atau malware yang tidak bisa dihapus dengan antivirus, factory reset dapat membersihkan sistem.
Menjual HP
Biasanya sebelum menjual atau memberikan HP kepada orang lain, lakukan factory reset untuk menghapus semua data pribadi.
Adanya Masalah Software
Apabila terjadi bug atau error sistem yang tidak bisa diatasi dengan pembaruan atau restart. Setelah update sistem operasi yang menyebabkan masalah.
Pola atau PIN yang error
Apabila kamu lupa pola, PIN, atau kata sandi layar kunci, factory reset bisa menjadi solusi (meskipun Kamu mungkin perlu login ke akun Google setelah reset).
Penyimpanan penuh File Sampah
Jika memori internal penuh dan sulit membersihkan file satu per satu, factory reset bisa menjadi cara cepat untuk mengosongkan ruang.







