LAPTOP

10 Penyebab Laptop/PC Sering digunakan Menjadi Lemot Beserta Tips Mengatasinya

×

10 Penyebab Laptop/PC Sering digunakan Menjadi Lemot Beserta Tips Mengatasinya

Sebarkan artikel ini

Di era digital saat ini, laptop semakin menjadi alat yang diperlukan untuk berbagai tugas profesional. Alat ini digunakan untuk pengolahan data, pengambilan informasi, dan penyimpanan file digital. Fungsinya setara dengan komputer desktop tetapi dalam struktur yang lebih padat dan harga yang lebih murah juga praktis, ringan, Laptop lebih disukai daripada perangkat komputer yang rumit.

Ketika kinerja laptop menurun atau melambat, hal ini dapat mengganggu tugas sehari-hari. Meski demikian, performa sebuah laptop pasti akan menurun seiring penggunaan karena sifatnya yang elektronik. Akibatnya laptop mengalami kelesuan saat digunakan, oleh karena itu pelajari cara memperbaiki laptop yang lemot juga pengguna harus mengetahui cara mengatasi laptop lemot atau lelet tersebut. Sebelum itu, ketahui terlebih dahulu penyebab Laptop bisa lambat, lemot ataupun lelet. Banyak faktor yang dapat menyebabkan laptop berjalan lambat, termasuk RAM yang tidak mencukupi, aplikasi yang berjalan secara bersamaan secara berlebihan, kapasitas penyimpanan yang penuh, dan masalah lainnya.

Artikel ini akan memberikan kalian “10 Penyebab Laptop/PC Sering digunakan Menjadi Lemot Beserta Tips Mengatasinya”

Berikut penyebab serta tips mengatasi Laptop/PC kalian yang Lemot :

Baca Juga :  4 Rekomendasi Laptop Harga Rp5 Jutaan Paling Diminati

1. Hapus Debu dari Laptop

Laptop yang terlalu berdebu dapat menghalangi kipas pendingin sehingga menyebabkan panas berlebih dan penurunan kinerja. Bersihkan laptop dari debu secara rutin dengan menggunakan pembersih debu atau kompresor udara untuk membersihkannya. Waspadai benda lain yang mungkin menghalangi kipas atau ventilasi, dan pastikan untuk membersihkannya.

2. Menggunakan Bantalan Pendingin (Cooling Pad)

Pengguna dapat mengatasi masalah kinerja laptop akibat panas berlebih dengan memasang bantalan pendingin. Beberapa laptop terbaru hadir dengan kemampuan pendinginan internal, namun untuk laptop lama, penggunaan bantalan pendingin atau kipas tambahan dapat membantu mencegah panas berlebih.

3. Hapus Data Cache

Cache atau file sementara berpotensi menurunkan kinerja laptop dan meningkatkan jangkauan penyimpanan. Kosongkan cache dengan mengikuti langkah-langkah berikut.

  • Manajer File Buka
  • Klik pada hard drive pengguna
  • Properti
  • Pilih disk Pembersihan
  • Tunggu hingga proses pembersihan selesai.

4. Program Matikan Otomatis

Beberapa program dapat diluncurkan secara otomatis saat laptop sedang digunakan dan dapat mengurangi jumlah waktu yang diperlukan untuk memulai. Untuk mencegah laptop melakukan banyak operasi saat startup, nonaktifkan program yang disebutkan di atas di pengaturan atau menu.

Baca Juga :  10 Laptop ASUS 13 Inch Terbaik 2025, Harga Mulai 8 Jutaan!

5. Hapus Program yang Tidak Digunakan Lagi

Program yang tidak digunakan dapat memakan terlalu banyak ruang penyimpanan dan berdampak pada kinerja laptop. Singkirkan aplikasi yang tidak digunakan dan hapus semua file yang terkait dengannya.

6. Gunakan Aplikasi yang Lebih Moderat

Gunakan perangkat lunak lain yang tidak terlalu berat dan memenuhi persyaratan laptop kalian. Jangan gunakan aplikasi dengan fitur yang tidak perlu karena hanya akan menurunkan performa. Mengelola laptop yang lamban tidak hanya meningkatkan kecepatannya tetapi juga menghemat kapasitas penyimpanan. Pengguna menerima manfaat ganda secara bersamaan, sehingga menghasilkan peningkatan kinerja.

7. Gunakan Perangkat Lunak Anti Virus.

Infeksi virus juga dapat menyebabkan penurunan kecepatan laptop. Untuk menghindari dan memerangi infeksi virus, pastikan untuk membersihkan dan memindai laptop kalian secara rutin dan menginstal program antivirus ringan.

8. Melakukan Defragmentasi Disk Secara Teratur.

Disk defragmenter adalah solusi untuk laptop tua yang kinerjanya melambat. Menjalankan proses ini pada malam hari akan lebih efisien karena durasinya yang lama. Selain itu, pengguna disarankan untuk menjalankan Disk Defragmenter saat charger laptop terpasang. Hal ini untuk menghindari laptop kehabisan baterai saat proses sedang berlangsung.

Baca Juga :  6 Laptop Lenovo Rp5 Jutaan Yang Cocok Untuk Mahasiswa: Performa Mantap, Harga Terjangkau!

9. Memanfaatkan Fitur MsConfig

Pengguna perangkat laptop Microsoft dapat mengatasi komputer lambat dengan memanfaatkan kemampuan MsConfig. Menggunakan fitur MsConfig berikut untuk mengatasi laptop lambat dapat meningkatkan kinerjanya.

  • Klik menu Start
  • Ketik Run
  • Selanjutnya ketik Ms
  • Config pada kolom kiri bawah layar
  • Nanti akan muncul sejumlah aplikasi. Aplikasi yang tidak digunakan dapat dimatikan oleh pengguna.

10. Matikan SSD

Jika laptop kalian saat ini dilengkapi dengan Hard Disk Drive (HDD), disarankan untuk mengupgrade ke Solid State Drive (SSD). SSD adalah perangkat penyimpanan terbaru yang dikenal dengan kecepatan pemrosesan datanya yang cepat. Selain itu, SSD juga menawarkan kemampuan unggul dalam menangani data dari aplikasi terbaru. Meskipun benar bahwa harganya lebih tinggi dibandingkan HDD yang menawarkan kualitas build yang sama dan kecepatan laptop yang lebih cepat.

Itulah10 penyebab serta solusi mengatasi Laptop/PC yang mengalami kinerja menurun mengakibatkan lelet ataupun lemot saat digunakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *