Transfer Ke Luar Negeri Sering Gagal, Ini 4 Penyebabnya. Kesalahan transfer tersebut dapat terjadi pada saat transfer domestik maupun internasional. Penyebabnya mungkin berbeda-beda. Ada yang karena kesalahan sistem, ada pula yang karena kesalahan pengirim. Jangan khawatir jika hal seperti ini terjadi. Alasan kegagalannya pindah ke luar negeri mungkin sepele. Anda hanya perlu memastikan hal ini tidak terjadi lagi di masa depan. Untuk transfer antar bank dalam negeri harus memasukkan kode klasifikasi bank terlebih dahulu kemudian nomor rekening penerima.
Nomor perutean sendiri merupakan kumpulan kombinasi nomor yang berfungsi sebagai ID setiap bank, dan biasanya terdiri dari tiga nomor. Kode ini digunakan tidak hanya untuk transfer antar bank, tetapi juga biasanya untuk pembayaran ATM. Semua bank yang beroperasi di Indonesia memiliki kode berbeda yang berlaku di dalam negeri dan internasional. Jika anda salah memasukkan nomor perutean bank saat melakukan transfer, transfer anda mungkin gagal.

1. Salah menginput nomor rekening tujuan
Saat mengirim uang dalam negeri atau luar negeri, penyebab gagal transfer yang paling umum adalah memasukkan nomor rekening yang salah. Jika anda salah memasukkan nomor rekening, anda tidak hanya berisiko gagalnya proses transfer, namun juga berisiko dana anda terkirim ke pihak yang tidak seharusnya dikirimkan. Untuk mengatasi masalah ini, anda perlu memverifikasi nomor akun tujuan transfer anda. Selain itu, anda dapat memeriksa apakah nama penerima sudah benar.
2. Masalah Sistem
Proses pengiriman uang dalam negeri seringkali gagal karena masalah sistem. Resiko yang sama atau bahkan lebih besar mungkin terjadi ketika mengirim uang ke luar negeri. Kegagalan jaringan mungkin terjadi karena internet atau sistem perbankan yang anda gunakan. Hindari transfer pada waktu tersebut jika kondisi jaringan seluler buruk. Hal ini juga berlaku jika aplikasi mobile banking yang anda gunakan mengalami crash atau sedang menjalani maintenance. Silakan cari waktu lain yang tepat untuk memastikan proses transfer tidak terhambat dan dana yang ingin anda transfer sampai ke orang yang tepat.
3. Batas pengiriman uang harian telah terlampaui
Setiap bank menetapkan aturan mengenai batasan transfer harian untuk semua nasabah. Nilainya tergantung pada jenis akun yang anda gunakan. Hal yang sama berlaku untuk bank digital dan dompet elektronik. Setiap perusahaan mempunyai aturan tersendiri mengenai batasan transfer yang diperbolehkan per harinya. Untuk menghindari kegagalan dalam proses transfer yang sedang berlangsung, periksa dulu limit transfer harian anda dan bandingkan dengan jumlah yang ingin anda transfer. Jika jumlahnya melebihi batas, anda tidak dapat melanjutkan transfer.
4. Saldo Rendah Situasi ini jarang terjadi
Pasalnya, setiap orang perlu memperkirakan berapa jumlah uang yang dimilikinya sebelum mengirimkan uang kepada orang lain. Namun, banyak orang yang lupa memeriksa saldo rekeningnya sebelum mengirim uang. Hal ini menyebabkan transfer gagal. Apalagi jika anda memasukkan nomor rekening, kode SWIFT, dan jumlah yang akan dikirim, namun transaksi tetap gagal.
Demikianlah penjelasan tentang, Transfer Ke Luar Negeri Sering Gagal, ini 4 Penyebabnya. Semoga informasi yang kami bagikan bisa bermanfaat untuk anda. Terima kasih sudah mampir disini.