...
Download Reels Facebook Tanpa Aplikasi
BERITA TEKNOLOGI

Cara Kerja Starlink dan Cerita di Balik Internet dari Satelit

×

Cara Kerja Starlink dan Cerita di Balik Internet dari Satelit

Sebarkan artikel ini

Sekarang internet udah bukan sekedar pelengkap hidup. Mau sekolah, kerja, jualan, cek kesehatan, sampai sekedar cari hiburan, semuanya butuh koneksi yang ngebut dan stabil. Masalahnya, nggak semua wilayah bisa nikmatin internet enak. Banyak daerah pelosok yang masih kesulitan gara-gara jaringan kabel fiber nggak masuk atau sinyal seluler yang naik turun kayak roller coaster.

Di kondisi kayak gini, teknologi satelit muncul sebagai jalan keluar. Internet nggak lagi bergantung sama kabel panjang atau tower BTS yang ribet. Dari sinilah Starlink mulai ambil peran dan langsung jadi bahan obrolan banyak orang. Yuk kita bahas Cara Kerja Starlink dan Cerita di Balik Internet dari Satelit!

Sekarang kita lanjut bahas artikel Cara Kerja Starlink dan Cerita di Balik Internet dari Satelit. Jadi guys, Starlink lahir dari SpaceX, perusahaan antariksa milik Elon Musk. Tujuan utamanya tuh sederhana tapi ambisius banget, yaitu nyediain internet cepat ke seluruh dunia, termasuk tempat yang selama ini susah banget dapet akses buat online.

Starlink fokus pakai satelit orbit rendah atau Low Earth Orbit (LEO), jadi jaraknya ke bumi jauh lebih dekat dibanding satelit internet lama. Karena posisinya lebih dekat, data bisa bolak-balik lebih cepat. Efeknya kerasa banget pas streaming, video call, atau main game online. Delay jadi lebih rendah, gambar nggak patah-patah, dan suara lebih sinkron. Buat daerah terpencil, ini jadi game changer yang serius.

Elon Musk nggak asal ngasih nama. Starlink ternyata punya cerita unik. Nama ini terinspirasi dari novel The Fault in Our Stars karya John Green. Novel itu sendiri ngambil kutipan dari karya Shakespeare yang intinya ngomong soal manusia yang nggak perlu nyalahin nasib atau bintang atas hidupnya sendiri.

Dari situ, nama Starlink punya makna simbolis, manusia nggak harus dibatasi oleh kondisi geografis. Mau tinggal di kota besar atau di pulau terpencil, semua orang tetap berhak dapet akses internet yang layak. Cocok banget sama misi Starlink yang pengen ngebuka koneksi tanpa batas wilayah.

Starlink nggak pakai satelit konvensional yang parkir di ketinggian sekitar 35.000 km. Mereka naruh ribuan satelit di orbit rendah, kira-kira 550 km dari permukaan bumi. Jarak yang lebih dekat bikin latensi lebih rendah dan koneksi lebih responsif.

Satelit-satelit ini juga saling terhubung pakai teknologi laser antar satelit. Jadi data nggak harus muter jauh dulu sebelum nyampe ke tujuan. Sistem ini bikin jalur data lebih efisien dan cepat, apalagi buat koneksi lintas negara atau lintas benua.

Starlink mulai buka layanan ke publik sekitar 2021 di Amerika Utara. Fokus awalnya jelas ke daerah pedesaan yang selama ini sering dianaktirikan soal internet. Setahun kemudian, SpaceX langsung gaspol ngerilis layanan bisnis dengan performa lebih tinggi.

Sekarang jangkauan Starlink udah makin luas. Mereka nawarin berbagai opsi, mulai dari internet rumahan, roaming buat pengguna yang sering pindah lokasi, sampai koneksi maritim buat kapal laut. Sistem langganannya juga simpel, beli perangkat sekali, lalu bayar biaya bulanan sesuai paket yang dipilih.

Starlink jalan berkat tiga komponen utama yang saling kerja bareng.

– Satelit di Orbit Rendah

Ribuan satelit Starlink ngelilingin bumi di orbit rendah. Posisi ini bikin sinyal lebih cepat nyampe dibanding satelit lama yang jaraknya jauh banget.

– Antena Pintar di Rumah

Pengguna pakai antena khusus yang bentuknya mirip piring pizza. Antena ini bisa gerak sendiri buat nyari satelit terbaik di langit. Jadi kalo satu satelit pergi, antena langsung nyambung ke satelit lain.

– Stasiun Bumi Sebagai Penghubung

Gateway atau stasiun bumi jadi penghubung antara jaringan satelit Starlink dan internet global. Dari sinilah data masuk dan keluar ke server di seluruh dunia.

Contohnya gini, pas kamu nonton video, sinyal berangkat dari antena rumah, naik ke satelit terdekat, lanjut ke satelit lain lewat laser, terus turun ke stasiun bumi, dan akhirnya nyampe ke server video. Prosesnya cepat banget, jadi kamu tinggal nikmatin tanpa mikir ribetnya.

Penutup

Nah, sekarang udah tau kan Cara Kerja Starlink dan Cerita di Balik Internet dari Satelit? Starlink bukan cuma soal kecepatan. Kehadirannya bantu banyak wilayah yang sebelumnya hilang dari peta digital. Sekolah di daerah terpencil bisa akses materi online, layanan kesehatan bisa konsultasi jarak jauh, dan pelaku usaha kecil bisa jualan ke pasar global.

Dengan jaringan yang terus berkembang, Starlink pelan-pelan merubah cara orang terkoneksi ke dunia. Dari yang dulunya serba terbatas, sekarang jadi lebih terbuka dan setara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *