Di era digital, email menjadi salah satu sarana komunikasi yang paling sering digunakan. Gmail, sebagai layanan email populer, menyimpan banyak informasi penting mulai dari percakapan pribadi, dokumen pekerjaan, hingga akses ke berbagai aplikasi. Namun, di balik kenyamanan tersebut, ada ancaman serius yang perlu diwaspadai, yaitu phishing.
Phishing adalah upaya penipuan dengan mengirimkan email palsu yang tampak seolah-olah berasal dari sumber resmi. Tujuannya adalah membuat pengguna lengah dan memberikan data sensitif seperti kata sandi, nomor kartu kredit, atau informasi pribadi lainnya. Jika tidak hati-hati, maka akun Gmail bisa diretas dan data penting dicuri. Oleh karena itu, memahami cara menghindari phishing sangatlah penting.
Dikesempatan kali ini akan dibahas tips melindungi akun Gmail dari serangan phising, simak hingga akhir ya!

Ciri-Ciri Email Phishing
- Pengirim menggunakan alamat email mirip dengan domain resmi, tetapi ada perbedaan kecil.
- Pesan berisi ancaman atau desakan, misalnya “akun akan ditutup jika tidak diverifikasi hari ini.”
- Tautan atau lampiran terlihat mencurigakan dan tidak relevan.
- Logo atau bahasa dalam email tampak aneh, tidak profesional, atau penuh kesalahan ejaan.
Langkah-langkah melindungi akun Gmail
1. Selalu waspada
Langkah pertama adalah selalu waspada. Jangan pernah klik tautan dari pengirim yang tidak dikenal. Periksa alamat email dengan teliti, dan hindari mengunduh lampiran dari sumber mencurigakan. Edukasi diri sendiri dan orang sekitar agar lebih peka terhadap tanda-tanda phishing.
2. Gunakan Fitur Keamanan Gmail
Google menyediakan berbagai fitur keamanan yang bisa dimanfaatkan. Aktifkan verifikasi dua langkah (2FA) agar login lebih aman. Gunakan Google Safe Browsing untuk mencegah akses ke situs berbahaya. Selain itu, manfaatkan fitur “Report phishing” di Gmail agar sistem semakin cerdas dalam mendeteksi serangan.
3. Terapkan Kebiasaan Digital yang Aman
Selain fitur bawaan Gmail, pengguna juga perlu menjaga kebiasaan digital. Gunakan kata sandi yang kuat dan berbeda untuk setiap akun. Perbarui aplikasi, browser, dan sistem operasi secara rutin agar celah keamanan tertutup.
4. Perlindungan di Tingkat Organisasi
Bagi perusahaan atau tim IT, perlindungan harus lebih ketat. Terapkan teknologi seperti SPF, DKIM, dan DMARC agar email sah dapat diverifikasi. Gunakan filter spam dan security gateway untuk menyaring pesan berbahaya.
5. Langkah Jika Terlanjur Kena Phishing
Jika sudah terlanjur menjadi korban, segera ambil tindakan cepat. Ubah kata sandi Gmail secepat mungkin. Periksa aktivitas akun melalui menu Google Account Security untuk memastikan tidak ada login mencurigakan.







