ELEKTRONIK

10 Alat Fotografi Bawah Air yang Harus Kamu Punya, Penting Banget!

×

10 Alat Fotografi Bawah Air yang Harus Kamu Punya, Penting Banget!

Sebarkan artikel ini

Pernah nggak sih kamu lihat foto-foto bawah air yang keren banget dan kepikiran, “Gimana cara bikinnya, ya?” Fotografi bawah air emang punya daya tarik tersendiri, tapi nggak semudah kelihatannya. Buat dapetin hasil foto yang sempurna, kamu butuh peralatan khusus yang bisa bantu kamu menangkap keindahan di bawah permukaan air.

Nah, di artikel ini kita bakal bahas 10 Alat Fotografi Bawah Air yang Harus Kamu Punya, Penting Banget! Dari kamera tahan air sampai lensa wide-angle, semua alat ini bisa bikin fotomu jadi lebih profesional dan pastinya memukau siapa saja yang melihatnya.

Jadi kalau kamu pengen hasil fotomu nggak sekadar bagus, tapi juga luar biasa, jangan lewatkan artikel ini. Yuk, langsung scroll ke bawah dan temukan alat-alat yang bakal bikin fotomu jadi the next level!

Berikut adalah 10 alat fotografi bawah air yang wajib dimiliki oleh para penggemar underwater photography:

1. Kamera Bawah Air

Pertama, kamu harus punya kamera khusus yang memang didesain untuk digunakan di bawah air. Kamera biasa nggak akan tahan tekanan air dan kelembaban yang ekstrem. Banyak kamera bawah air yang sudah dilengkapi dengan fitur canggih seperti sensor besar, resolusi tinggi, dan kemampuan merekam video 4K. Beberapa pilihan yang bisa kamu pertimbangkan seperti GoPro, Sony RX100, atau Olympus Tough.

Kamera bawah air ini juga biasanya dilengkapi dengan casing yang kuat dan tahan air sampai kedalaman tertentu. Kalau kamu sering menyelam, investasi di kamera yang bisa dibawa sampai kedalaman lebih dari 10 meter itu wajib. Jangan lupa cek juga fitur stabilisasi gambar, karena di bawah air, tanganmu pasti bakal sering goyang-goyang!

2. Rumah Kamera / Housing Kamera

Kalau kamu udah punya kamera, jangan lupa pakai housing kamera buat melindungi perangkat dari air. Housing kamera adalah casing khusus yang bakal bikin kamera kamu tetap aman di dalam air. Housing ini biasanya terbuat dari bahan yang tahan air dan kuat, kayak polikarbonat atau aluminium, yang bisa ngelindungi kamera dari tekanan air dan goresan.

Baca Juga :  4 Rice Cooker Double Pot Terbaik, untuk Masak Lebih Praktis

Selain itu, housing kamera juga nambahin proteksi ekstra buat tombol dan layar kamera. Dengan housing, kamu bisa ngambil gambar di kedalaman yang lebih dalam tanpa takut kamera kamu rusak. Ada banyak pilihan housing di pasaran, dan pastikan kamu pilih yang sesuai sama model kamera kamu.

3. Lensa Macro/Wide-Angle

Lensa macro dan wide-angle bakal bikin hasil fotomu makin kece. Lensa macro cocok banget buat motret detail kecil, kayak biota laut mini yang sering luput dari perhatian. Dengan lensa ini, kamu bisa dapet foto close-up yang tajam dan detail banget. Contohnya, lensa macro dari Nauticam atau Inon sering jadi pilihan para fotografer bawah air.

Lensa wide-angle, di sisi lain, pas banget buat kamu yang pengen motret pemandangan bawah laut yang luas, kayak terumbu karang atau sekumpulan ikan. Lensa ini bakal ngasih efek dramatis dan bikin foto bawah air kamu lebih epic. Biasanya, lensa wide-angle juga dipasang di housing kamera biar hasil fotonya maksimal.

4. Port dan Ekstensi Port

Port dan ekstensi port adalah aksesoris yang sering dianggap sepele, tapi punya peran penting banget. Port adalah bagian dari housing kamera yang menutupi lensa dan ngelindungin dari air. Ada dua jenis port yang biasanya dipakai: dome port dan flat port. Dome port cocok buat lensa wide-angle, sedangkan flat port lebih pas buat lensa macro.

Ekstensi port juga nggak kalah penting, karena bisa nambah jarak antara lensa dan port, bikin kamu bisa motret objek yang lebih besar atau lebih dekat. Dengan kombinasi port dan ekstensi port yang tepat, hasil fotomu bisa lebih tajam dan minim distorsi.

5. Filter Koreksi Warna

Cahaya di bawah air bisa bikin warna foto jadi nggak secerah aslinya. Nah, di sinilah filter koreksi warna berperan. Filter ini bakal ngebantu mengembalikan warna-warna asli yang hilang akibat penetrasi cahaya yang berbeda di dalam air. Biasanya, filter koreksi warna ini digunakan buat mengimbangi warna biru atau hijau yang dominan di bawah air.

Baca Juga :  11 Alat Pengusir Nyamuk TerbaikĀ 2024, Lindungi Keluarga dari DBD!

Dengan filter ini, kamu bisa dapet warna foto yang lebih natural dan vivid tanpa harus banyak ngedit di post-processing. Contoh filter koreksi warna yang sering dipakai adalah filter merah buat menyempurnakan warna di perairan yang lebih dalam, atau filter magenta buat air yang lebih dangkal.

6. Flash/Strobe

Cahaya adalah kunci buat dapetin foto bawah air yang bagus, dan flash atau strobe bakal jadi teman setia kamu di sini. Strobe adalah jenis lampu kilat khusus yang bisa dipakai di dalam air, biasanya dipasang di housing kamera. Dengan strobe, kamu bisa nge-highlight detail objek yang kurang terlihat karena minim cahaya di bawah air.

Strobe juga ngurangin efek bayangan dan bikin hasil foto jadi lebih cerah dan hidup. Ada banyak pilihan strobe di pasaran, kayak Ikelite DS161 atau Inon Z-330 yang terkenal karena daya tahannya dan kualitas cahaya yang dihasilkannya.

7. Lampu Fokus/Focus Light

Lampu fokus atau focus light juga nggak boleh ketinggalan. Lampu ini bakal ngebantu kamera kamu buat fokus di kondisi cahaya rendah. Fokus yang presisi itu penting banget, apalagi di bawah air yang cahaya sering kali terbatas. Dengan lampu fokus, kamu bisa motret di kedalaman tanpa khawatir hasil fotonya blur.

Lampu fokus biasanya dipasang di atas housing atau langsung di strobe, tergantung dari kebutuhan kamu. Produk kayak Bigblue Focus Light atau Kraken NR-1500 adalah pilihan populer di kalangan fotografer bawah air karena performanya yang handal.

8. Kabel Sinkronisasi dan Kabel Serat Optik

Kabel sinkronisasi dan kabel serat optik adalah dua alat yang sering dipakai barengan sama strobe. Kabel sinkronisasi ngehubungin strobe ke kamera, biar cahaya strobe keluar pas kamu jepret foto. Kabel serat optik, di sisi lain, lebih sering dipakai buat ngehubungin strobe ke sensor cahaya di housing kamera.

Baca Juga :  5 Rekomendasi Mic Terbaik Suara PowerPull

Dengan kabel-kabel ini, kamu bisa dapet sinkronisasi cahaya yang lebih presisi, bikin hasil foto jadi lebih tajam dan minim noise. Kabel serat optik biasanya lebih fleksibel dan tahan lama, jadi lebih cocok buat yang suka motret di kondisi ekstrem.

9. Baterai Isi Ulang dan Kartu Memori

Baterai isi ulang dan kartu memori adalah dua hal yang harus selalu kamu siapin sebelum nyelam. Fotografi bawah air butuh banyak tenaga, dan baterai cadangan bisa jadi penyelamat di tengah-tengah sesi motret. Baterai isi ulang kayak merek Panasonic Eneloop sering jadi pilihan karena daya tahannya yang lama.

Selain itu, jangan lupa bawa kartu memori cadangan. Kartu memori dengan kapasitas besar bakal ngasih kamu ruang lebih buat nyimpen hasil jepretan tanpa khawatir penuh di tengah jalan. Merek kayak SanDisk Extreme PRO sering direkomendasikan karena kecepatan transfernya yang tinggi dan tahan banting.

10. Drone

Last but not least, drone. Yes, drone juga bisa dipakai buat fotografi bawah air, terutama buat yang suka eksplorasi di area dangkal atau di permukaan air. Drone kayak SwellPro SplashDrone 4 yang waterproof bisa terbang di atas air dan ngambil gambar di bawah permukaan dengan hasil yang memukau.

Dengan drone, kamu bisa dapet angle-angle unik yang nggak bisa dijangkau dengan kamera biasa. Drone juga cocok buat kamu yang pengen dapet foto pemandangan bawah air yang lebih luas tanpa harus nyelam terlalu dalam.

Penutup

Itu dia 10 alat penting buat fotografi bawah air yang wajib kamu tahu. Dengan peralatan yang tepat, kamu bisa dapet hasil foto yang nggak cuma keren, tapi juga memuaskan. 

So, siap eksplorasi dunia bawah air dengan alat-alat canggih ini? Jangan lupa persiapkan semuanya dengan baik sebelum beraksi ya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *