...
BERITA TEKNOLOGIINSTAGRAM

Instagram Mengeluarkan Pernyataan Resmi Terkait Email Reset Password

×

Instagram Mengeluarkan Pernyataan Resmi Terkait Email Reset Password

Sebarkan artikel ini

Instagram adalah satu media sosial yang berada di bawah naungan Meta, sama seperti Facebook dan WhatsApp. Namun, Instagram menjadi satu-satunya platform yang dilaporkan mengirimkan email reset password pada penggunanya.

Hal ini diketahui karena banyak pengguna Instagram yang melaporkan email permintaan reset password. Dan permintaan itu sudah terjadi sejak 6 Januari 2026 lalu dan terus terjadi beberapa hari setelahnya. Bahkan email yang didapatkan terlihat resmi, lengkap dengan domain Instagram dan centang biru.

Kekhawatiran pengguna ini membuat Instagram mengeluarkan pernyataan resmi terkait email reset password yang didapatkan banyak penggunanya.

Melalui akun X (dulunya Twitter), Instagram mengatakan telah memperbaiki masalah tersebut dan meminta pengguna untuk mengabaikan saja email reset password yang datang.

“Kami telah memperbaiki masalah yang memungkinkan pihak eksternal meminta email reset password untuk beberapa pengguna,” unggah Instagram pada postingan X.

“Anda dapat mengabaikan email tersebut – mohon maaf atas ketidakjelasan ini,” lanjutnya.

Apakah Akun Pengguna Tetap Aman?

Untuk masalah apa faktor yang menyebabkan kendala di mana banyak pengguna menerima permintaan email reset password ini, Instagram tidak menjelaskan secara rinci. Namun, Isntagram memberikan penjelasan bahwa sistem Instagram tidak mengalami kebocoran dan akun pengguna akan tetap aman.

Pernyataan ini sepertinya dibuat setelah Malwarebytes mengungkap bahwa ada kebocoran data sebanyak 17,5 juta pengguna Instagram. Kebocoran tersebut termasuk username, alamat rumah, nomor telepon, alamat email, dan lainnya.

Malwarebytes yang merupakan perusahaan antivirus mengatakan bahwa data yang bocor tersebut dijual di dark web. Karenanya, data yang terjual akan berpotensi disalahgunakan.

Dalam emailnya pada pengguna Instagram, Malwarebytes memberitahukan telah menemukan kebocoran data ketika melakukan pemindaian rutin di dark web. Ia mengatakan baha kebocoran data tersebut berkaitan dengan terpaparnya API Instagram pada tahun 2024 silam.

Jadi, meski Instagram mengeluarkan pernyataan resmi terkait email reset password ini, tidak ada salahnya Anda sebagai pengguna untuk mengganti password akun secara berkala dengan password yang susah ditebak. Jangan lupa aktifkan autentikasi dua faktor (2FA) juga agar keamanan akun Anda bisa lebih ketat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *